{"id":12926,"date":"2025-05-16T16:16:05","date_gmt":"2025-05-16T09:16:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/?p=12926"},"modified":"2025-07-29T12:18:01","modified_gmt":"2025-07-29T05:18:01","slug":"istilah-dalam-marketing-automation","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/istilah-dalam-marketing-automation\/","title":{"rendered":"16 Istilah dalam Marketing Automation yang Harus Kamu Ketahui"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah dalam marketing automation mungkin kurang familiar di telinga pebisnis baru. Marketing automation adalah otomatisasi sistem pemasaran yang jarang dilakukan oleh para pebisnis baru. Namun, perlahan-lahan bisnis akan membutuhkan otomatisasi tersebut seiring bertambahnya jumlah customer.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Marketing automation sendiri memiliki beberapa istilah khusus dalam penggunaannya. Artikel ini akan membahas beberapa istilah tersebut serta istilah yang sering digunakan dalam prosesnya. Simak sampai akhir ya!\u00a0<\/span><\/p>\n\n<h2><b>Istilah dalam Marketing Automation\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah beberapa istilah dalam marketing automation beserta penjelasannya, di antaranya:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Lead\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lead adalah individu yang tertarik akan produk atau jasa yang ditawarkan akan tetapi belum melakukan transaksi. Lead merupakan calon pelanggan yang harus didorong oleh bisnis agar melakukan transaksi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lead merupakan elemen penting dalam marketing automation. Tanpa adanya lead, marketing automation tidak memiliki fungsi karena tidak ada target untuk menjalankan strategi pemasaran.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lead juga terdiri dari beberapa jenis seperti:\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Marketing Qualified Lead, yaitu lead yang sudah berinteraksi dengan bisnis namun belum melakukan transaksi.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sales Qualified Lead, yaitu lead yang sudah berminat dalam melakukan pembelian.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Product Qualified Lead, yaitu lead yang sudah menunjukkan ketertarikan terhadap produk yang ditawarkan.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Marketing automation bertugas untuk mengubah semua lead di atas menjadi customer dengan mengirimkan konten atau hal yang dapat mendorong mereka melakukan transaksi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Lead scoring\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lead scoring adalah penilaian yang digunakan untuk mengukur lead berdasarkan potensi mereka dalam melakukan transaksi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tiap lead nanti akan dikategorikan dalam skor tertentu untuk menunjukkan seberapa tinggi kemungkinan mereka menjadi customer. Dengan begitu pebisnis dapat lebih berfokus pada lead yang memiliki skor tertinggi terlebih dahulu.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Lead nurturing\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lead nurturing adalah proses koneksi untuk mendorong lead dalam melakukan transaksi. Biasanya lead akan diberikan konten iklan khusus, diskon, atau bahkan free trial produk.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuannya adalah agar lead melakukan transaksi secepatnya agar dapat meningkatkan konversi bisnis.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Automation engine\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Automation engine adalah istilah untuk sekumpulan software atau sistem yang digunakan dalam proses otomatisasi marketing automation.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi dari automation engine adalah melakukan pemasaran yang bersifat repetitif seperti mengirim email, menargetkan iklan, dan mengumpulkan hasil data dari iklan yang dipasang.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Engagement hub<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Engagement hub adalah komponen database yang berfungsi untuk data pelanggan dan leads bisnis. Data yang disimpan berupa data pelanggan, preferensi, dan kegiatannya di internet.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuannya adalah agar bisnis dapat dengan mudah mengelola dan mengotomatisasi pemasaran terhadap pelanggan dan leads tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>6. User behaviour\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">User behaviour adalah data perilaku dari pelanggan yang digunakan untuk meningkatkan efektivitas pemasaran. Data tersebut biasanya merupakan riwayat kunjungan, klik email, transaksi, dan sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Data tersebut nantinya akan diberikan kepada marketing automation agar pelanggan tersebut dapat mendapatkan konten personalisasi yang sesuai dengan mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>7. Workflow\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Workflow adalah rangkaian langkah atau proses yang dibuat oleh sistem untuk mengoptimalkan proses otomatisasi yang dilakukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan begitu, sistem akan langsung melakukan otomatisasi pengiriman email, pesan, atau kegiatan lainnya disaat pelanggan melakukan hal yang memicu atau mentrigger sistem.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>8. Campaign\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Campaign atau kampanye adalah kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh bisnis kepada pelanggan untuk mendapatkan atau mencapai tujuan tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Campaign biasanya menggunakan berbagai media digital berupa foto, gambar, video, atau teks yang kemudian akan disebarkan kepada pelanggan lewat platform digital.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>9. Segmentation\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Segmentation adalah pengelompokkan audiens atau pelanggan dalam kategori yang sama berdasarkan karakteristik mereka untuk mempermudah proses pemasaran.