{"id":12800,"date":"2025-05-02T11:23:45","date_gmt":"2025-05-02T04:23:45","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/?p=12800"},"modified":"2025-05-23T11:05:48","modified_gmt":"2025-05-23T04:05:48","slug":"istilah-dalam-bisnis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/istilah-dalam-bisnis\/","title":{"rendered":"35+ Istilah dalam Bisnis yang Harus Kamu Ketahui Sebagai Pebisnis"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai seorang pebisnis, terdapat beberapa istilah dalam bisnis yang harus kamu ketahui dan pahami. Sebab, dalam dunia bisnis terdapat banyak istilah yang digunakan untuk menggambarkan situasi tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah ini harus kamu ketahui agar dapat memahami atau melakukan komunikasi bisnis dengan tepat dan mengetahui kekurangan dan juga kelebihan dari perusahaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artikel ini telah merangkum berbagai istilah dalam dunia bisnis yang harus kamu ketahui sebagai seorang pebisnis. Tunggu apalagi, ayo kita mulai!\u00a0<\/span><\/p>\n\n<h2><b>Istilah-istilah dalam Dunia Bisnis\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dunia bisnis memiliki banyak istilah yang sering digunakan dalam berbagai aktivitasnya. Berikut istilah tersebut beserta penjelasan singkatnya, di antaranya:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Omzet\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Omzet adalah jumlah uang yang didapat oleh perusahaan lewat hasil penjualannya dalam satu periode. Omzet dapat digunakan untuk mengukur skala perusahaan, mulai dari perusahaan kecil, menengah, dan besar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Omzet disebut juga sebagai pendapatan kotor karena belum dikurangi dengan biaya HPP, gaji, maupun biaya operasional lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumus menghitung omzet adalah Harga jual x Jumlah produk.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. HPP\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">HPP (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">harga pokok penjualan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) adalah jumlah total biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan\u00a0 untuk memproduksi produk yang akan dijual. HPP mencakup semua biaya yang berkaitan dengan produksi seperti biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, biaya pengiriman produk, dan lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumus untuk menghitung jumlah HPP adalah (persediaan awal + pembelian bersih) &#8211; persediaan akhir\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Cash flow\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah ini digunakan untuk menunjukkan jumlah uang yang masuk dan keluar dalam periode tertentu. Cash flow dapat bersifat positif dan negatif.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Cash flow positif<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menandakan jumlah yang yang masuk lebih banyak daripada jumlah uang yang keluar, sedangkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cash flow negatif<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah kebalikannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4. BEP\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">BEP (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Break Even Point<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) atau sering disebut sebagai titik impas adalah kondisi di mana pendapatan dan pengeluaran perusahaan berada di titik yang setara. Artinya, perusahaan atau organisasi tidak mendapat untung, namun juga tidak mengalami kerugian. Pendapatan yang masuk setara dengan biaya operasional yang harus dikeluarkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">BEP sendiri memiliki 2 cara penghitungan berdasarkan unit dan rupiah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">BEP unit: biaya tetap \/ (harga per unit &#8211; biaya variabel unit).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">BEP rupiah: biaya tetap \/ (1 &#8211; (biaya variabel &#8211; harga jual)).\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Revenue\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Revenue adalah pendapatan perusahaan yang didapat dari aktivitas bisnis, bunga deposito, atau investasi. Revenue merupakan pendapatan kotor perusahaan karena belum dikurangi dengan biaya operasional.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Reimburse\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Reimburse adalah pengembalian uang kepada karyawan yang menggunakan uang pribadinya untuk kepentingan perusahaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh dari reimburse seperti biaya kesehatan atau biaya perjalanan dinas yang dilakukan karyawan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>7. Added value\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah ini digunakan untuk menunjukkan nilai tambah dari sebuah komoditi setelah melewati proses produksi. Contohnya adalah harga kursi rotan yang lebih tinggi dari harga bentuk aslinya yaitu rotan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>8. Acquisition atau akuisisi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah ini menunjukkan pengambilalihan perusahaan melalui pembelian saham. Dalam konteks marketing, acquisition adalah upaya yang dilakukan untuk mendapatkan pelanggan baru.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>9. NDA\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">NDA (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Non-Disclosure Agreement<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) adalah kontrak dalam dunia kerja yang bersifat mengikat secara hukum. Kontrak ini digunakan untuk melindungi informasi yang bersifat sensitif agar tidak disebarluaskan oleh pihak manapun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">NDA biasa digunakan dalam hubungan bisnis, kontrak kerja, penelitian, layanan medis, dan berbagai bidang penting lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>10. ROI (Return on Investment)\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">ROI adalah istilah untuk tingkat keuntungan dan kerugian atas suatu investasi yang dibandingkan dengan jumlah uang yang diinvestasikan. ROI yang tinggi menunjukkan bahwa investasi yang dilakukan efektif.