{"id":12884,"date":"2025-05-14T18:04:49","date_gmt":"2025-05-14T11:04:49","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/?p=12884"},"modified":"2025-07-29T12:24:43","modified_gmt":"2025-07-29T05:24:43","slug":"pentingnya-email-marketing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/pentingnya-email-marketing\/","title":{"rendered":"7 Alasan Pentingnya Email Marketing untuk Bisnis"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di era digital ini, pentingnya email marketing telah dibuktikan dengan berbagai data statistik yang beredar. Menurut MTARGET, sebanyak <\/span><a href=\"https:\/\/mtarget.co\/blog\/statistik-email-marketing\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">81%<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> UKM menggunakan email marketing untuk akuisisi dan 80% menggunakannya untuk retensi bisnis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Email marketing merupakan salah metode pemasaran yang cukup mudah untuk digunakan dan juga hemat biaya, yang di mana menjadikannya pilihan bagi UKM yang masih merintis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai pebisnis, kamu harus mengetahui alasan kenapa email marketing menjadi menjadi salah satu metode pemasaran yang paling efektif. Simak artikel ini sampai akhir untuk mengetahui lebih lanjut!\u00a0<\/span><\/p>\n\n<h2><b>Pentingnya Email Marketing dalam Bisnis<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah 7 alasan mengapa email marketing penting dalam dunia bisnis, di antaranya:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Mendapatkan data pelanggan\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Data pelanggan merupakan harta paling berharga yang dimiliki sebuah bisnis. Sebuah bisnis yang tidak memiliki data pelanggan akan dianggap tidak bisa dipercaya dan akan kesulitan untuk berkembang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Email marketing membantu bisnis untuk mengumpulkan data pelanggan lewat pendaftaran akun atau pengisian formulir. Pelanggan yang tertarik nantinya akan memberikan data berupa demografi, minat, dan preferensi terhadap produk atau jasa yang ditawarkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Membangun koneksi dengan pelanggan\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Email marketing merupakan tipe pemasaran yang bersifat personal karena menghubungi pelanggan secara langsung. Tindakan pemasaran seperti ini tentunya membantu perusahaan untuk membangun koneksi secara perlahan dengan konsumen.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pelanggan yang tertarik dengan konten email yang dikirim tiap saatnya akan menjadi pelanggan loyal dari bisnis. Hal ini tentunya membantu bisnis dalam mendapatkan pelanggan yang loyal.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Mengubah leads menjadi conversion<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Leads adalah istilah untuk pelanggan yang tertarik akan produk yang ditawarkan namun belum melakukan transaksi dan hanya mendaftarkan akunnya. Berbeda dengan metode pemasaran lain yang terlalu terbuka, email marketing dapat langsung menargetkan leads secara spesifik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu dapat mulai mengirimkan email berupa newsletter, trial produk terbatas, informasi produk dan cara menggunakannya, atau diskon terbatas pembelian produk tertentu. Leads yang tertarik dengan email ini nantinya berpotensi melakukan pembelian produk (conversion).<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Personalisasi iklan\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Email marketing memungkinkan penggunanya untuk melakukan personalisasi email khusus untuk pelanggannya. Pelanggan pasti tentunya menginginkan perlakuan khusus dari bisnis yang sering mereka beli.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu, kamu dapat menyesuaikan desain atau kata-kata sesuai preferensi untuk beberapa customer tertentu. Tindakan ini dapat meningkatkan engagement pelanggan sekaligus mendorong mereka untuk melakukan transaksi kembali.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Hasil yang bisa diukur\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Email marketing dapat dilacak menggunakan tools analisis seperti Mailchimp, GetResponse, Aweber, Campaign Monitor, dan lainnya. Lewat tools ini, kamu dapat menganalisis tingkat kesuksesan kampanye seperti total waktu email dibuka, email yang berhasil dikirim, klik link tautan, konversi, dan sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika hasil kurang memuaskan, kamu dapat melakukan optimasi strategi dan iklan seperti membuat desain menjadi lebih menarik, memperbaharui konten menjadi lebih relevan dan informatif, atau mengurangi jumlah pengiriman email agar tidak dianggap spam.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Dapat diintegrasi dengan platform lainnya<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Email marketing memungkinkan penggunanya untuk mengintegrasi atau menambahkan link ke platform lain. Kamu dapat menambahkan konten seperti gambar, video, atau teks yang jika diklik akan mengarahkan penerima ke platform lain seperti sosial media atau website milik bisnis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu dapat menambahkan CTA yang interaktif agar penerima tertarik untuk mengklik, sehingga membantu meningkatkan trafik dan mempermudah taktik promosi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>7. Lebih hemat biaya\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Email marketing cocok untuk digunakan oleh bisnis pemula yang pendapatannya masih belum terlalu stabil. Alasannya adalah metode pemasaran ini lebih hemat biaya daripada mencetak brosur atau memasang iklan di billboard atau platform lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini juga didukung oleh persentase pengguna email di Indonesia yang mencapai <\/span><a href=\"https:\/\/worldpopulationreview.com\/country-rankings\/gmail-users-by-country\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">82,6%<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Tingginya tingkat penggunaan email dapat mendukung email marketing sebagai metode pemasaran yang hemat biaya sekaligus efektif.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Sudah Siap Melakukan Email Marketing?\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Email marketing merupakan salah satu metode pemasaran yang banyak digunakan, terutama oleh para pebisnis dari kalangan pemula hingga senior karena penggunaannya yang mudah, efisien, efektif, dan hemat biaya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, email juga sering digunakan oleh banyak orang dalam kegiatan sehari-harinya sehingga menjadi metode yang cukup familiar di kalangan masyarakat. Kamu juga bisa mendesain email yang dikirim menjadi menarik dan informatif sesuai dengan selera dan preferensi konsumen yang ingin dituju.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk, mulai gunakan email marketing sebagai salah satu metode pemasaran bisnis kamu! Semoga informasi artikel ini bermanfaat ya!\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di era digital ini, pentingnya email marketing telah dibuktikan dengan berbagai data statistik yang beredar. Menurut MTARGET, sebanyak 81% UKM menggunakan email marketing untuk akuisisi dan 80% menggunakannya untuk retensi bisnis.\u00a0 Email marketing merupakan salah metode pemasaran yang cukup mudah untuk digunakan dan juga hemat biaya, yang di mana menjadikannya pilihan bagi UKM yang masih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":12829,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[26],"class_list":["post-12884","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-digital-marketing","tag-digital-marketing"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12884","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12884"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12884\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13497,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12884\/revisions\/13497"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12829"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12884"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12884"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12884"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}