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kategori segmentasi yang biasa digunakan adalah berdasarkan demografi, preferensi, dan kegiatan yang dilakukan pelanggan di internet.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>10. Drip campaign\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Drip campaign adalah strategi pemasaran berupa otomatisasi pengiriman email atau pesan yang telah terjadwal kepada audiens tertentu. Pesan atau email ini biasa dikirimkan berdasarkan perilaku atau perubahan status pelanggan pada bisnis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pesan atau email ini biasa dikirimkan sesuai dengan jadwal dan waktu yang telah ditentukan kepada pelanggan sesuai dengan tingkatannya dalam bisnis.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>11. Dynamic content\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dynamic content adalah konten yang disesuaikan secara otomatis untuk pengguna berdasarkan data yang dikumpulkan dari pengguna. Data yang digunakan adalah preferensi dan kegiatan pengguna dalam internet atau website bisnis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuannya adalah agar konten yang diberikan kepada pengguna lebih bersifat personal dan relevan. Tindakan ini bertujuan untuk meningkatkan loyalitas pelanggan dan mendorong pelanggan dalam melakukan konversi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>12. Marketing funnel\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Marketing funnel adalah model yang menggambarkan perjalanan pelanggan di dalam bisnis mulai dari pertama kali mengenal bisnis hingga menjadi pelanggan setia. Marketing funnel bertujuan untuk memandu pelanggan untuk mencapai tingkatan yang diinginkan oleh bisnis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam marketing automation, marketing funnel digunakan untuk mengkategorikan pelanggan untuk mengetahui jenis konten yang harus dikirimkan kepada mereka. Konten atau pesan yang dikirim tersebut nantinya akan berpengaruh besar untuk mengubah mereka menjadi pelanggan atau meningkatkan loyalitasnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>13. Open rate\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Open rate adalah metrik yang mengukur jumlah persentase audiens yang membuka iklan atau konten yang dikirimkan oleh bisnis.\u00a0 Open rate dihitung berdasarkan jumlah email yang dikirim dan jumlah email yang dibuka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Data yang didapat nantinya dapat digunakan untuk mengetahui alasan email tidak dibuka oleh pelanggan sehingga bisnis dapat melakukan optimasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>14. CRM (<\/b><b><i>customer relationship management<\/i><\/b><b>)\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">CRM adalah software yang digunakan oleh bisnis untuk mengatur atau mengelola interaksi antara bisnis dengan pelanggan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuan CRM adalah memahami preferensi dan kebutuhan dari pelanggan, sehingga konten atau produk dapat dioptimasi agar sesuai dengan keinginan pelanggan. Hal ini nantinya dapat meningkatkan loyalitas dan kepercayaan pelanggan terhadap bisnis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Selengkapnya: <a href=\"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/crm-adalah\/\"><em>Mengenal Apa Itu CRM, Cara Kerja, Tujuan, dan Jenisnya<\/em><\/a><\/p>\n<h3><b>15. Trigger\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Trigger adalah istilah untuk sebuah tindakan yang dilakukan pelanggan yang memicu sistem otomatisasi pemasaran untuk melakukan tindakan tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya adalah saat seorang pelanggan mengisi formulir data diri, sistem nantinya akan mengirimkan pesan atau email selamat datang untuk menyambut mereka karena telah bergabung dalam bisnis.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>16. Integration\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Integration adalah istilah untuk penggabungan atau penghubungan sistem atau platform yang berbeda ke dalam sistem pemasaran agar lebih efisien dan mempermudah pelanggan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya adalah integrasi sistem pembayaran yang mempermudah pelanggan untuk melakukan transaksi secara digital.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Ingat dan Pahami Istilah ini!\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah-istilah di atas adalah istilah yang sering digunakan dalam bidang marketing automation. Jika kamu tertarik dalam menggunakan marketing automation, tentunya kamu harus mengingat dan memahami istilah-istilah di atas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan memahami istilah di atas, kamu dapat mengaplikasikan marketing automation dengan sesuai pada bisnis kamu. Demikian artikel ini, semoga informasinya bermanfaat!\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Istilah dalam marketing automation mungkin kurang familiar di telinga pebisnis baru. Marketing automation adalah otomatisasi sistem pemasaran yang jarang dilakukan oleh para pebisnis baru. Namun, perlahan-lahan bisnis akan membutuhkan otomatisasi tersebut seiring bertambahnya jumlah customer.\u00a0 Marketing automation sendiri memiliki beberapa istilah khusus dalam penggunaannya. Artikel ini akan membahas beberapa istilah tersebut serta istilah yang sering [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":12829,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[26],"class_list":["post-12926","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-digital-marketing","tag-digital-marketing"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12926","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12926"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12926\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13482,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12926\/revisions\/13482"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12829"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12926"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12926"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12926"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}