{"id":12813,"date":"2025-05-02T11:49:14","date_gmt":"2025-05-02T04:49:14","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/?p=12813"},"modified":"2025-07-29T12:31:11","modified_gmt":"2025-07-29T05:31:11","slug":"istilah-dalam-konvensional-marketing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/istilah-dalam-konvensional-marketing\/","title":{"rendered":"15+ Istilah dalam Konvensional Marketing yang Wajib Kamu Ketahui"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah dalam konvensional marketing wajib diketahui oleh pebisnis terutama yang tertarik dalam menggunakannya. Karena dalam dunia marketing sendiri terdapat banyak sekali kata serapan yang tidak terlalu familiar di telinga pebisnis baru.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai seorang pebisnis, istilah marketing baik itu digital ataupun konvensional sudah harus tertanam di kepala. Namun, jika kamu belum terlalu hafal istilah-istilah dalam pemasaran konvensional.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artikel ini akan membantu kamu mengetahui 15+ istilah pemasaran konvensional yang sering digunakan. Simak sampai akhir ya!\u00a0<\/span><\/p>\n\n<h2><b>Istilah Dalam Pemasaran Konvensional\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Layaknya tipe pemasaran digital, pemasaran konvensional juga memiliki beberapa istilah ya<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Upselling\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Upselling adalah strategi marketing berupa pemberian rekomendasi produk yang memiliki fitur yang lebih tinggi dan harga yang lebih mahal kepada customer. Tujuan dari upselling sendiri adalah meningkatkan transaksi dan pendapatan dari brand.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya adalah disaat customer ingin membeli sebuah handphone, penjual pasti akan menawarkan handphone dengan fitur yang lebih canggih dan harga yang lebih mahal. Customer yang tertarik dengan penawaran penjual nantinya akan membeli handphone yang mahal dan canggih tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Cross-selling\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cross selling adalah strategi marketing berupa penawaran produk atau layanan yang memiliki hubungan dengan produk utama yang ingin dibeli.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya adalah disaat kamu membeli perangkat elektronik seperti laptop, seller akan menyarankan untuk membeli anti virus atau tas laptop untuk mendukung performa laptop.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Downselling<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Down selling adalah strategi marketing berupa penawaran produk yang memiliki harga yang lebih rendah terhadap customer yang tertarik terhadap produk yang lebih mahal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini dilakukan jika customer mulai menunjukkan ketidaktertarikan terhadap produk mahal yang awalnya diinginkan. Sehingga agar transaksi tetap terjadi, seller akan menawarkan produk yang lebih murah untuk mendorong customer untuk tetap melakukan transaksi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Bundling<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bundling adalah strategi marketing yang menggabungkan beberapa produk menjadi satu dan menjualnya dengan harga yang cenderung lebih murah daripada harga satuannya. Bundling dilakukan untuk menarik minat customer dalam membeli lebih banyak produk.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya bundling dilakukan untuk mempromosikan produk baru dengan menggabungkannya dengan produk yang kurang populer. Tujuannya adalah agar produk baru terjual bersamaan dengan produk yang kurang populer tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Ad-libs\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ad-libs dalam konteks marketing adalah bentuk iklan untuk radio yang disampaikan secara spontan oleh penyiar, agar gaya bahasa terkesan lebih natural dan fleksibel, sehingga terkesan seperti rekomendasi pribadi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Advertorial\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Advertorial adalah bentuk iklan yang menggunakan gaya bahasa jurnalistik seperti artikel atau berita agar tidak terlalu terlihat seperti iklan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Advertorial dapat ditemukan pada media cetak seperti majalah, koran, atau website.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>7. Ambient brand\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ambient brand adalah strategi marketing yang menempatkan iklan atau promosi di lokasi yang tidak biasa atau dapat terduga oleh konsumen. Tujuannya adalah untuk menarik perhatian konsumen dan membuat iklan menjadi tidak mudah dilupakan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya adalah Grab yang membuat tempat menunggu dengan model helm grab dan McD yang mewarnai zebra cross dengan model french fries mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>8. Alternative advertisement<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alternative advertisement adalah pemasaran yang berfokus pada penggunaan media yang berbeda dari pemasaran konvensional pada umumnya yang berbiaya rendah untuk menjangkau target pasar tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Media yang biasa digunakan adalah poster, leaflet, atau brosur untuk menjangkau target pasar yang lebih spesifik.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>9. Consumer oriented sales promotion\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah ini digunakan untuk pemasaran yang ditujukan kepada konsumen yang memiliki tujuan untuk mendorong konsumen melakukan transaksi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya perusahaan atau brand akan memberikan sampel\/tester, diskon, kupon, mengadakan undian, dan lain sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>10. Campaign\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Campaign adalah serangkaian kegiatan terstruktur yang dirancang untuk mempromosikan sebuah produk, jasa, atau kegiatan lewat berbagai media baik itu online maupun offline.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>11. Above-the-line marketing\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Above-the-line marketing adalah pemasaran yang menggunakan media massa untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Tujuan dari strategi ini adalah untuk meningkatkan brand awareness dan membangun identitas brand.