{"id":13191,"date":"2025-06-30T15:05:08","date_gmt":"2025-06-30T08:05:08","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/?p=13191"},"modified":"2025-07-29T12:05:41","modified_gmt":"2025-07-29T05:05:41","slug":"social-media-advertising-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/social-media-advertising-adalah\/","title":{"rendered":"Apa Itu Social Media Advertising? Definisi, Manfaat, Platform, dan Tips Melakukannya"},"content":{"rendered":"<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Social media advertising<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah strategi pemasaran digital yang ramai digunakan oleh para pebisnis saat ini. Perkembangan teknologi digital dan penggunaannya yang mudah memungkinkan iklan yang dipasang untuk mencapai target audiens yang diinginkan. Ini yang membuat social media ads menjadi pilihan bagi banyak orang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut smallbiztrends, sebuah bisnis harus mengalokasikan dana marketingnya sebesar <\/span><a href=\"https:\/\/smallbiztrends.com\/social-media-marketing-budget\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">15%-25%<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk digunakan ke social media advertising. Hal ini menunjukkan bahwa social media advertising merupakan salah satu strategi pemasaran yang efektif dalam dunia bisnis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tertarik mengetahui apa itu social media advertising? Simak artikel ini sampai akhir ya!\u00a0<\/span><\/p>\n\n<h2><b>Apa Itu Social Media Advertising?\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Social media advertising<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah strategi pemasaran digital yang menggunakan iklan berbayar di platform social media. Iklan tersebut dapat berupa gambar, video, atau teks sesuai dengan preferensi dari pengiklan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Social media advertising juga digunakan sebagai alat komunikasi antara brand dengan pelanggannya. Tujuan dari social media advertising sendiri adalah meningkatkan brand awareness, membangun hubungan dengan pelanggan, meningkatkan konversi, dan lain sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, social media advertising juga digunakan untuk membantu brand lebih dikenali oleh lebih banyak orang. Sebab, algoritmanya yang akan memunculkan iklan pada setiap beberapa postingan yang berhubungan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Jenis-jenis Platform Social Media Advertising\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam melakukan social media advertising, kamu harus memilih platform yang sesuai dengan kebutuhan dan bisa mendukung jenis iklan yang ingin kamu pasang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah beberapa platform social media yang populer digunakan untuk social media advertising, di antaranya:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Instagram\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Instagram memiliki 2 miliar pengguna aktif dan terus bertambah setiap bulannya. Instagram sendiri merupakan social media yang populer baik di kalangan remaja maupun dewasa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Instagram juga dapat menargetkan audiens secara spesifik berdasarkan demografi yang diinginkan pengiklan. Jika iklan mendapatkan view sebesar 1% dari total seluruh pengguna instagram, tandanya kamu sudah mendapatkan sebuah keuntungan yang sangat besar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Instagram juga memiliki fitur yang yang bisa digunakan untuk memasang iklan seperti feeds, stories, IG TV. Tipe iklannya mencakup foto, video, carousel, dan masih banyak lagi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Facebook\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Facebook merupakan platform social media yang paling besar di dunia dengan pengguna aktif sekitar 2,9 miliar. Facebook juga disebut sebagai platform yang paling efisien untuk pemasaran digital.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tingkat konversi facebook sendiri adalah 9% yang di mana relatif tinggi dibanding penggunaan platform social media lainnya. Dikarenakan kebanyakan dari pengguna facebook adalah orang dewasa dan memiliki pekerjaan tetap, sehingga mereka lebih berani dalam melakukan transaksi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Facebook juga dapat menargetkan audiens iklan sesuai demografinya sehingga iklan lebih efektif. Untuk tipe iklan, facebook menyediakan foto, video, messenger, dan lain-lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Tiktok\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tiktok merupakan platform social media yang terhitung masih baru namun populer di kalangan pengguna internet. Saat ini tiktok memiliki pengguna aktif sekitar 1.5 miliar dan terus bertambah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tiktok sendiri merupakan platform social media yang memiliki fitur advertising yang paling modern dan menjanjikan sehingga ramai digunakan oleh pebisnis. Dikarenakan tiktok menggunakan elemen visual sebagai kontennya sehingga lebih menarik untuk dilihat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fitur tiktok yang dapat digunakan untuk advertising adalah FYP, Tiktok Shop, Tiktok Live, dan lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Twitter\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Twitter atau X adalah salah satu platform social media advertising yang fleksibel. Saat ini twitter memiliki pengguna aktif sekitar 700 juta orang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Twitter dikatakan fleksibel karena audiens dapat berinteraksi dengan brand atau satu sama lain lewat kolom komentar iklan. Interaksi yang dilakukan dapat berupa komentar, like, repost, atau quote.