{"id":13614,"date":"2025-08-20T10:45:43","date_gmt":"2025-08-20T03:45:43","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/?p=13614"},"modified":"2025-09-25T10:18:11","modified_gmt":"2025-09-25T03:18:11","slug":"umkm-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/umkm-adalah\/","title":{"rendered":"Mengenal UMKM: Definisi, Jenis, Ciri-ciri, dan Contohnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">UMKM adalah singkatan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. UMKM dapat dijalankan oleh individu, kelompok, maupun badan usaha. UMKM sendiri merupakan salah satu faktor besar dari penggerak roda ekonomi di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tahun 2024, dinyatakan bahwa jumlah UMKM di Indonesia sudah mencapai 65 juta dan memiliki penyerapan tenaga kerja hingga <\/span><a href=\"https:\/\/nasional.kompas.com\/read\/2024\/03\/07\/16040301\/jokowi-jumlah-umkm-kita-65-juta-dan-penyerapan-tenaga-kerja-97-persen\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">97%<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Hal ini membuktikan bahwa UMKM berperan besar dalam menciptakan lapangan kerja sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tertarik mengetahui mengenai UMKM secara lebih lanjut? Simak artikel ini sampai akhir ya!\u00a0<\/span><\/p>\n\n<h2><b>Apa Itu UMKM?\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">UMKM adalah singkatan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. UMKM adalah jenis bisnis yang dapat dikelola oleh siapa saja baik itu individu, kelompok, rumah tangga, maupun badan usaha. Selama usaha tersebut memenuhi standar usaha mikro, maka usaha tersebut akan termasuk ke dalam UMKM. Hal ini berbeda dengan <a href=\"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/perbedaan-ukm-dan-umkm\/\">UKM<\/a> yang hanya berfokus ke usaha kecil dan menengah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">UMKM memiliki peran penting yaitu sebagai penggerak ekonomi Indonesia, penyumbang PDB, menciptakan lapangan kerja, dan lain sebagainya. Maka dari itu, pemerintah selalu mendukung UMKM dan memberikan dana bantuan UMKM agar usaha dapat berjalan dengan baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Selengkapnya: <\/b><a href=\"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/cara-mendaftar-bantuan-umkm\/\"><b><i>Cara Mendaftar Bantuan UMKM Online, Syarat, dan Langkahnya<\/i><\/b><\/a><b><i>\u00a0<\/i><\/b><\/p>\n<h2><b>Jenis UMKM Berdasarkan Skala\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah jenis UMKM berdasarkan skalanya yaitu:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Mikro\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Usaha mikro adalah usaha yang mayoritas dikelola oleh individu atau rumah tangga yang memiliki sumber daya terbatas. Usaha mikro memiliki omset per tahun mencapai 300 juta dan kekayaan bersih minimal sebesar 50 juta (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tidak termasuk bangunan dan lahan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh dari usaha mikro adalah toko kelontong, usaha rumahan, warung makan, dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Kecil\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Usaha kecil adalah usaha yang independen dan tidak termasuk sebagai cabang usaha atau anak dari perusahaan lain. Usaha kecil memiliki omset per tahun sebesar 300 juta sampai 2.5 miliar. Sedangkan aset yang dimiliki sebesar 50 juta sampai 500 juta (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tidak termasuk bangunan dan lahan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh dari usaha kecil adalah bengkel mobil\/motor, butik, salon, konveksi, dan lain sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Menengah\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Usaha menengah adalah usaha yang jangkauan pasarnya lebih besar karena dapat menjangkau pasar nasional maupun internasional. Usaha menengah memiliki perkiraan omset per tahun sebesar 2.5 miliar hingga 50 miliar, dan aset usaha antara 500 juta sampai 10 miliar (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tidak termasuk bangunan dan lahan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh dari usaha menengah adalah pabrik manufaktur, restoran, distributor, sekolah swasta, dan lain sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Ciri-ciri UMKM\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cukup mudah bagi kamu untuk menemukan UMKM karena ciri-ciri khas yang dimilikinya. Berikut adalah ciri-ciri dari UMKM, di antaranya:\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Administrasi bisnisnya dan manajemen cenderung sederhana.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah karyawan dan keterampilan karyawan yang masih terbatas.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki modal dan aset yang masih terbatas.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Skala produksi masih terbatas.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem operasionalnya cenderung lebih fleksibel dan santai.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Inovasi produk masih tergolong sederhana dan terinspirasi dari bisnis besar.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Produknya cenderung bisa berganti-ganti.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lokasi usaha kadang tidak menentu dan bisa berganti.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Belum mendapatkan akses perbankan, meskipun memiliki akses ke lembaga keuangan non-bank.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jangkauannya masih bersifat lokal dan tidak terlalu luas.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><b>Contoh UMKM di Indonesia<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah beberapa contoh UMKM yang populer di Indonesia, di antaranya:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Industri makanan &amp; minuman\u00a0<\/b><\/h3>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Warung makan\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Usaha katering rumahan\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Usaha frozen food rumahan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Stall minuman kekinian (boba, kopi, dsb)\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Toko kue\/roti rumahan\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jualan snack ringan secara online<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Selengkapnya: <a href=\"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/contoh-umkm-kuliner\/\"><em>10 Rekomendasi UMKM Kuliner dengan Modal Minim<\/em><\/a><\/strong><\/p>\n<h3><b>2. Industri pakaian\u00a0<\/b><\/h3>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Konveksi rumahan\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Toko thrifting baju online\/offline\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Usaha aksesoris pakaian<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Usaha custom t-shirt\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h3><b>3. Industri jasa\u00a0<\/b><\/h3>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jasa edit foto\/video<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jasa pembuatan website<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jasa wedding organizer\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kursus private\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biro perjalanan online\/offline<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bengkel motor\/mobil<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Servis elektronik (AC, kipas angin, dsb)\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h3><b>4. Industri kecantikan\u00a0<\/b><\/h3>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Usaha sabun herbal rumahan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Layanan tata rias (MUA)\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bisnis spa\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Usaha refleksi\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Usaha lulur rumahan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Usaha sulam alis\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h3><b>5. Industri kerajinan\u00a0<\/b><\/h3>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Usaha anyaman rotan\/bambu<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Produksi rumahan batik tulis<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Produksi kain tenun rumahan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Usaha perhiasan rumahan\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Usaha kerajinan dari limbah kayu atau plastik\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><b>Sudah Tahu Apa Itu UMKM?\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">UMKM adalah usaha mikro, kecil, dan menengah yang dapat dikelola oleh individu, kelompok, rumah tangga, hingga badan usaha. UMKM adalah salah satu faktor penggerak roda ekonomi Indonesia, yang di mana menjadikannya sebagai salah satu jenis bisnis yang paling penting.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">UMKM juga membantu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekaligus memberikan kontribusi kepada PDB negara. Selain itu, UMKM juga dapat dilakukan dengan <a href=\"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/ide-usaha-umkm\/\">modal minim<\/a> sehingga cocok untuk semua orang. Demikian artikel kali ini, semoga informasinya bermanfaat ya!\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>UMKM adalah singkatan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. UMKM dapat dijalankan oleh individu, kelompok, maupun badan usaha. UMKM sendiri merupakan salah satu faktor besar dari penggerak roda ekonomi di Indonesia. Pada tahun 2024, dinyatakan bahwa jumlah UMKM di Indonesia sudah mencapai 65 juta dan memiliki penyerapan tenaga kerja hingga 97%. Hal ini membuktikan bahwa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":12829,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-13614","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13614","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13614"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13614\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13885,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13614\/revisions\/13885"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12829"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13614"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13614"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13614"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}