SEO adalah salah satu istilah yang sering digunakan dalam dunia pemasaran digital. Bagi para pebisnis, SEO adalah elemen yang sangat penting bagi keberlangsungan bisnis mereka.
Berdasarkan data dari Ranktracker, sebanyak 61% perusahaan B2B menyatakan bahwa SEO menghasilkan lebih banyak prospek daripada metode pemasaran lainnya. Data tersebut menunjukkan keefektifan SEO dalam dunia bisnis.
Lantas apa itu SEO dalam dunia bisnis? Untuk mengetahuinya, ayo simak artikel ini sampai akhir!
Apa Itu SEO?
SEO (Search Engine Optimization) adalah strategi optimasi website secara organik agar dapat tampil di halaman utama SERP dan menduduki ranking tinggi di search engine. SEO berperan untuk meningkatkan ranking website dengan mengoptimasi website agar selaras dengan ketentuan yang telah diterapkan search engine.
Dalam dunia bisnis, SEO merupakan elemen yang dibutuhkan pebisnis agar website yang dimiliki mendapatkan conversion rate yang tinggi. Maka dari itu, SEO digunakan agar saat pengguna mencari keyword tertentu, website bisnis dapat muncul sebagai pilihan pertama.
Ketika website berhasil muncul pada ranking teratas secara organik, traffic yang didapatkan otomatis akan lebih tinggi. Ini akan bermuara pada meningkatnya potensi konversi karena pengunjung situs lebih banyak. Konversi ini tentunya akan berdampak pada meningkatnya pendapatan perusahaan. Dalam meningkatkan traffic website, cara berbayar juga dapat digunakan salah satunya adalah dengan menggunakan SEM.
Selengkapnya: Apa itu SEM? Ketahui Definisi dan Cara Kerjanya
Cara Kerja SEO
Setelah mengetahui apa itu SEO dan tujuannya dalam dunia bisnis, selanjutnya adalah mengetahui bagaimana cara SEO bekerja. Berikut adalah langkah-langkah cara kerja SEO, yaitu:
1. Crawling
Crawling adalah proses di mana web crawler milik search engine akan menelusuri dan merayapi semua website dan isinya yang tertera di dalam search engine.
Web crawler nantinya akan mencari halaman yang memiliki kata kunci tertentu, dan kemudian menganalisa dan menilai tingkat relevansi konten dengan kata kunci tersebut.
2. Indexing
Indexing adalah proses di mana search engine akan menerima data yang diberikan web crawler dan menyimpannya ke dalam database.
Search engine akan melakukan kategorisasi data terlebih dahulu, di mana halaman website yang memiliki keyword yang sama akan dikelompokkan. Tujuannya adalah untuk mempermudah search engine saat user mencari informasi menggunakan kata kunci tersebut.
3. Ranking
Ranking adalah proses di mana search engine menentukan posisi halaman website sebelum ditampilkan di SERP. Halaman website yang tampil di halaman utama SERP dianggap berkualitas dan relevan dengan keyword yang dimasukkan user.
Ranking merupakan proses yang paling krusial karena memberikan dampak yang sangat besar terhadap website. Maka dari itu, para pebisnis menggunakan SEO specialist untuk memastikan website mereka selalu mendapatkan ranking yang tinggi.
Jenis-jenis SEO
Perlu kamu ketahui bahwa SEO terdiri dari beberapa jenis dan tiap jenis memiliki fungsi yang berbeda. Berikut beberapa jenis SEO yang bisa kamu terapkan, yaitu:
1. On-page SEO
On-page SEO adalah jenis SEO yang berfokus pada optimasi SEO website secara internal. Elemen internal yang dioptimasi adalah:
- Judul
- meta description
- URL
- Konten
- Landing page
Tujuan dari penggunaan on-page SEO adalah agar pengunjung tertarik untuk mengunjungi website. Pengunjung yang tertarik dengan isi website dan produk yang dijual tentunya akan melakukan transaksi.
2. Off-page SEO
Off-page SEO adalah jenis SEO yang berfokus pada optimasi website lewat jalur eksternal. Off-page SEO bertugas untuk membangun relasi dengan website lain dengan cara:
- Link building (backlink)
- Social media marketing
- Guest blogging
- Partisipasi forum online
Tujuannya adalah untuk membangun kepercayaan konsumen, membangun komunitas dengan pebisnis lain, dan membangun image positif usaha agar lebih diminati dan dipercaya oleh konsumen.
3. Technical SEO
Technical SEO adalah jenis SEO yang berfokus pada aspek teknik dari dalam website. Aspek teknis ini mencakup hal-hal seperti:
- Taksonomi website
- Kecepatan loading website
- Indeksasi halaman
- Schema markup
- Duplikasi halaman, dll
Tujuannya adalah agar pengalaman pengguna saat menggunakan website bersifat positif. Website yang memiliki loading terlalu banyak dan sulit untuk dinavigasi tentunya akan ditinggalkan oleh pengguna.
Sebagai pebisnis, tentunya kamu tidak ingin kehilangan pelanggan. Maka dari itu, technical SEO digunakan untuk memperbaiki kualitas website kamu dari sisi teknis.
4. Local SEO
Local SEO adalah jenis SEO yang berfokus pada visibilitas dari bisnis lokal. Penerapan local SEO dapat membantu pengguna untuk menemukan lokasi bisnis kamu secara offline. Mendaftarkan bisnis lewat local SEO dapat membantu pengguna menemukan lokasi bisnis kamu saat menggunakan keyword “near me.”
Local SEO membantu bisnis untuk menargetkan pasar lokal sehingga bisnis kamu tentunya akan lebih dikenal oleh masyarakat lokal. Hal ini tentunya sangat bermanfaat terutama bagi kamu yang memiliki bisnis secara online maupun offline.
Siap Manfaatkan SEO untuk Bisnis Kamu?
Tujuan dari penerapan SEO dalam dunia bisnis adalah untuk meningkatkan konversi dan pendapatan dari bisnis. Sebagai pebisnis, tentunya kamu mengincar keuntungan dan popularitas brand di kalangan masyarakat.
Maka dari itu, penerapan SEO dapat membantu bisnis untuk berkembang dan bersaing dengan bisnis lainnya. Semakin tinggi ranking dari website, semakin tinggi pula kemungkinan bagi website bisnis untuk mendapatkan lebih banyak konversi. Demikian artikel SEO ini, semoga bermanfaat!
