15+ Istilah dalam Konvensional Marketing yang Wajib Kamu Ketahui

Konvensional marketing memiliki beberapa istilah yang mungkin sudah pernah kamu dengar sebelumnya. Untuk membantu kamu mengingat kembali istilah tersebut, artikel ini menyediakan 15+ istilah konvensional marketing yang penting untuk diketahui.

Tanggal

May 2, 2025

Author

Ivan Kurniawan

Share Blog

Istilah dalam konvensional marketing wajib diketahui oleh pebisnis terutama yang tertarik dalam menggunakannya. Karena dalam dunia marketing sendiri terdapat banyak sekali kata serapan yang tidak terlalu familiar di telinga pebisnis baru. 

Sebagai seorang pebisnis, istilah marketing baik itu digital ataupun konvensional sudah harus tertanam di kepala. Namun, jika kamu belum terlalu hafal istilah-istilah dalam pemasaran konvensional. 

Artikel ini akan membantu kamu mengetahui 15+ istilah pemasaran konvensional yang sering digunakan. Simak sampai akhir ya! 

Istilah Dalam Pemasaran Konvensional 

Layaknya tipe pemasaran digital, pemasaran konvensional juga memiliki beberapa istilah ya

1. Upselling 

Upselling adalah strategi marketing berupa pemberian rekomendasi produk yang memiliki fitur yang lebih tinggi dan harga yang lebih mahal kepada customer. Tujuan dari upselling sendiri adalah meningkatkan transaksi dan pendapatan dari brand. 

Contohnya adalah disaat customer ingin membeli sebuah handphone, penjual pasti akan menawarkan handphone dengan fitur yang lebih canggih dan harga yang lebih mahal. Customer yang tertarik dengan penawaran penjual nantinya akan membeli handphone yang mahal dan canggih tersebut. 

2. Cross-selling 

Cross selling adalah strategi marketing berupa penawaran produk atau layanan yang memiliki hubungan dengan produk utama yang ingin dibeli. 

Contohnya adalah disaat kamu membeli perangkat elektronik seperti laptop, seller akan menyarankan untuk membeli anti virus atau tas laptop untuk mendukung performa laptop. 

3. Downselling

Down selling adalah strategi marketing berupa penawaran produk yang memiliki harga yang lebih rendah terhadap customer yang tertarik terhadap produk yang lebih mahal. 

Hal ini dilakukan jika customer mulai menunjukkan ketidaktertarikan terhadap produk mahal yang awalnya diinginkan. Sehingga agar transaksi tetap terjadi, seller akan menawarkan produk yang lebih murah untuk mendorong customer untuk tetap melakukan transaksi. 

4. Bundling

Bundling adalah strategi marketing yang menggabungkan beberapa produk menjadi satu dan menjualnya dengan harga yang cenderung lebih murah daripada harga satuannya. Bundling dilakukan untuk menarik minat customer dalam membeli lebih banyak produk. 

Biasanya bundling dilakukan untuk mempromosikan produk baru dengan menggabungkannya dengan produk yang kurang populer. Tujuannya adalah agar produk baru terjual bersamaan dengan produk yang kurang populer tersebut. 

5. Ad-libs 

Ad-libs dalam konteks marketing adalah bentuk iklan untuk radio yang disampaikan secara spontan oleh penyiar, agar gaya bahasa terkesan lebih natural dan fleksibel, sehingga terkesan seperti rekomendasi pribadi. 

6. Advertorial 

Advertorial adalah bentuk iklan yang menggunakan gaya bahasa jurnalistik seperti artikel atau berita agar tidak terlalu terlihat seperti iklan. 

Advertorial dapat ditemukan pada media cetak seperti majalah, koran, atau website. 

7. Ambient brand 

Ambient brand adalah strategi marketing yang menempatkan iklan atau promosi di lokasi yang tidak biasa atau dapat terduga oleh konsumen. Tujuannya adalah untuk menarik perhatian konsumen dan membuat iklan menjadi tidak mudah dilupakan. 

Contohnya adalah Grab yang membuat tempat menunggu dengan model helm grab dan McD yang mewarnai zebra cross dengan model french fries mereka. 

8. Alternative advertisement

Alternative advertisement adalah pemasaran yang berfokus pada penggunaan media yang berbeda dari pemasaran konvensional pada umumnya yang berbiaya rendah untuk menjangkau target pasar tertentu. 

Media yang biasa digunakan adalah poster, leaflet, atau brosur untuk menjangkau target pasar yang lebih spesifik. 

9. Consumer oriented sales promotion 

Istilah ini digunakan untuk pemasaran yang ditujukan kepada konsumen yang memiliki tujuan untuk mendorong konsumen melakukan transaksi. 

Biasanya perusahaan atau brand akan memberikan sampel/tester, diskon, kupon, mengadakan undian, dan lain sebagainya. 

10. Campaign 

Campaign adalah serangkaian kegiatan terstruktur yang dirancang untuk mempromosikan sebuah produk, jasa, atau kegiatan lewat berbagai media baik itu online maupun offline. 

11. Above-the-line marketing 

Above-the-line marketing adalah pemasaran yang menggunakan media massa untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Tujuan dari strategi ini adalah untuk meningkatkan brand awareness dan membangun identitas brand. 

