Sebagai digital marketer, pastinya kamu sering mencari berbagai contoh newsletter untuk menemukan style newsletter yang efektif. Newsletter yang disebut efektif adalah newsletter yang mampu menarik perhatian audiens untuk membuka dan membacanya.
Hal ini memang terdengar sulit, dikarenakan audiens terkadang berlangganan beberapa newsletter sehingga kamu harus bersaing dengan platform lain. Lantas bagaimana caranya membuat newsletter yang menarik di mata audiens? Simak artikel ini sampai akhir ya!
Contoh Newsletter Efektif
Berikut adalah 3 contoh newsletter beserta penjelasannya mengapa mereka dianggap efektif:
1. Padlet

Gambar berikut adalah contoh newsletter dari Padlet yang bertujuan untuk menginformasikan audiensnya mengenai fitur-fitur baru dari aplikasi mereka. Struktur newsletter cukup simpel, yaitu di scroll kebawah sehingga cocok untuk PC maupun mobile.
Selain itu, penjelasannya juga relatif singkat dan to the point. Tersedia juga gambar yang memperjelas konteks dari penjelasan yang mereka berikan. Desain dari newsletter juga tidak terlalu overwhelming sehingga nyaman untuk dibaca.
Bagian bawah berisi CTA berlangganan premium serta pilihan untuk unsubscribe newsletter. CTA ini berfungsi untuk menarik sekaligus mempermudah audiens yang tertarik untuk berlangganan kembali.
2. Brevo

Gambar di atas adalah contoh newsletter milih Brevo. Newsletter di atas menggunakan desain dan palet warna yang sesuai dengan Brevo yaitu hijau dan putih. Tujuan dari newsletter di atas adalah untuk menginformasikan audiens mengenai kampanye yang mereka lakukan di hari St. Patrick’s.
Newsletter tersebut juga mendorong audiensnya untuk membaca artikel blog yang mereka buat guna meningkatkan traffic blog. CTA yang digunakan juga lebih terlihat dibandingkan contoh newsletter Padlet.
3. McAfee

Gambar di atas adalah contoh newsletter singkat dari McAfee. Newsletter di atas bertujuan untuk mendorong audiensnya berlangganan dengan memperbaharui membership antivirusnya.
Informasi yang disampaikan juga relatif singkat namun langsung ke inti dan tidak memaksa audiens untuk membaca tulisan yang panjang. Tombol CTAnya juga mudah untuk ditemukan dan menggunakan warna yang terang untuk menarik perhatian.
Langkah Membuat Newsletter yang Efektif
Berikut adalah langkah-langkah yang harus kamu lakukan agar newsletter yang dibuat memberikan hasil yang maksimal, di antaranya:
1. Menentukan tujuan dan target audiens
Tentukan terlebih dahulu tujuan dari newsletter yang ingin kamu buat tersebut. Apakah untuk meningkatkan penjualan, membangun hubungan dengan audiens, atau hanya sekadar memberikan informasi terbaru mengenai bisnis?
Selain itu, kamu juga wajib mengetahui preferensi dari audiens yang ingin ditargetkan. Tujuannya adalah untuk mempersonalisasi konten newsletter sehingga meningkatkan kemungkinan mereka membuka email tersebut.
2. Membuat konten yang menarik dan variatif
Jika audiens membuka newsletter namun tidak menemukan konten yang menarik, maka kemungkinan mereka untuk unsubscribe newsletter menjadi cukup tinggi. Maka dari itu, usahakan konten newsletter selalu berbeda dan bervariasi.
Lakukan perubahan tipe konten setiap bulan atau minggu sesuai dengan kebutuhan bisnis. Pastikan konten sudah dipersonalisasi dan menggunakan copywriting serta visual yang menarik.
3. Gunakan desain yang menarik
Selain isi kontennya, pastikan juga desain newsletter kamu menarik dan menggambarkan karakteristik bisnis. Desain yang digunakan tidak boleh terlalu ramai atau memiliki komposisi warna yang saling bertabrakan satu sama lain. Dikarenakan template desain seperti ini bisa membuat tampilan terlalu ramai dan sulit dibaca.
Pastikan juga desain yang digunakan konsisten dan selalu berubah dari masa ke masa. Dikarenakan desain ini bisa menjadi salah satu elemen branding yang memperkuat presensi bisnis di pasar.
4. Gunakan CTA
Jangan lupa untuk mencantumkan CTA di newsletter yang akan dikirim ke audiens. CTA berfungsi untuk membuat newsletter terlihat menarik sekaligus mempermudah audiens untuk melakukan kegiatan lebih lanjut.
Misalnya newsletter yang dibuat bertujuan untuk meningkatkan penjualan bisnis. Maka kamu dapat menggunakan CTA seperti Beli Sekarang, Klik Disini, Coba Free Trial, dan lain sebagainya.
5. Pastikan mobile-friendly
Mayoritas dari pengguna internet membuka email mereka menggunakan smartphonenya. Maka dari itu, pastikan template desain newsletter mendukung untuk dibuka perangkat mobile.
Karena jika newsletter hanya bisa dibuka menggunakan PC, maka audiens tidak akan tertarik dan berkemungkinan menghentikan layanan newsletter dengan bisnismu.
Sudah Paham Cara Membuat Newsletter?
Bagaimana? Apakah kamu sudah tahu bagaimana caranya membuat newsletter yang menarik dan efektif? Dalam membuat newsletter, kamu harus mengetahui tujuan dan preferensi dari audiens terlebih dahulu.
Dengan mengetahui kedua hal tersebut, langkah selanjutnya akan jadi lebih mudah karena kamu sudah memiliki pondasi. Pastikan newsletter yang dibuat bisa diakses di perangkat manapun ya! Demikian artikel ini, semoga bermanfaat!