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumus yang bisa digunakan untuk menghitung ROI adalah (Total penjualan &#8211; Biaya investasi) : Biaya investasi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u2716<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> 100%\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>11. A\/B testing\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah untuk menunjukkan proses pengujian atau riset untuk membandingkan dua atau lebih variabel untuk menentukan versi mana yang bekerja paling baik. Proses ini sering digunakan di ranah marketing, pengembangan web, dan desain <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">user experience<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>12. B2B\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">B2B (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">business-to-business<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) adalah model bisnis yang merujuk pada transaksi antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya. Dalam model ini, perusahaan akan menjual barang atau layanan yang dibutuhkan oleh perusahaan lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh produk yang biasa dijual adalah bahan baku produksi, software, layanan membuat website perusahaan, dan sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>13. B2C<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">B2C (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">business-to-customer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) adalah model bisnis yang merujuk pada transaksi antara perusahaan dengan customer secara langsung. Transaksi yang dilakukan bersifat lebih cepat dan membutuhkan beberapa langkah saja karena hanya melibatkan transaksi dalam jumlah kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh dari bisnis ini adalah toko retail dan restoran.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>14. C2C\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">C2C (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">customer-to-customer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) adalah model bisnis yang merujuk pada transaksi yang dilakukan antara customer dengan customer lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Transaksi ini biasa dilakukan lewat platform e-commerce atau marketplace seperti Amazon, Ebay, Shopee, dan sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>15. Ammortization\/Amortisasi\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Amortisasi adalah proses alokasi biaya aset tak berwujud selama masa manfaatnya secara bertahap. Amortisasi berlaku untuk aset yang tidak memiliki wujud fisiknya seperti merek dagang, hak cipta, hak paten, dan lisensi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>16. Aset\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aset adalah kekayaan atau harta benda yang memiliki nilai ekonomi dan dimiliki oleh perusahaan atau lembaga. Aset terdiri atas aset fisik dan non-fisik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aset fisik contohnya seperti uang tunai, fasilitas kantor, tanah, kendaraan, stok barang dagang, dan lainnya. Sedangkan aset non-fisik contohnya seperti hak cipta, hak paten, design produk, merek dagang, goodwill, dan sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>17. Supply chain\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Supply chain adalah jaringan kerja antara perusahaan dengan supplier dalam produksi dan distribusi produk.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh dari kegiatan supply chain adalah, pemasok benang dan kain ke pabrik baju lalu ke distributor dan ke toko ritel, di mana saat pelanggan membeli maka toko ritel akan mengirimkannya ke pelanggan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>18. Annual report\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah ini merujuk pada laporan tahunan perusahaan yang berisi ringkasan kerja dan kinerja perusahaan yang mengandung informasi keuangan, operasional, strategi, dan sebagainya yang telah mendapat persetujuan pemegang saham lewat RUPS (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Rapat Umum Pemegang Saham<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">).\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>19. Benchmark\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Benchmark adalah perbandingan antara kinerja dan strategi perusahaan dengan perusahaan kompetitor yang bergerak di bidang yang sejenis. Perbandingan ini dilakukan untuk menganalisis kompetitor dan mengimplementasikan strateginya dalam perusahaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>20. Outsourcing\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Outsourcing adalah pengalihan setengah atau seluruh pekerjaan dari perusahaan kepada pihak ketiga. Tujuannya adalah untuk menghemat biaya dan membuat perusahaan fokus kepada tujuan utamanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh pekerjaan yang sering di-outsourcing adalah customer service, IT, logistik, dan manufaktur.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>21. Supply &amp; Demand<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Supply adalah ketersediaan stok barang, sementara demand adalah keinginan konsumen atas barang tersebut. Jika demand melebihi supply maka harga barang akan meningkat, sementara jika supply melebihi demand maka harga barang akan turun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Faktor yang mempengaruhi supply adalah biaya produksi, teknologi, regulasi pemerintah, dan produsen. Sementara, faktor yang mempengaruhi demand adalah kondisi ekonomi, tren, harga barang, pendapatan konsumen, dan sebagainya.<\/span><\/p>\n<h3><b>22. Equity\u00a0\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah dalam segi keuangan yang memiliki arti nilai kepemilikan pemilik atas aset dari perusahaan setelah dikurangi kewajiban. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Equity <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">mencakup modal awal, laba ditahan, dan modal tambahan yang ditambahkan oleh pemilik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Equity membantu pemilik perusahaan untuk mengetahui apakah kondisi bisnisnya sedang stagnan atau berkembang. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Equity <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang kuat memberikan bisnis peluang besar dalam menarik investor baru.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>23. Defisit dan Surplus\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah yang merujuk pada perbedaan antara anggaran pemasukan dan pengeluaran perusahaan. Defisit adalah kondisi di mana pengeluaran perusahaan melebihi pemasukan, sedangkan surplus adalah kondisi di mana pemasukan perusahaan melebihi pengeluaran.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>24. Dividen\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah yang merujuk pada bagian dari pendapatan atau laba perusahaan yang dibagikan kepada shareholder atau pemilik saham berdasarkan RUPS (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Rapat Umum Pemegang Saham<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">).