Mengetahui Hubungan Antara ERP, CRM, dan SCM dalam Bisnis

ERP mampu mengintegrasikan proses bisnis, CRM mampu mengelola hubungan antara bisnis dengan konsumen, dan SCM mampu mengelola aliran produk atau jasa dari bisnis. Ketiga software ini mampu mendukung kegiatan operasional bisnis menjadi lebih efektif dan efisien.

Tanggal

September 8, 2025

Author

Ivan Kurniawan

Share Blog

Sebagai pebisnis, kamu wajib mengetahui hubungan antara ERP, CRM, dan SCM. Dikarenakan ketiga perangkat lunak ini mampu memberikan manfaat yang besar bagi kegiatan operasional bisnis yang kamu jalankan. 

Ketiga software ini saling melengkapi dalam segi internal, hubungan pelanggan, dan rantai pasok dalam bisnis. Sehingga perusahaan yang menggunakan dan mengintegrasikan ketiga software ini dalam sistem operasionalnya dapat membantu perusahaan menjadi lebih efisien dan responsif terhadap perubahan dalam pasar. 

Ingin tahu lebih lanjut mengenai hubungan ketiganya? Simak artikel ini sampai akhir ya! 

Apa Itu ERP? 

ERP atau Enterprise Resource Planning adalah sebuah software yang dirancang khusus untuk mengintegrasikan, mengelola, dan mengotomatisasikan berbagai proses bisnis dalam suatu perusahaan. Proses yang biasa dikelola oleh ERP mencakup manufaktur, sumber daya manusia, keuangan, manajemen, produksi, dan lain sebagainya. 

Sistem ERP membantu perusahaan dalam mengotomatisasi proses bisnis serta memberikan laporan atau informasi mengenai kegiatan atau perubahan secara real-time. Kamu juga dapat menggunakan aplikasi ERP secara gratis, yang di mana membantu meningkatkan respons perusahaan terhadap perubahan yang terjadi di pasar. 

Selengkapnya: 10 Rekomendasi Aplikasi ERP Gratis untuk Permudah Bisnismu

Apa Itu CRM? 

CRM atau Customer Relationship Management adalah sebuah strategi dan sistem software yang berfungsi dalam membangun dan mengelola hubungan yang positif dengan pelanggan. CRM digunakan untuk membantu perusahaan dalam memahami pelanggan seperti preferensi, minat, dan juga kebutuhannya. 

Berdasarkan informasi tersebut, perusahaan dapat menciptakan strategi atau pendekatan yang efektif untuk setiap pelanggan. Hal ini dapat membantu meningkatkan penjualan, mendorong retensi, dan mempertahankan pelanggan tetap. 

Apa Itu SCM? 

SCM atau Supply Chain Management adalah strategi dan sistem software yang dirancang khusus untuk mengelola dan mengoptimalkan seluruh proses yang berhubungan dalam aliran barang dan jasa perusahaan. SCM mengelola seluruh proses seperti perencanaan produk, produksi, distribusi, dan pengembalian produk. 

Tujuannya adalah memastikan aliran barang dan jasa lancar, kegiatan operasional menjadi lebih hemat dan efisien, serta meningkatkan kepuasan pelanggan. SCM memastikan produk digemari oleh pelanggan sekaligus menganalisis kekurangan produk yang tidak begitu populer. 

Keterkaitan ERP, CRM, dan SCM

Baik itu ERP, CRM, dan SCM merupakan software yang memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan operasional perusahaan. Berikut adalah keterkaitan mereka antar satu sama lain yaitu: 

1. ERP 

ERP berperan sebagai sistem inti yang mengelola semua kegiatan internal dari perusahaan seperti keuangan, akuntansi, sumber daya manusia, penjualan, pembelian, dan lain sebagainya. Data yang dikumpulkan oleh ERP ini nantinya dapat diintegrasikan dengan sistem CRM dan SCM. 

CRM dapat menggunakan data dari ERP untuk mengidentifikasi peluang bisnis baru atau pelaksanaan strategi pemasaran baru untuk mendorong angka penjualan. Sedangkan SCM dapat menggunakan data dari ERP untuk mengetahui jumlah produk yang harus diproduksi dan biaya mana yang harus ditekan. 

2. CRM 

CRM bertugas dan berfokus pada layanan pelanggan untuk memastikan pelanggan merasa puas dan loyal kepada bisnis. Sistem CRM menyimpan dan mengelola seluruh data pelanggan seperti informasi data diri, prospek, jumlah transaksi, dan lain sebagainya. 

Data berupa ulasan atau saran pelanggan nantinya akan disalurkan kepada ERP untuk dianalisis. Selain itu, data pembelian pelanggan juga akan dikirim ke ERP untuk proses pembuatan faktur dan pencatatan keuangan. 

CRM juga mengirim data pesanan ke SCM untuk pemberitahuan pesanan sehingga produk dapat langsung diproduksi dan dikirim ke pelanggan. SCM nantinya akan mengirim pesan berupa status pengiriman secara real-time ke CRM untuk menjawab pertanyaan pelanggan.  

