{"id":12701,"date":"2025-04-23T03:58:35","date_gmt":"2025-04-23T03:58:35","guid":{"rendered":"https:\/\/dewatalks.com\/blog\/?p=12701"},"modified":"2025-10-01T11:51:23","modified_gmt":"2025-10-01T04:51:23","slug":"tren-bisnis-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/tren-bisnis-indonesia\/","title":{"rendered":"Menelusuri Keadaan Bisnis dan Tren Bisnis Populer di Indonesia"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap bulan atau tahun, tren bisnis Indonesia selalu berganti dan menciptakan inovasi baru. Perubahan yang cepat ini mendorong para pebisnis untuk membuat usaha yang dapat bertahan dengan perubahan-perubahan tren tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perubahan tren ini juga membantu meningkatkan dan mendorong perputaran roda ekonomi di Indonesia. Akan tetapi, dengan kemajuan zaman ini apakah ekonomi Indonesia dapat bertahan dan bersaing dengan negara lain? Serta tren bisnis populer apa yang dapat bertahan lama?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan khawatir karena artikel ini akan membahas topik di atas dengan seksama. Mari simak artikel ini sampai akhir!\u00a0<\/span><\/p>\n\n<h2><b>Keadaan Bisnis di Indonesia\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keadaan bisnis di Indonesia secara keseluruhan menunjukkan hasil yang positif. Ekonomi Indonesia di tahun 2024 mengalami peningkatan sebesar 5,03% dari tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan pernyataan dari Kementerian Keuangan, ekonomi Indonesia diperkirakan akan mengalami peningkatan sebesar <\/span><a href=\"https:\/\/mediakeuangan.kemenkeu.go.id\/article\/show\/ekonomi-indonesia-diproyeksi-akan-kembali-tembus-5-persen#:~:text=Sementara%20itu%2C%20Bank%20Indonesia%20memperkirakan,perekonomian%20di%20akhir%20tahun%202024.\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">5,1%<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peningkatan ini menunjukkan bahwa bisnis di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya dan diharapkan akan meningkat lagi di tahun selanjutnya. Peningkatan bisnis di Indonesia sendiri didukung dengan bantuan pemerintah berupa bantuan dana UMKM hingga pembangunan infrastruktur seperti akses jalanan, pelabuhan, dan bandara.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan meningkatnya ekonomi, bisnis pun semakin bertumbuh dan mendorong terciptanya tren bisnis terbaru. Tren bisnis ini telah bermunculan secara drastis di sekitar tanpa kamu sadari. Lantas apa saja tren bisnis itu? Berikut penjelasannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Tren Bisnis di Indonesia\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tren bisnis di Indonesia selalu silih berganti setiap saatnya. Berikut adalah beberapa tren bisnis di Indonesia yang mendapatkan kepopulerannya dari tahun ke tahun, di antaranya:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Bisnis Online\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seiring dengan perkembangan digital, pertumbuhan bisnis online pun juga semakin meningkat. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) di tahun 2024, tingkat penetrasi internet di Indonesia adalah <\/span><a href=\"https:\/\/apjii.or.id\/berita\/d\/apjii-jumlah-pengguna-internet-indonesia-tembus-221-juta-orang\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">79,5%<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> atau sebanyak 221.563.479 jiwa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tingginya jumlah pengguna internet memberikan pengaruh terhadap kenaikan pertumbuhan bisnis e-commerce di Indonesia hingga sebanyak <\/span><a href=\"https:\/\/jiped.org\/index.php\/JSE\/article\/download\/493\/319\/#:~:text=Meningkatnya%20jumlah%20pengguna%20internet%20berpengaruh,melalui%20WhatsApp%2C%20Line%2C%20Telegram.\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">30,5%<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Bisnis e-commerce digemari karena efisien dan menghemat waktu. Di mana konsumen dapat belanja di mana saja dan kapan saja selama memiliki koneksi internet.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisnis online juga dianggap lebih hemat biaya karena penjualnya tidak membutuhkan toko fisik dalam melakukannya. Contoh platform marketplace bisnis online yang populer di Indonesia adalah Shopee, Tokopedia, Lazada, dan Blibli.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Bisnis F&amp;B (<\/b><b><i>Food and Beverages<\/i><\/b><b>)\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisnis F&amp;B merupakan salah satu bisnis yang digemari oleh para pebisnis karena merupakan salah satu sektor bisnis yang stabil dan digemari oleh masyarakat Indonesia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sektor F&amp;B sendiri mengalami pertumbuhan sebanyak <\/span><a href=\"https:\/\/www.tempo.co\/ekonomi\/industri-makanan-dan-minuman-tumbuh-5-53-persen-beri-sumbangan-terbesar-ke-pdb--12737\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">5,53%<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> di tahun 2024 dan telah menyumbang sebesar 38,4% kepada PDB (Produk Domestik Bruto).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertumbuhan kelas menengah sendiri dianggap sebagai salah satu pendorong peningkatan kesuksesan sektor F&amp;B. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, sebanyak 49,25% penduduk Indonesia menghabiskan uang mereka ke sektor F&amp;B.