\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>25. Expense\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengeluaran biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk menghasilkan pendapatan atau mengelola bagian operasional dari bisnis. Contohnya adalah biaya sewa gedung, gaji perusahaan, tagihan (listrik, air, telepon, dan sebagainya), pajak, biaya maintenance, dan lain-lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>26. Gross dan Netto\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Gross <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah istilah untuk total pendapatan yang didapat setelah dikurangi dengan HPP (Harga Pokok Penjualan). HPP melingkup pembelian bahan baku, biaya gaji pegawai, biaya pengiriman, diskon tunai, dan sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Netto <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah istilah pendapatan yang didapat setelah dikurangi biaya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">expense <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">seperti beban administrasi, beban penjualan, dan lain-lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>27. Venture capital<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah yang merujuk pada investasi yang dilakukan oleh perusahaan besar atau organisasi berupa modal yang diberikan kepada perusahaan kecil atau startup yang memiliki potensi pertumbuhan yang tinggi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>28. Client\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah untuk seseorang atau perusahaan yang menggunakan jasa atau layanan dari perusahaan atau individu lain. Client biasanya membutuhkan kerjasama dan nasihat yang personal dan biasanya bersifat jangka panjang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya adalah perusahaan yang menggunakan jasa firma hukum.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>29. Invoice\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Invoice atau sering disebut dengan faktur adalah dokumen resmi yang mencantumkan kuantitas, harga, syarat, instruksi pembayaran, dan detail lainnya mengenai sebuah produk atau layanan jasa yang dijual. Invoice juga sering disebut sebagai tagihan.<\/span><\/p>\n<h3><b>30. MOU\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MOU (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">memorandum of understanding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) atau sering disebut sebagai nota kesepakatan adalah kesepakatan pendahuluan yang dilakukan oleh 2 belah pihak atau lebih.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MOU tidak terikat oleh undang-undang sehingga kesepakatan yang dilakukan hanya mengartikan tanggung jawab moral dan komitmen penuh dari kedua belah pihak.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>31. Kredit\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah peminjaman uang yang diberikan oleh bank kepada nasabah yang harus dibayar kembali dalam jangka waktu tertentu. Kredit biasanya digunakan oleh perusahaan untuk kebutuhan finansial seperti modal usaha, pembelian aset, atau investasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>32. Laba\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laba atau profit adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan selisih antara hasil dari penjualan dengan HPP. Laba bertujuan untuk menunjukkan jumlah keuntungan bersih yang diperoleh perusahaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>33. Likuidasi\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah proses pembubaran perusahaan sebagai badan hukum oleh likuidator yang meliputi pembayaran kredit perusahaan, penjualan aset perusahaan, penagihan piutang, dan pembagian sisa aset dari perusahaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>34. Komisi\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah pembayaran terhadap agen atau pegawai atas jasa yang telah diberikannya. Komisi diberikan saat pegawai atau agen berhasil mencapai tingkat penjualan tertentu atau tambahan upah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>35. Deflasi\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah yang merujuk pada kondisi ekonomi negara yang terguncang karena jumlah harga barang dan jasa yang terus menurun ketika nilai mata uang meningkat. Deflasi mempengaruhi laju ekonomi karena mengakibatkan penurunan produksi dan peningkatan angka pengangguran.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>36. Inflasi\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah yang merujuk pada ketidakstabilan ekonomi di mana harga barang dan jasa terus meningkat sementara nilai mata uang menurun sehingga mengurangi kemampuan daya beli masyarakat. Inflasi sendiri dibagi menjadi inflasi ringan, sedang, berat, dan hiperinflasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Ingat dan Pahami Istilah di Atas, Ya!\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah-istilah yang telah dibahas diatas adalah beberapa istilah yang sering digunakan dalam dunia bisnis. Sebagai pebisnis atau calon pebisnis, istilah di atas sangat penting agar kamu dapat memahami kondisi yang terjadi di perusahaan kamu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Demikian artikel mengenai istilah bisnis ini, jangan lupa untuk mengingat istilah di atas ya. Semoga bermanfaat!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai seorang pebisnis, terdapat beberapa istilah dalam bisnis yang harus kamu ketahui dan pahami. Sebab, dalam dunia bisnis terdapat banyak istilah yang digunakan untuk menggambarkan situasi tertentu.\u00a0 Istilah ini harus kamu ketahui agar dapat memahami atau melakukan komunikasi bisnis dengan tepat dan mengetahui kekurangan dan juga kelebihan dari perusahaan.\u00a0 Artikel ini telah merangkum berbagai istilah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":12829,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[25,29],"class_list":["post-12800","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business","tag-business","tag-featured-business"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12800","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12800"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12800\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13020,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12800\/revisions\/13020"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12829"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12800"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12800"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12800"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}