Media massa yang biasa digunakan adalah radio, televisi, koran, atau majalah. 

12. Display advertising 

Display advertising adalah jenis iklan koran atau majalah yang berisi kombinasi dari teks, logo, lokasi toko, dan lain-lain. Iklan display dapat menggunakan full warna atau hitam putih sesuai kebutuhan pengiklan. 

13. Billboard 

Billboard adalah papan tanda yang tersebar di sepanjang jalan raya yang berfungsi sebagai media periklanan produk, jasa, event, atau kegiatan apapun. 

Tujuan dari billboard adalah agar iklan dapat dilihat oleh para pengguna jalan raya. 

14. Blocking time 

Blocking time adalah pembelian jam tayang di televisi oleh pihak lain untuk menayangkan iklan atau program milik mereka, agar iklan lain tidak dapat tayang. 

Misalkan perusahaan atau brand membeli 1 jam tayang di TV, maka saluran TV akan menayangkan program atau iklan milik brand tersebut. 

15. Brochure 

Brochure adalah selebaran yang mengandung informasi atau promosi tentang suatu produk, jasa, atau event tertentu. Brosur dapat dijilid atau dilipat menjadi beberapa bagian tergantung kebutuhan. 

16. Catalog 

Catalog adalah buku yang berukuran kecil yang biasa berisi berbagai macam informasi mengenai produk atau layanan jasa yang ditawarkan. 

17. Classified advertising 

Classified advertising adalah iklan berbentuk barisan yang dikelompokkan berdasarkan jenis barang atau layanan jasa yang ditawarkan. Tipe iklan ini biasa ditemukan di media cetak seperti surat kabar dan majalah. 

18. Flag chain 

Flag chain atau disebut rantai bendera adalah iklan cetak yang berbentuk bendera kecil yang biasa terbuat dari kertas (karton atau art paper) yang digantungkan pada benang panjang. Flag chain biasa digunakan untuk branding produk, kampanye, atau saat perayaan hari besar. 

19. Flyer 

Flyer adalah selembar kertas yang berukuran A4, yang biasanya berisi informasi singkat dan padat yang terbatas tentang promosi untuk kegiatan, produk, atau jasa dalam periode tertentu. 

Konten di flyer dapat dicetak di kedua sisi dan bersifat eye-catching.

20. Hanging mobile 

Hanging mobile adalah media informasi atau promosi yang digantung seperti banner atau spanduk di sepanjang langit-langit untuk menarik perhatian customer. 

Isi konten dari hanging mobile biasa berupa informasi diskon terbatas, spesifikasi produk, atau penanda lokasi. Hanging mobile kerap digunakan di supermarket, posisinya yang tinggi mempermudah customer untuk melihatnya. 

21. Print ad 

Print ad adalah jenis iklan yang berisi informasi produk atau jasa, yang dipasang di media cetak seperti surat kabar, majalah, koran, dan lainnya. 

22. Out of home advertising

OOH atau Out of home adalah jenis iklan yang diperuntukkan untuk audiens yang berada di luar rumah. Iklan OOH biasa dipasang di tempat menunggu seperti rumah sakit, terminal, taman, halte, dan lainnya. 

Contoh iklan OOH adalah reklame, poster, baliho, iklan di kendaraan (busway, mobil, truk, dan lain-lain), atau mural. 

23. Loose spot 

Istilah untuk iklan televisi yang memiliki durasi singkat antara 15 detik sampai dengan 60 detik yang ditayangkan pada program televisi yang diinginkan pengiklan. 

24. Point of sale materials 

Istilah untuk segala materi pemasaran yang akan digunakan untuk mengkomunikasikan informasi mengenai suatu produk pada titik penjualan. 

Contoh point of sale materials adalah brosur, poster, wobbler, stiker, stand panjangan, dan lain sebagainya. 

Sudah Ingat Istilah-istilah di Atas? 

Kumpulan istilah diatas adalah istilah yang digunakan dalam metode pemasaran konvensional. Sebagai pebisnis, kamu harus memahami istilah diatas untuk mempermudah kamu untuk paham dan melakukan pemasaran konvensional dengan baik dan sesuai. 

Sekian artikel ini, semoga penjelasannya membantu ya! 

Perluas Insight dari Webinar Gratis

Simak rekaman webinar informatif seputar website, bisnis, marketing, hingga cyber security dengan pembicara profesional di bidangnya. Akses videonya kapan saja dan di mana saja tanpa biaya.

Featured Video/Webinar

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nulla commodo a erat sit amet imperdiet. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Kategori

Artikel Conventional Marketing Lainnya

cover-blog-dewatalks
Memahami Pentingnya Pemasaran Konvensional dalam Dunia Bisnis
Sebagai pebisnis, kamu wajib mengetahui pentingnya pemasaran konvensional dalam dunia bisnis. Pemasaran...
cover-blog-dewatalks
Mengenal Pemasaran Konvensional: Metode dan Ciri-cirinya
Pemasaran konvensional adalah salah satu tipe pemasaran yang sudah dikenali oleh banyak orang. Setiap...
cover-blog-dewatalks
15+ Istilah dalam Konvensional Marketing yang Wajib Kamu Ketahui
Istilah dalam konvensional marketing wajib diketahui oleh pebisnis terutama yang tertarik dalam menggunakannya....