3. SCM

SCM adalah sistem yang mengelola alur produksi dari awal hingga menuju pelanggan akhir. Hal ini mencakup rantai pasokan, logistik, dan manajemen vendor. SCM memanfaatkan data yang dikirim dari CRM dan ERP untuk memastikan bahwa produksi sudah mencukupi dan tidak berlebihan. 

ERP juga mengirimkan data berupa penjadwalan pengiriman bahan baku dan distribusi produk ke SCM. Sementara SCM akan mengirimkan status pengiriman produk kepada CRM. 

Manfaat Integrasi ERP, CRM, dan SCM 

Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari hasil integrasi ERP, CRM, dan SCM, di antaranya: 

1. Meningkatkan efisiensi operasional bisnis 

Setelah integrasi, ketiga software mampu meningkatkan efisiensi dan performa kerjanya daripada bekerja secara mandiri. Dikarenakan informasi dari satu sistem ke sistem lainnya menjadi lebih lancar sehingga meminimalisir kesalahan dalam prosesnya. 

Selain itu, tim dari berbagai divisi juga akan lebih mudah dalam mengambil keputusan karena data telah tersedia secara otomatis. Berbeda dengan saat data masih dimasukkan secara manual yang di mana rentan akan kesalahan input. 

2. Memberikan data secara real-time

Integrasi ERP, CRM, dan SCM memungkinkan perusahaan untuk mendapatkan data atau informasi tentang kegiatan operasional, layanan pelanggan, dan rantai pasok secara real-time

Hal ini membantu perusahaan dalam mengambil keputusan dengan lebih cepat dan lebih responsif terhadap perubahan yang terjadi dalam bisnis. 

3. Meningkatkan kepuasan pelanggan 

Hasil kolaborasi antara ERP, CRM, dan SCM dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan terhadap layanan. ERP dapat mengelola kegiatan internal dan SCM dapat menunjukkan status pengiriman produk. 

Kedua hal ini digabungkan dapat membantu tim CRM dalam menjawab dan memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan. 

4. Mempermudah kolaborasi antar divisi

Kerjasama antar divisi tentunya akan lebih mudah dan efisien jika ketiga software tersebut telah terintegrasi. Masing-masing divisi dapat mengambil keputusan hanya dengan melihat data yang dihasilkan oleh divisi lain. 

Kegiatan komunikasi antar divisi juga akan menjadi lebih lancar dan efisiensi kerja pun meningkat. Sehingga resiko kesalahpahaman antar divisi juga relatif rendah. 

5. Menghemat biaya 

Integrasi sistem dapat membantu ERP mencegah SCM dalam memproduksi produk secara berlebihan serta memberikan informasi jika persediaan produk berkurang. Hal ini membantu perusahaan dalam menghemat biaya dan hanya melakukan produksi jika persediaan produk sudah habis atau berkurang. 

Sudah Paham Hubungan Antara ERP,CRM, dan SCM? 

Sesuai dengan penjelasan di atas, jika ERP, CRM, dan SCM diintegrasikan, maka akan membuat kegiatan operasional dari perusahaan menjadi lebih efisien dan efektif. ERP dapat mengatur kegiatan internal perusahaan sekaligus memberikan arahan kepada CRM dan SCM jika ada kebutuhan atau mencegah kejadian tertentu. 

CRM dapat memanfaatkan data dari ERP dan SCM untuk meningkatkan pelayanan pelanggan, sedangkan SCM dapat beroperasi dengan lancar berdasarkan arahan dari ERP. 

Hal ini menunjukkan bahwa hasil integrasi ketiga sistem ini dapat memberikan manfaat yang banyak bagi perusahaan. Demikian artikel ini, semoga bermanfaat! 

Perluas Insight dari Webinar Gratis

Simak rekaman webinar informatif seputar website, bisnis, marketing, hingga cyber security dengan pembicara profesional di bidangnya. Akses videonya kapan saja dan di mana saja tanpa biaya.

Featured Video/Webinar

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nulla commodo a erat sit amet imperdiet. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Kategori

Artikel Business Lainnya

cover-blog-dewatalks
Mengetahui Pentingnya Belajar Bisnis dan Tipsnya untuk Pemula
Bagi sebagian orang, belajar bisnis mungkin bukanlah hal yang menarik untuk dilakukan. Belajar bisnis...
cover-blog-dewatalks
35+ Istilah dalam Bisnis yang Harus Kamu Ketahui Sebagai Pebisnis
Sebagai seorang pebisnis, terdapat beberapa istilah dalam bisnis yang harus kamu ketahui dan pahami....
cover-blog-dewatalks
Apa Itu Bisnis: Definisi, Tujuan, dan Jenis-Jenisnya
Bisnis adalah kegiatan yang menawarkan produk atau layanan jasa terhadap konsumen untuk mendapatkan profit....