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Twitter sendiri merupakan platform yang memiliki perputaran trend yang cukup cepat, makanya platform ini dapat meningkatkan brand awareness secara lebih cepat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Iklan yang muncul di twitter dapat berupa video, foto, atau teks, nantinya iklan ini dapat muncul sebagai halaman sendiri atau di dalam thread.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Youtube<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Youtube merupakan social media yang digunakan hampir semua pengguna internet. Karena kontennya yang bersifat video dan tidak memiliki batasan durasi. Youtube juga\u00a0 digemari oleh semua orang dari kalangan umur manapun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam menggunakannya, iklan dapat berupa video, foto, gambar, atau berbentuk tulisan saja. Youtube juga memberikan banyak tipe iklan yang bisa digunakan sesuai kebutuhan pengiklan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tipe iklan yang ada di youtube seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">display ads, skippable<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">non-skippable in stream ads, overlay ads, pre-roll <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mid-roll ads<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Linkedin\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Linkedin cukup berbeda dengan platform lainnya karena penggunanya adalah profesional dan sudah memiliki pekerjaan tetap, sehingga penargetannya sendiri berdasarkan kualifikasi dan riwayat pekerjaan mereka. Karena itu linkedin digunakan untuk penargetan audiens B2B.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Linkedin memiliki cara kerja yang berbeda dibanding platform lainnya, di mana kamu dapat memilih untuk mengirim iklan ke pengguna yang kamu inginkan secara langsung. Hal yang biasa dikirimkan berupa dorongan untuk membaca konten, lamaran kerja, atau sekadar follow.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Manfaat Social Media Advertising\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Social media advertising memiliki beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan. Berikut beberapa manfaat dari penggunaan social media advertising, di antaranya:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Harga yang terjangkau\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya operasional dari penggunaan social media advertising sendiri cenderung lebih murah dibandingkan jenis pemasaran lainnya. Contohnya iklan TV sendiri membutuhkan biaya sekitar 10 juta sampai 140 juta lebih.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Iklan luar ruangan seperti billboard, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">car branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan sebagainya membutuhkan biaya yang tentunya tidaklah sedikit. Sementara dengan menggunakan social media advertising, biaya iklan yang kamu keluarkan bisa disesuaikan dengan anggaran dan kualitas iklan yang dibutuhkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembayarannya lebih fleksibel dan tentunya lebih hemat biaya. Hal ini menjadikan social media advertising sebagai media pemasaran yang cocok untuk bisnis yang masih merintis atau baru.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Jangkauan audiens lebih luas\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang kita ketahui, pengguna dari sosial media sendiri sangat banyak dan berasal dari segala penjuru dunia. Platform sosial media seperti Instagram saja memiliki kurang lebih 2 miliar pengguna aktif dan terus bertambah setiap bulannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu kemungkinan iklan yang dipasang dilihat oleh audiens yang lebih luas sangatlah tinggi. Tidak peduli audiens berasal dari lokasi atau negara mana, iklan tersebut akan tetap ditampilkan dan dilihat selama mereka menggunakan platform social media tersebut.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Segmentasi pasar<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam penggunaan social media advertising, pengiklan dapat menargetkan audiens iklan mereka secara spesifik. Pengiklan hanya perlu memasukkan demografi audiens seperti usia, gender, lokasi, pekerjaan, pendapatan, dan lain sebagainya .\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan begitu, iklan akan menjadi lebih efektif dan dapat dengan mudah dikategorisasikan ke audiens yang ingin dituju.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Meningkatkan awareness\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai pemilik usaha, tentunya kamu ingin agar usaha menjadi lebih terkenal dan diketahui oleh lebih banyak orang. Dengan memasang iklan di social media, kemungkinan brand awareness menjadi meningkat tidaklah kecil.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal yang perlu dilakukan hanyalah konsisten dalam posting konten, mengoptimasi iklan, dan menggunakan hashtag yang ramah bisnis. Selain itu, beberapa platform social media juga memiliki fitur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">shopping <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang mendukung penggunanya untuk berbelanja dan mengetahui informasi suatu produk dengan lebih detail.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Meningkatkan konversi\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Iklan dari social media marketing sendiri dapat menjangkau audiens yang luas. Semakin banyaknya jumlah audiens iklan, semakin tinggi pula kemungkinan konversi terjadi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terutama jika audiens tersebut sudah ditargetkan secara spesifik. Hal ini akan membantu sistem untuk menargetkan audiens yang benar-benar membutuhkan produk kamu, sehingga memungkinkan terjadinya peningkatan konversi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Sarana komunikasi\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain digunakan sebagai strategi pemasaran, social media advertising juga digunakan sebagai platform komunikasi dengan konsumen. Beberapa iklan yang dipasang di social media biasanya memiliki kolom komentar. Pada kolom komentar ini, konsumen dapat memberikan tanggapan mereka terhadap iklan tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain memberikan tanggapan, customer juga dapat bertanya mengenai produk yang dipromosikan, dan lain sebagainya. Lewat kolom komentar ini, kamu dapat membangun hubungan dengan pelanggan dan membuat image bisnis kamu menjadi positif.