{"id":12955,"date":"2025-05-21T11:20:17","date_gmt":"2025-05-21T04:20:17","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/?p=12955"},"modified":"2025-07-29T12:16:40","modified_gmt":"2025-07-29T05:16:40","slug":"digital-marketing-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/digital-marketing-adalah\/","title":{"rendered":"Mengetahui Apa Itu Digital Marketing, Kelebihan, dan Jenis-jenisnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Digital marketing adalah strategi yang dilakukan oleh pebisnis untuk memasarkan produknya secara online. Survei Statista menunjukkan bahwa sebanyak <\/span><a href=\"https:\/\/www.statista.com\/statistics\/1115092\/indonesia-engagement-with-digital-marketing-by-activity\/#:~:text=A%20survey%20conducted%20in%20the,days%20prior%20to%20the%20survey.\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">68%<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> pengguna melakukan pencarian brand secara online sebelum melakukan transaksi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini menunjukkan bahwa customer lebih mempercayai brand yang menggunakan platform digital dalam pemasarannya. Dikarenakan platform digital memberikan pengguna wawasan akan kualitas produk yang akan dibeli nantinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu pasti mulai tertarik untuk melakukan digital marketing untuk bisnis kamu. Namun, sebelum memulai, ada baiknya kamu memahami semua <a href=\"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/istilah-dalam-digital-marketing\/\">istilah dalam digital marketing<\/a> terlebih dulu. Selamat membaca!<\/span><\/p>\n\n<h2><b>Apa Itu Digital Marketing?\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Digital marketing adalah strategi marketing yang menggunakan platform digital untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan. Platform yang biasa digunakan dalam digital marketing adalah media sosial, website, dan email marketing.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Platform tersebut memiliki kolom komentar yang dapat meningkatkan interaksi antara perusahaan dengan customer. Digital marketing sendiri marak digunakan karena penggunaannya yang efisien dan hemat biaya maupun tenaga.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemasaran konvensional membutuhkan banyak tenaga kerja dan biaya yang tidak sedikit. Hasil dari pemasaran konvensional juga tidak bisa diukur sehingga efektivitas iklannya tidak bisa diketahui.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sisi lain, digital marketing dapat dilakukan oleh satu orang saja, yang di mana tentunya menghemat tenaga maupun biaya yang dikeluarkan. Digital marketing juga dapat menargetkan audiens yang ingin dituju sesuai dengan demografi yang telah ditentukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Inilah mengapa digital marketing sangat diminati untuk memasarkan produk dengan lebih luas, masif, dan tersegmentasi, namun biaya yang dikeluarkan jauh lebih efisien. Selengkapnya tentang pentingnya digital marketing dapat kamu baca pada artikel <a href=\"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/pentingnya-digital-marketing-untuk-bisnis\/\"><strong>Mengenal Pentingnya Digital Marketing untuk Bisnis<\/strong><\/a>.<\/p>\n<h2><b>Kelebihan Digital Marketing<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Digital marketing memiliki beberapa kelebihan dibanding pemasaran konvensional, yaitu:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Penggunaan biaya lebih efisien<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Digital marketing adalah metode pemasaran yang hemat biaya. Alasannya adalah karena pengiklan dapat mengatur anggaran iklannya sendiri dan bisa menghentikannya jika diinginkan. Berbeda dengan iklan konvensional seperti billboard atau iklan TV yang memakan biaya hingga puluhan juta lebih.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu juga bisa melakukan promosi tanpa membayar dengan melakukannya lewat website atau media sosial, namun hasilnya tidak sebanding dengan iklan berbayar. Tapi pastinya memiliki kesempatan dikenal lebih tinggi daripada iklan konvensional.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Mudah diukur\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemasaran digital lebih mudah untuk diukur dibandingkan iklan konvensional. Kamu dapat mengukur berapa kali konten dilihat, jumlah engagement, jumlah konversi, dan lain sebagainya. Lewat data itu kamu bisa melihat iklan di platform mana yang efektif dan tidak efektif.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda dengan iklan konvensional seperti billboard atau TV yang tidak bisa kamu ukur keberhasilannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Meningkatkan brand awareness\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konten yang di posting di platform digital seperti social media akan lebih sering dilihat oleh banyak orang. Dikarenakan hampir semua orang menggunakan social media setiap harinya, sehingga meningkatkan kemungkinan konten kamu untuk dilihat banyak orang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Audiens juga lebih mudah untuk menyebarluaskan konten di social media, yang perlu dilakukan hanyalah mengklik tombol share atau mengcopy link iklan untuk disebarluaskan ke orang lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Menargetkan audiens yang lebih luas\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diketahui bahwa internet digunakan oleh hampir semua orang yang ada di dunia. Sekali kamu posting konten iklan di internet, konten tersebut dapat diakses oleh semua orang di belahan dunia manapun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini membuat digital marketing cocok untuk perusahaan yang ingin menargetkan audiens secara lebih luas. Karena dengan dilihat oleh 1% pengguna internet saja konten sudah bisa dibilang sukses.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Jenis-Jenis Digital Marketing\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan jenis pemasarannya, digital marketing dibagi menjadi beberapa jenis. Berikut adalah penjelasannya:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Search engine marketing\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu mungkin terbiasa mendengar SEO, namun perlu diketahui bahwa ada versi berbayar dari SEO yaitu SEM. SEM adalah sistem pemasaran yang menggunakan iklan berbayar pada search engine.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Iklan dari SEM akan muncul pada bagian atas halaman SERP saat audiens mencari kata kunci yang sesuai dengan iklan tersebut. Biasanya iklan SEM akan memiliki tanda \u201c<em>Ad<\/em>\u201d, \u201c<em>Ads<\/em>\u201d, atau \u201c<em>Sponsored<\/em>.