Newsletter adalah alat yang digunakan oleh bisnis untuk menjangkau dan menarik minat pelanggannya. Kamu tentunya sering mendapatkan kiriman konten email berisi informasi terbaru dari sebuah brand. Inilah yang disebut sebagai “newsletter”.
Newsletter merupakan salah satu strategi pemasaran yang tergolong cukup efektif. Berdasarkan survei ZeroBounce, sebanyak 93% orang mengecek email yang mereka terima setiap harinya. Hal ini tentunya meningkatkan kemungkinan newsletter dilihat oleh penerima.
Tertarik mengetahui mengenai newsletter secara lebih lanjut? Simak artikel ini sampai akhir ya!
Apa Itu Newsletter?
Newsletter adalah konten email berisi pemberitahuan atau update informasi terbaru mengenai bisnis kepada pelanggan. Informasi tersebut dapat berupa kampanye terbaru, launching produk, artikel bisnis, diskon terbatas, dan lain sebagainya.

Newsletter sendiri tidak dikirim ke semua pelanggan, melainkan hanya dikirim kepada pelanggan yang berlangganan atau setuju untuk dikirimi newsletter ini. Konten ini biasanya dikirim tiap minggu atau tiap bulan sesuai keinginan bisnis.
Newsletter merupakan bentuk email marketing yang digemari karena memberikan informasi yang singkat. Tujuan dari newsletter adalah meningkatkan brand awareness, konversi, customer retention, dan sebagai materi promosi yang menarik.
Selengkapnya: Mengenal Contoh Newsletter serta Langkah Membuatnya
Jenis Newsletter
Newsletter terdiri dari beberapa jenis sesuai dengan isi konten atau pesan yang ingin disampaikannya. Berikut beberapa jenis tersebut, di antaranya:
- Newsletter edukatif: berisi konten edukatif seperti tips, pengetahuan unik, atau panduan yang berhubungan dengan produk atau niche bisnis.
- Newsletter promosi: berisi konten promosi seperti launching produk baru atau diskon terbatas.
- Newsletter berita: berisi informasi atau berita mengenai kejadian yang up-to-date atau penting bagi pelanggan.
- Newsletter komunitas: berisi ulasan, pengalaman atau cerita dari pengguna. Tujuannya adalah membangun komunitas dan membuat mereka merasa terikat dengan brand.
- Newsletter event: berisi informasi atau undangan tentang event yang sedang dilakukan oleh bisnis.
- Newsletter seasonal: berisi konten yang disesuaikan dengan perayaan tertentu seperti ulang tahun, hari raya, anniversary brand, tahun baru, dan lain sebagainya.
- Newsletter blog: berisi pemberitahuan konten blog yang terupdate dan mengundang penerimanya untuk membaca artikel tersebut. Biasa dilengkapi dengan tombol CTA atau link.
Manfaat Newsletter bagi Bisnis
Berikut adalah beberapa manfaat dari penggunaan newsletter bagi bisnis, yaitu:
1. Meningkatkan peluang leads baru
Newsletter yang menarik tentunya dapat membantu bisnis dalam mendapatkan leads. Melalui newsletter, kamu dapat mengajak audiens untuk berpartisipasi dalam kampanye dengan mengisi data diri mereka terlebih dahulu seperti nomor telepon atau akun social media. Tindakan tersebut tentunya berpeluang dalam menghasilkan lead baru.
Selengkapnya: Mengenal Lead dalam Marketing: Definisi, Jenis, Hingga Cara Mendapatkannya
2. Meningkatkan peluang konversi
Seperti yang kita ketahui, pelanggan tentunya akan lebih berminat dalam melakukan pembelian jika mendapatkan diskon. Kamu dapat memberikan newsletter berisi diskon terbatas untuk mendorong pelanggan dalam melakukan pembelian.
Terutama jika konten dari newsletter tersebut sudah dipersonalisasi sesuai dengan minat dan preferensi pelanggan. Pelanggan yang tertarik dengan diskon terbatas tersebut pasti akan melakukan pembelian nantinya.
3. Mempermudah segmentasi pelanggan
Bisnis tentunya akan melakukan segmentasi pelanggan berdasarkan demografi, minat, perilaku, atau preferensi mereka. Hal ini dilakukan untuk mempermudah dalam melakukan personalisasi konten atau melakukan pendekatan yang sesuai.
Dengan menggunakan newsletter, bisnis dapat mengkategorisasikan konsumennya dengan mudah sesuai dengan persamaan personalisasi yang dilakukan. Kamu juga dapat melakukan market segmentation untuk mempermudah segmentasi pelanggan.
Selengkapnya: Market Segmentation adalah: Definisi, Manfaat, Jenis, dan Cara Melakukannya
4. Membangun hubungan dengan pelanggan
Karena newsletter dapat dipersonalisasi, kamu dapat memberikan setiap pelanggan konten yang sesuai dengan minat dan preferensi mereka. Selain itu, kamu juga dapat mengirimkan ucapan serta diskon ulang tahun lewat newsletter.