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>7. Sebagai indikator kesuksesan\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Social media advertising memiliki fitur yang dapat digunakan untuk mengukur efektivitas dari iklan yang dipasang. Fitur ini disebut <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">insights<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, lewat fitur ini pengiklan dapat melihat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">engagement<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">conversion<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan data analitik lain dari iklan yang dipasang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan data ini, pengiklan dapat membandingkan hasil kesuksesan iklan yang dipasang sebelumnya dan sekarang. Berdasarkan data tersebut, pengiklan dapat melakukan optimasi atau merubah kampanye iklan tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Tips Menggunakan Social Media Advertising\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut beberapa tips agar social media advertising kamu berjalan dengan lancar. Berikut penjelasannya:\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Pilih platform yang akan digunakan\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memilih platform. Kamu dapat menggunakan semua platform social media secara sekaligus namun pasti akan memakan biaya yang cukup banyak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mulailah dengan menganalisis platform yang paling populer dan cocok untuk iklan produk kamu. Setelah iklan dipasang, lakukan evaluasi platform untuk menentukan mana yang efektif dan tidak. Nantinya iklan dapat dilanjutkan di platform yang efektif saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Kenali target audiens<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai pebisnis kamu harus mengetahui untuk siapa produk bisnis ditujukan. Dengan menganalisis preferensi audiens, kamu dapat membuat strategi yang efektif untuk audiens dengan kategori preferensi tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Target audiens yang sudah ditetapkan pun dapat mempermudah kamu untuk berfokus pada hal lain tanpa harus selalu berfokus kepada audiens.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Tentukan tujuan iklan\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuan dari iklan yang dibuat tentunya harus jelas, baik itu digunakan untuk meningkatkan awareness atau untuk meningkatkan konversi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu diketahui bahwa iklan untuk meningkatkan penjualan pasti akan memiliki konteks yang berbeda dengan iklan untuk meningkatkan awareness. Tujuan iklan yang jelas akan mempermudah kamu dalam melakukan promosi nantinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Buat konten yang menarik\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konten dari iklan sendiri tentunya harus menarik. Dikarenakan iklan yang menarik dan unik tentunya akan lebih digemari oleh audiens. Kamu dapat menambahkan elemen visual yang menarik atau menggunakan logo brand sebagai aset promosi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Iklan yang memiliki ciri khas sendiri tentunya akan lebih diingat oleh customer.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Tertarik Melakukan Social Media Advertising?\u00a0\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Social media advertising adalah strategi pemasaran digital yang menggunakan iklan berbayar di platform social media. Tujuan dari iklan ini sendiri adalah untuk meningkatkan brand awareness, meningkatkan konversi, meningkatkan traffic, dan sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Platform social media sendiri beragam dan memiliki cara kerja yang berbeda sehingga kamu harus menyesuaikan iklan yang dipasang dengan platform tersebut. Demikian informasi dari artikel ini, semoga membantu ya!\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Social media advertising adalah strategi pemasaran digital yang ramai digunakan oleh para pebisnis saat ini. Perkembangan teknologi digital dan penggunaannya yang mudah memungkinkan iklan yang dipasang untuk mencapai target audiens yang diinginkan. Ini yang membuat social media ads menjadi pilihan bagi banyak orang.\u00a0 Menurut smallbiztrends, sebuah bisnis harus mengalokasikan dana marketingnya sebesar 15%-25% untuk digunakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":12829,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[15,20],"tags":[36,26],"class_list":["post-13191","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-digital-marketing","category-digital-ads","tag-digital-ads","tag-digital-marketing"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13191","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13191"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13191\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13460,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13191\/revisions\/13460"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12829"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13191"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13191"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13191"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}