Apa Itu Email Blast? Definisi, Cara Melakukannya, dan Contoh

Email blast adalah pengiriman email promosi secara sekaligus kepada daftar email yang telah ditentukan. Email tersebut nantinya dapat dikirimkan secara otomatis dengan menggunakan aplikasi email blast.

Tanggal

July 21, 2025

Author

Ivan Kurniawan

Share Blog

Email blast adalah strategi pemasaran digital berupa pengiriman email secara massal ke beberapa penerima secara sekaligus. Kamu pastinya sering menerima email promosi dari brand yang berisi penawaran diskon, launching produk baru, newsletter, dan lain sebagainya. 

Pendekatan ini dilakukan oleh brand karena dianggap efektif dan personal. Seperti yang diketahui, jumlah pengguna email terus meningkat setiap saatnya. Hal ini menjadikan email sebagai platform pemasaran yang efektif. 

Lantas bagaimana cara melakukan email blast? Untuk mengetahui informasinya secara lebih lanjut, simak artikel ini sampai akhir! 

Apa Itu Email Blast? 

Email blast merupakan strategi pengiriman email promosi secara sekaligus ke daftar email yang telah ditentukan sebelumnya. Strategi ini dilakukan ketika bisnis harus mengirim email yang sama kepada beberapa orang secara bersamaan sehingga tidak perlu kirim manual.

Daftar email yang dikirim tersebut biasanya merupakan pelanggan yang mendaftarkan akunnya dan setuju untuk menerima email promosi dari bisnis. Email blast bisa saja masuk ke kategori spam. Untuk menghindarinya, konten email yang kamu kirim harus relevan dan penting serta menyasar target audiens yang tepat.

Cara Melakukan Email Blast 

Berikut adalah cara dalam melakukan email blast yang bisa kamu ikuti, yaitu: 

1. Buat daftar email yang ingin dituju 

Dalam melakukan email blast, tentunya harus ada daftar email yang dituju terlebih dahulu. Pastikan email yang terkandung dalam daftar tersebut sudah memberikan persetujuan dalam menerima email promosi. 

Tujuannya adalah agar email yang dikirim tidak dianggap sebagai spam dan dilaporkan. Hal ini tentunya dapat merusak citra bisnis dan membuat akun email blast tersebut dibekukan. 

2. Segmentasi penerima 

Setelah membuat daftar email yang ingin dituju, langkah selanjutnya adalah melakukan segmentasi daftar email tersebut. Segmentasi dapat dilakukan berdasarkan gender, usia, lokasi, kebiasaan belanja, dan lain sebagainya. 

Tujuannya adalah agar email yang dikirim mencapai target yang sesuai dan potensi email tersebut dibuka lebih tinggi. 

3. Pilih aplikasi email blast

Langkah selanjutnya adalah memilih aplikasi email blast yang tepat dan terpercaya. Dikarenakan aplikasi email blast sendiri berperan penting dalam memastikan bahwa email yang dikirim sampai ke tujuan. 

Carilah aplikasi email blast yang menyediakan berbagai fitur lengkap dan dapat digunakan untuk mengirim email dalam jumlah yang besar. 

Selengkapnya: 10 Rekomendasi Aplikasi Email Blast Gratis dan Terbaik

4. Personalisasi email 

Lakukan personalisasi email untuk membuat pelanggan lebih tertarik dalam membaca emailmu. Gunakan nama atau sapaan yang personal untuk membangum hubungan dekat dengan pelanggan. 

Setiap pelanggan tentunya memiliki preferensi yang berbeda-beda. Dengan mengirim email yang sesuai dengan konten preferensi mereka, tentunya loyalitas pelanggan juga akan semakin meningkat. 

5. Gunakan CTA 

Jangan lupa untuk menggunakan CTA pada bagian akhir konten email. Tujuannya adalah untuk mendorong pelanggan dalam melakukan tindakan yang diinginkan brand, seperti mengunjungi situs atau akun social media, mengunduh aplikasi, melakukan pembelian, dan lain sebagainya. 

Selengkapnya: Apa Itu CTA? Definisi, Jenis, Manfaat, Tips, dan Contoh

6. Lakukan pengujian dan evaluasi 

Sebelum mengirim email blast kepada seluruh daftar emailmu, alangkah baiknya kamu melakukan uji coba terlebih dahulu. Tujuannya adalah untuk mengecek apakah email blast yang dilakukan efektif dan tidak terkena masalah. 

Dengan melakukan hal ini, kamu jadi bisa mengoptimalkan konten yang dikirim untuk membuat email blast menjadi lebih efektif. 