Pelanggan tentunya menyukai jika bisnis memberikan perlakuan atau perhatian khusus kepada mereka. Hal ini dapat meningkatkan loyalitas sekaligus membangun hubungan jangka panjang dengan para pelanggan bisnis.
5. Lebih hemat biaya
Dibandingkan dengan biaya iklan digital atau konvensional, newsletter tentunya tidak membutuhkan budget yang terlalu besar. Pembuatan konten dan pengiriman newsletter juga dapat diotomatisasi sehingga dapat memotong biaya desain atau tenaga kerja.
Selain itu, newsletter juga tidak dikirim setiap hari sehingga lebih hemat biaya namun tetap efektif untuk menarik perhatian pelanggan.
Cara Membuat Newsletter
Berikut adalah cara yang bisa kamu lakukan untuk membuat newsletter dengan tepat, yaitu:
1. Tentukan tujuan
Layaknya metode pemasaran pada umumnya, kamu juga perlu menentukan tujuan dari pembuatan newsletter. Tentukan hal yang ingin dicapai oleh bisnis lewat newsletter ini, baik itu adalah awareness, konversi, branding, atau hal lainnya.
Dikarenakan tujuan tentunya berperan dalam menentukan data, desain, dan copywriting newsletter tersebut. Setiap tujuan memiliki gaya newsletter dan pendekatan yang berbeda, maka dari itu tentukan tujuan bisnis terlebih dahulu.
2. Pastikan newsletter responsif
Sebelum mengirim newsletter kepada pelanggan, pastikan newsletter tersebut responsif terhadap segala jenis perangkat yang digunakan oleh pelanggan. Newsletter harus dapat menyesuaikan tampilannya baik itu di PC, mobile, ataupun tablet.
Tujuannya adalah newsletter dapat dibaca dengan jelas dan terlihat menarik di perangkat apapun.
3. Buat konten yang menarik
Konten dari newsletter yang dikirim harus menarik dan relevan dengan minat atau preferensi pelanggan. Pelanggan tentunya tidak akan tertarik untuk membaca newsletter jika kontennya tidak menarik atau sesuai dengan minat mereka.
Selain itu, konten newsletter juga tidak boleh bersifat monoton karena dapat dianggap sebagai konten spam jika dikirim terus-menerus. Pastikan konten yang dikirim beragam namun tetap relevan dengan bisnis dan preferensi pelanggan.
5. Gunakan elemen visual
Gunakan elemen visual di newsletter yang dibuat agar terlihat lebih menarik dan berwarna. Pelanggan tentunya tidak akan tertarik untuk membaca newsletter yang hanya berisi tulisan panjang karena terlihat membosankan.
Kamu dapat menambahkan gambar contoh produk, maskot, atau elemen visual lainnya agar newsletter terlihat lebih menarik dan tidak membosankan.
6. Gunakan CTA
Newsletter harus mengandung CTA agar dapat menarik pelanggan untuk mengunjungi website atau melakukan tindakan lainnya. Buat CTA dengan bahasa yang persuasif dan warna yang cerah agar dapat menarik perhatian pelanggan.
Konten CTA dapat berupa:
- Klik di Sini!
- Beli Sekarang Juga!
- Dapatkan Diskon Terbatas Sebesar 35%
- Menangkan Hadiah!
CTA nantinya dapat diletakkan di bagian tengah artikel atau pada bagian akhir newsletter.
Selengkapnya: Apa Itu CTA? Definisi, Jenis, Manfaat, Tips, dan Contoh
7. Tentukan jadwal pengiriman yang konsisten
Langkah terakhir adalah menentukan kapan newsletter tersebut akan dikirim kepada pelanggan. Dikarenakan kamu dapat menggunakan tools agar newsletter dapat dikirimkan secara otomatis pada waktu yang telah ditentukan.
Untuk mengetahui jadwal pengiriman yang efektif, kamu dapat melakukan research serta uji coba untuk melihat pada waktu kapan newsletter lebih sering dibuka. Konsistensi dapat membantu pelanggan dalam mengetahui kapan newsletter biasa dikirimkan sehingga kemungkinan dibukanya lebih besar.
Sudah Paham Apa Itu Newsletter?
Newsletter adalah alat yang berisi konten informasi atau update dari bisnis yang dikirim kepada para pelanggannya. Newsletter merupakan salah satu konten email marketing yang cukup efektif dalam mendapatkan lead sekaligus meningkatkan konversi dan loyalitas pelanggan.
Agar kemungkinan newsletter dibuka meningkat, pastikan kamu menggunakan desain dan copywriting yang menarik. Kontennya juga harus sesuai dengan minat dan preferensi pelanggan. Demikian artikel ini, semoga informasinya bermanfaat ya!