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tren dari produk F&amp;B sendiri selalu silih berganti di setiap bulannya. Contoh beberapa produk bisnis F&amp;B yang populer adalah minuman boba, fast food, katering makanan sehat, rice box, pastry, dan masih banyak lagi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Bisnis Coffee Shop\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisnis coffee shop merupakan salah satu bisnis yang selalu muncul di setiap bulannya. Bisnis ini sendiri dianggap sebagai salah satu sektor bisnis yang populer karena tidak hanya berfokus menjual minuman atau makanan saja tetapi juga tempat dan suasana.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan survei Good Stats, mayoritas pengunjung coffee shop adalah anak muda sebanyak <\/span><a href=\"https:\/\/goodstats.id\/article\/daya-tarik-kedai-kopi-di-mata-anak-muda-2024-kebiasaan-pengeluaran-dan-alasan-mereka-ZTfhp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">27%<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Tujuan pengunjung coffee shop sendiri adalah menikmati kopi atau hidangan lain (57,1%) dan sebagai tempat bekerja atau berkumpul (50,2%)\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Coffee shop di Indonesia pun semakin merajalela di mana pada tahun 2023 menuju 2024 jumlah coffee shop di Indonesia sudah mencapai 10.000 dan terus bertambah setiap saatnya. Mayoritas coffee shop di Indonesia sendiri merupakan chain shop, di mana salah satu chain coffee shop yang paling populer adalah Tomoro Coffee dengan total 600 gerai di akhir tahun 2024.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Bisnis berbasis teknologi (IT service)\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisnis IT service adalah salah satu bisnis yang mengalami kenaikan drastis karena pertumbuhan teknologi. Banyak perusahaan besar lokal maupun internasional mencari bantuan IT guna membuat atau melindungi website perusahaan mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Layanan IT service biasa menyediakan layanan keamanan siber, manajemen data perusahaan, pengembangan atau pemasangan hardware dan software, desain website, pemasaran digital, dan lain sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Layanan ini tentunya dibutuhkan oleh perusahaan besar untuk meningkatkan performa brand atau jasa mereka. Tercatat pada awal tahun 2024, terdapat sebanyak <\/span><a href=\"https:\/\/kazokku.com\/blog\/2024\/06\/20\/tenaga-kerja-it-indonesia-hkn\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">1,2<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> juta IT profesional di Indonesia. Data ini menunjukkan tingkat kegemaran masyarakat terhadap sektor IT.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Bisnis produk kecantikan dan skincare\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisnis produk kecantikan dan skincare terus bertumbuh setiap tahunnya. Di tahun 2024, terdapat sebanyak 1200 unit usaha kecantikan dalam skala usaha kecil dan menengah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sektor bisnis kecantikan digemari oleh kalangan generasi muda maupun dewasa. Brand kosmetik yang menggunakan bahan natural dan terpercaya tentunya lebih digemari konsumen, maka dari itu kebanyakan bisnis menggunakan kata \u201cnatural\u201d untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Platform yang populer untuk melakukan marketing bisnis ini adalah Tiktok, di mana sebanyak <\/span><a href=\"https:\/\/cacaflymetrodata.com\/id\/the-power-of-tiktok-untuk-strategi-marketing-produk-kosmetik-lokal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">45%<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> konsumen melakukan transaksi setelah melihat video dari\u00a0 brand di Tiktok. Salah satu brand kecantikan yang populer di Indonesia adalah Skintific, yang di mana berhasil mendapatkan nilai penjualan sebesar Rp 70 juta di tahun 2024.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Bisnis kesehatan\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisnis kesehatan merupakan salah satu sektor bisnis yang sedang naik daun di tahun ini. Bisnis kesehatan mencakup alat-alat kesehatan maupun produk kesehatan seperti suplemen, obat-obatan, dan sebagainya. Paska pandemi COVID-19, Ketua ASPAKI Erwin Hermanto menjelaskan bahwa jumlah permintaan produk alat kesehatan meningkat pesat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di tahun 2023, nilai pasar industri kesehatan lokal mencapai Rp 34,23 triliun dan terus mengalami peningkatan di setiap tahunnya. Pernyataan ini didukung dengan peningkatan total perusahaan alat kesehatan di 2024 yang mencapai 1.199 perusahaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain peralatan kesehatan, industri farmasi di Indonesia juga meningkat dengan total 240 unit perusahaan. Di tahun 2024, terdapat 11 perusahaan yang bernaung dibawah BEI (Bursa Efek Indonesia) dengan total aset sebesar Rp 80,1 triliun. Beberapa perusahaan farmasi Indonesia yaitu Kalbe Farma, Sanbe Farma, Dexa Medica, &amp; Pharos Indonesia.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>7. Bisnis agensi\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisnis agensi merupakan sektor bisnis yang bergerak di bidang jasa yang membantu mengelola aspek atau pekerjaan tertentu dari perusahaan klien. Agensi dapat bekerja sebagai pemasaran, tim kreatif, PR, periklanan, sosial media talent, event, dan sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dikutip di akhir tahun 2023, jumlah bisnis agensi yang bergerak di bidang digital marketing meningkat sebesar <\/span><a href=\"https:\/\/lensagram.com\/agency-digital-marketing-di-indonesia-hadapi-era-baru-persaingan-dan-inovasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">40%<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. PT Dyandra Media International mencatat pendapatan mereka di tahun 2024 mencapai Rp 1,458 triliun, yang di mana meningkat sebesar 10% dari tahun sebelumnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa agensi digital marketing yang populer adalah Belajarlagi, Isobar Indonesia, Mirum Indonesia, dan InboundID.