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Media massa yang biasa digunakan adalah radio, televisi, koran, atau majalah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>12. Display advertising\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Display advertising adalah jenis iklan koran atau majalah yang berisi kombinasi dari teks, logo, lokasi toko, dan lain-lain. Iklan display dapat menggunakan full warna atau hitam putih sesuai kebutuhan pengiklan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>13. Billboard\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Billboard adalah papan tanda yang tersebar di sepanjang jalan raya yang berfungsi sebagai media periklanan produk, jasa, event, atau kegiatan apapun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuan dari billboard adalah agar iklan dapat dilihat oleh para pengguna jalan raya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>14. Blocking time\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Blocking time adalah pembelian jam tayang di televisi oleh pihak lain untuk menayangkan iklan atau program milik mereka, agar iklan lain tidak dapat tayang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalkan perusahaan atau brand membeli 1 jam tayang di TV, maka saluran TV akan menayangkan program atau iklan milik brand tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>15. Brochure\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Brochure adalah selebaran yang mengandung informasi atau promosi tentang suatu produk, jasa, atau event tertentu. Brosur dapat dijilid atau dilipat menjadi beberapa bagian tergantung kebutuhan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>16. Catalog\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Catalog adalah buku yang berukuran kecil yang biasa berisi berbagai macam informasi mengenai produk atau layanan jasa yang ditawarkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>17. Classified advertising\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Classified advertising adalah iklan berbentuk barisan yang dikelompokkan berdasarkan jenis barang atau layanan jasa yang ditawarkan. Tipe iklan ini biasa ditemukan di media cetak seperti surat kabar dan majalah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>18. Flag chain\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Flag chain atau disebut rantai bendera adalah iklan cetak yang berbentuk bendera kecil yang biasa terbuat dari kertas (karton atau art paper) yang digantungkan pada benang panjang. Flag chain biasa digunakan untuk branding produk, kampanye, atau saat perayaan hari besar.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>19. Flyer\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Flyer adalah selembar kertas yang berukuran A4, yang biasanya berisi informasi singkat dan padat yang terbatas tentang promosi untuk kegiatan, produk, atau jasa dalam periode tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konten di flyer dapat dicetak di kedua sisi dan bersifat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">eye-catching<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h3><b>20. Hanging mobile\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hanging mobile adalah media informasi atau promosi yang digantung seperti banner atau spanduk di sepanjang langit-langit untuk menarik perhatian customer.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Isi konten dari hanging mobile biasa berupa informasi diskon terbatas, spesifikasi produk, atau penanda lokasi. Hanging mobile kerap digunakan di supermarket, posisinya yang tinggi mempermudah customer untuk melihatnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>21. Print ad\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Print ad adalah jenis iklan yang berisi informasi produk atau jasa, yang dipasang di media cetak seperti surat kabar, majalah, koran, dan lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>22. Out of home advertising<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">OOH atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Out of home<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah jenis iklan yang diperuntukkan untuk audiens yang berada di luar rumah. Iklan OOH biasa dipasang di tempat menunggu seperti rumah sakit, terminal, taman, halte, dan lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh iklan OOH adalah reklame, poster, baliho, iklan di kendaraan (busway, mobil, truk, dan lain-lain), atau mural.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>23. Loose spot\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah untuk iklan televisi yang memiliki durasi singkat antara 15 detik sampai dengan 60 detik yang ditayangkan pada program televisi yang diinginkan pengiklan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>24. Point of sale materials\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah untuk segala materi pemasaran yang akan digunakan untuk mengkomunikasikan informasi mengenai suatu produk pada titik penjualan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh point of sale materials adalah brosur, poster, wobbler, stiker, stand panjangan, dan lain sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Sudah Ingat Istilah-istilah di Atas?\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kumpulan istilah diatas adalah istilah yang digunakan dalam metode pemasaran konvensional. Sebagai pebisnis, kamu harus memahami istilah diatas untuk mempermudah kamu untuk paham dan melakukan pemasaran konvensional dengan baik dan sesuai.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekian artikel ini, semoga penjelasannya membantu ya!\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Istilah dalam konvensional marketing wajib diketahui oleh pebisnis terutama yang tertarik dalam menggunakannya. Karena dalam dunia marketing sendiri terdapat banyak sekali kata serapan yang tidak terlalu familiar di telinga pebisnis baru.\u00a0 Sebagai seorang pebisnis, istilah marketing baik itu digital ataupun konvensional sudah harus tertanam di kepala. Namun, jika kamu belum terlalu hafal istilah-istilah dalam pemasaran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":12829,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[27,31],"class_list":["post-12813","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-conventional-marketing","tag-conventional-marketing","tag-featured-conventional-marketing"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12813","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12813"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12813\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13511,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12813\/revisions\/13511"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12829"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12813"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12813"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12813"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}