Rekomendasi Aplikasi Email Blast 

Terdapat banyak aplikasi email blast yang menyediakan fitur yang lengkap, baik itu gratis maupun berbayar. Aplikasi ini dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan dan style yang kamu inginkan. 

Berikut beberapa rekomendasi aplikasi email blast yang bisa kamu jadikan pilihan, di antaranya: 

  1. Benchmark Email
  2. HubSpot Email Marketing 
  3. Sender
  4. Brevo (Rebrand dari Sendinblue
  5. SendPulse 
  6. Omnisend
  7. Mailchimp 
  8. MailerLite
  9. Mailjet 
  10. Moosend 
  11. GetResponse
  12. ActiveCampaign 

Aplikasi email blast di atas ini memiliki cara kerja dan layanan yang berbeda-beda. Sehingga dapat kamu bandingkan terlebih dahulu sebelum menggunakanya. Selain itu, kamu juga bisa melakukan email blast gratis hanya dengan menggunakan Gmail dan Google Sheets. 

Selengkapnya: Cara Melakukan Email Blast Gratis dengan Gmail dan Google Sheets

Contoh Email Blast yang Efektif 

Berikut adalah contoh konten dari email blast yang bisa dianggap efektif, yaitu: 

1. Gunakan sapaan yang personal 

contoh-email-blast-sapaan

Contoh email di atas menggunakan sapaan yang personal yaitu dengan menyebut nama pelanggannya secara langsung. Tujuannya adalah membangun koneksi dengan pelanggan dan membuat konten email terasa personal.  

Maka dari itu, kamu dapat mulai mengirim email dengan menggunakan sapaan berisi nama depan dari pelangganmu tersebut. 

2. Gunakan copywriting yang menarik 

Pastikan konten email blast dilengkapi dengan copywriting yang menarik dan engaging. Dikarenakan copywriting yang menarik dapat mendorong pelanggan untuk membuka dan membaca email tersebut sampai akhir. 

Dalam melakukan copywriting, gunakan bahasa dan suara brand untuk memperkuat branding sekaligus membuat pelanggan menjadi lebih familiar dengan brand. 

3. Gunakan layout yang user-friendly

Desain dari konten email yang dikirim juga memberikan pengaruh yang besar. Gunakan template desain yang simple, tidak terlalu ramai, dan mudah untuk dibaca. 

Karena template yang terlalu ramai dapat membuat pelanggan kebingungan dan tidak tertarik dengan email yang dikirim. Pelanggan dapat unsubscribe langganan email yang di mana memberikan dampak bagi bisnis. 

4. Gunakan email brand

contoh-email-blast-efektif

Kamu dapat menggunakan alamat email brand untuk membuat konten terlihat terpercaya dan profesional. Seperti contoh di atas, di mana alamat email yang digunakan adalah alamat domain daripada alamat email pribadi seperti Gmail atau Yahoo!. 

Hal ini dapat membuat email tidak dianggap sebagai spam karena berasal dari sumber yang terpercaya. 

Sudah Paham Cara Melakukan Email Blast? 

Setelah membaca artikel di atas, apakah kamu sudah paham cara melakukan email blast yang tepat? Email blast sendiri merupakan bagian dari email marketing, sehingga cara penggunaannya juga memiliki kemiripan. 

Dalam melakukan email blast, pastikan konten email sesuai dengan preferensi pelanggan dan relevan. Semakin bagus konten iklan yang dibuat, semakin tinggi pula minat pelanggan terhadap iklanmu. Demikian artikel ini, sukses selalu ya!

Perluas Insight dari Webinar Gratis

Simak rekaman webinar informatif seputar website, bisnis, marketing, hingga cyber security dengan pembicara profesional di bidangnya. Akses videonya kapan saja dan di mana saja tanpa biaya.

Featured Video/Webinar

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nulla commodo a erat sit amet imperdiet. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Kategori

Artikel Digital Marketing Lainnya

cover-blog-dewatalks
Mengetahui Apa Itu Digital Marketing, Kelebihan, dan Jenis-jenisnya
Digital marketing adalah strategi yang dilakukan oleh pebisnis untuk memasarkan produknya secara online....
cover-blog-dewatalks
Mengenal Pentingnya Digital Marketing untuk Bisnis
Tidak bisa dipungkiri betapa pentingnya digital marketing di zaman sekarang. Zaman di mana semua hal...
cover-blog-dewatalks
25+ Istilah dalam Digital Marketing yang Perlu Diketahui Marketer
Beberapa istilah dalam digital marketing pastinya sudah tidak asing lagi ditelinga kalian. Dunia digital...