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>8. Bisnis berbasis subscription\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisnis berbasis subscription adalah bisnis yang mendorong penggunanya untuk berlangganan untuk dapat menikmati fitur yang mereka miliki. Bisnis ini dapat bersifat digital maupun tidak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisnis subscription yang berbasis digital di antaranya adalah:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Streaming: Prime Video, Netflix, Spotify, Viu, Youtube, dan sebagainya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Informasi: Kompas.com, Tempo.co, CNN Indonesia, Bisnis.com, dan sebagainya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Layanan digital: VPN, Google Drive (menambah storage), software, dan sebagainya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Aplikasi kesehatan: Halodoc, aplikasi GYM membership, dan sebagainya<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisnis berbasis subscription cukup digemari di kalangan masyarakat Indonesia karena fitur premium yang mereka sediakan. Terlebih lagi beberapa bisnis ini memungkinkan penggunanya untuk berbagi layanan dengan keluarga atau teman.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>9. Bisnis produk ramah lingkungan\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisnis yang menggunakan produk ramah lingkungan tercatat lebih digemari oleh penduduk Indonesia. Survei Snapcart mencatat sebanyak <\/span><a href=\"https:\/\/goodstats.id\/article\/kesadaran-meningkat-84-warga-indonesia-sudah-gunakan-produk-eco-friendly-ep3bN\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">50%<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> penduduk menggunakan kemasan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">eco-friendly<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan 38% responden mengubah diet mereka menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">plant-based<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebanyak 38% responden menggunakan produk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">eco-friendly<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk menyelamatkan bumi dan 28% responden menyatakan bahwa produk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">eco-friendly<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bersifat lebih sehat. Kenaikan penggunaan produk kemasan eco-friendly mengalami peningkatan karena gerakan hidup \u201chijau\u201d, di mana para pengikutnya memilih untuk menggunakan produk yang tidak merusak bumi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisnis ramah lingkungan pun juga bermanfaat untuk meningkatkan branding dan keuntungan bisnis. Hal ini menunjukkan bahwa bisnis bersifat ramah lingkungan akan semakin digemari dari tahun ke tahun. Beberapa bisnis yang bersifat eco-friendly adalah bisnis thrift, daur ulang, organik, pupuk organik, bank sampah, dan sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Tertarik Memulai Bisnis dengan Tren di Atas?\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keadaan ekonomi di Indonesia telah menunjukkan hasil yang positif. Hal ini tentunya membantu kegiatan bisnis agar dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Dengan perputaran ekonomi yang positif, masyarakat dapat menciptakan inovasi berupa tren bisnis untuk menarik konsumen.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tren bisnis yang sedang populer dan digemari oleh masyarakat adalah bisnis online, F&amp;B, coffee shop, teknologi, produk kecantikan, dan sebagainya. Bisnis-bisnis ini dapat memberikan keuntungan yang tinggi dan akan selalu relevan seiring dengan perkembangan tahun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Demikian artikel ini, semoga bermanfaat! Temukan artikel informatif lainnya seputar bisnis dan marketing di <a href=\"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/\">blog Dewatalks<\/a>!\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap bulan atau tahun, tren bisnis Indonesia selalu berganti dan menciptakan inovasi baru. Perubahan yang cepat ini mendorong para pebisnis untuk membuat usaha yang dapat bertahan dengan perubahan-perubahan tren tersebut.\u00a0 Perubahan tren ini juga membantu meningkatkan dan mendorong perputaran roda ekonomi di Indonesia. Akan tetapi, dengan kemajuan zaman ini apakah ekonomi Indonesia dapat bertahan dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[24],"class_list":["post-12701","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-all","tag-other-featured"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12701","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12701"}],"version-history":[{"count":18,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12701\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13916,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12701\/revisions\/13916"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12701"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12701"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewatalks.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12701"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}