\u201d\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>Selengkapnya: <a href=\"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/sem-adalah\/\"><em>Apa itu SEM? Ketahui Definisi dan Cara Kerjanya<\/em><\/a><\/strong><\/p>\n<h3><b>2. Search Engine Optimization\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">SEO adalah upaya optimasi website agar mendapatkan ranking tinggi di search engine. SEO terbagi menjadi 2 jenis yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">On-Page SEO<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang mengoptimasi website secara internal seperti judul, meta description, struktur, dan URL.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Off-Page SEO<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang mengoptimasi website secara eksternal lewat link building, guest blogging, dan social media marketing. SEO menghasilkan traffic organik untuk website berbeda dengan traffic yang dihasilkan oleh SEM.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Digital advertising<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Digital advertising adalah promosi produk atau jasa menggunakan media digital untuk menjangkau konsumen dengan cepat dan luas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Digital advertising berfokus pada penggunaan iklan berbayar dengan menggunakan platform seperti Google Ads, Social Media Ads, Email Ads, dan lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>Selengkapnya: <a href=\"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/digital-advertising-adalah\/\"><em>Apa itu Digital Advertising? Definisi, Jenis, dan Strateginya<\/em><\/a><\/strong><\/p>\n<h3><b>4. Content Marketing<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Content marketing adalah pemasaran digital yang menggunakan konten sebagai alat promosi untuk menarik audiens. Content marketing biasa dilakukan di platform yang mendukung video, text, gambar, atau audio, seperti website, social media, dan lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Isi dari content marketing berupa artikel, video marketing, infografis, social media content, dan lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Email marketing\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Email marketing adalah sistem pemasaran yang cukup personal di mana perusahaan akan mengirimkan email secara langsung kepada konsumen. Email yang dikirim biasa berupa newsletter, welcome card, pemberitahuan keranjang belanja, data transaksi, dan lain-lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Metode ini biasa digunakan oleh toko online, e-commerce, website yang menggunakan membership, dan bank digital.<\/span><\/p>\n<p><strong>Selengkapnya: <a href=\"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/email-marketing-adalah\/\"><em>Mengetahui Apa Itu Email Marketing dalam Dunia Bisnis<\/em><\/a><\/strong><\/p>\n<h3><b>6. Website marketing<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Website marketing adalah pemasaran digital yang menggunakan website perusahaan atau brand sebagai platform. Penggunaan website marketing terhitung lebih murah karena tidak memungut biaya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Audiens yang nantinya mengunjungi website official brand dapat membaca informasi produk sekaligus langsung melakukan transaksi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>7. Social media marketing\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Social media marketing adalah pemasaran digital yang menggunakan social media sebagai platformnya. Untuk melakukannya, kamu harus menggunakan tools seperti Google Ads, Facebook Ads, Instagram Ads, dan lain sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemasaran dengan strategi ini cukup efektif karena hampir semua orang menggunakan social media.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>Selengkapnya: <a href=\"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/apa-itu-social-media-marketing\/\"><em>Ketahui Apa Itu Social Media Marketing: Definisi, Platform, dan Strateginya<\/em><\/a><\/strong><\/p>\n<h3><b>8. Pay-per-click\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pay-per-click adalah sistem pemasaran yang mengharuskan pengiklan untuk membayar saat iklannya di klik oleh audiens. PPC sendiri merupakan iklan berbayar yang dipasang oleh perusahaan untuk mempromosikan produk atau jasanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu platform yang bisa digunakan untuk melakukan PPC adalah Google Ads.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Sudah Tahu Apa Itu Digital Marketing?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Digital marketing adalah strategi pemasaran yang menggunakan media digital sebagai platformnya. Digital marketing dianggap efektif karena penggunaan internet yang merajalela di seluruh dunia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan melakukan digital marketing kamu jadi lebih hemat biaya dan bisa menjangkau audiens yang lebih luas. Demikian informasi mengenai digital marketing dari artikel ini. Semoga informasinya membantu ya!\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Digital marketing adalah strategi yang dilakukan oleh pebisnis untuk memasarkan produknya secara online. Survei Statista menunjukkan bahwa sebanyak 68% pengguna melakukan pencarian brand secara online sebelum melakukan transaksi.\u00a0 Hal ini menunjukkan bahwa customer lebih mempercayai brand yang menggunakan platform digital dalam pemasarannya. Dikarenakan platform digital memberikan pengguna wawasan akan kualitas produk yang akan dibeli nantinya.\u00a0 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":12829,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[26,30],"class_list":["post-12955","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-digital-marketing","tag-digital-marketing","tag-featured-digital-marketing"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12955","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12955"}],"version-history":[{"count":12,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12955\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13479,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12955\/revisions\/13479"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12829"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12955"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12955"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12955"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}