Apa Itu Social Media Advertising? Definisi, Manfaat, Platform, dan Tips Melakukannya

Social media advertising adalah strategi pemasaran yang menggunakan iklan digital pada platform social media yang digunakan bisnis. Tujuannya adalah meningkatkan awareness dan penjualan dari bisnis.

Tanggal

June 30, 2025

Author

Ivan Kurniawan

Share Blog

Social media advertising adalah strategi pemasaran digital yang ramai digunakan oleh para pebisnis saat ini. Perkembangan teknologi digital dan penggunaannya yang mudah memungkinkan iklan yang dipasang untuk mencapai target audiens yang diinginkan. Ini yang membuat social media ads menjadi pilihan bagi banyak orang. 

Menurut smallbiztrends, sebuah bisnis harus mengalokasikan dana marketingnya sebesar 15%-25% untuk digunakan ke social media advertising. Hal ini menunjukkan bahwa social media advertising merupakan salah satu strategi pemasaran yang efektif dalam dunia bisnis. 

Tertarik mengetahui apa itu social media advertising? Simak artikel ini sampai akhir ya! 

Apa Itu Social Media Advertising? 

Social media advertising adalah strategi pemasaran digital yang menggunakan iklan berbayar di platform social media. Iklan tersebut dapat berupa gambar, video, atau teks sesuai dengan preferensi dari pengiklan. 

Social media advertising juga digunakan sebagai alat komunikasi antara brand dengan pelanggannya. Tujuan dari social media advertising sendiri adalah meningkatkan brand awareness, membangun hubungan dengan pelanggan, meningkatkan konversi, dan lain sebagainya. 

Selain itu, social media advertising juga digunakan untuk membantu brand lebih dikenali oleh lebih banyak orang. Sebab, algoritmanya yang akan memunculkan iklan pada setiap beberapa postingan yang berhubungan.

Jenis-jenis Platform Social Media Advertising 

Dalam melakukan social media advertising, kamu harus memilih platform yang sesuai dengan kebutuhan dan bisa mendukung jenis iklan yang ingin kamu pasang. 

Berikut adalah beberapa platform social media yang populer digunakan untuk social media advertising, di antaranya: 

1. Instagram 

Instagram memiliki 2 miliar pengguna aktif dan terus bertambah setiap bulannya. Instagram sendiri merupakan social media yang populer baik di kalangan remaja maupun dewasa. 

Instagram juga dapat menargetkan audiens secara spesifik berdasarkan demografi yang diinginkan pengiklan. Jika iklan mendapatkan view sebesar 1% dari total seluruh pengguna instagram, tandanya kamu sudah mendapatkan sebuah keuntungan yang sangat besar. 

Instagram juga memiliki fitur yang yang bisa digunakan untuk memasang iklan seperti feeds, stories, IG TV. Tipe iklannya mencakup foto, video, carousel, dan masih banyak lagi. 

2. Facebook 

Facebook merupakan platform social media yang paling besar di dunia dengan pengguna aktif sekitar 2,9 miliar. Facebook juga disebut sebagai platform yang paling efisien untuk pemasaran digital. 

Tingkat konversi facebook sendiri adalah 9% yang di mana relatif tinggi dibanding penggunaan platform social media lainnya. Dikarenakan kebanyakan dari pengguna facebook adalah orang dewasa dan memiliki pekerjaan tetap, sehingga mereka lebih berani dalam melakukan transaksi. 

Facebook juga dapat menargetkan audiens iklan sesuai demografinya sehingga iklan lebih efektif. Untuk tipe iklan, facebook menyediakan foto, video, messenger, dan lain-lain. 

3. Tiktok 

Tiktok merupakan platform social media yang terhitung masih baru namun populer di kalangan pengguna internet. Saat ini tiktok memiliki pengguna aktif sekitar 1.5 miliar dan terus bertambah. 

Tiktok sendiri merupakan platform social media yang memiliki fitur advertising yang paling modern dan menjanjikan sehingga ramai digunakan oleh pebisnis. Dikarenakan tiktok menggunakan elemen visual sebagai kontennya sehingga lebih menarik untuk dilihat. 

Fitur tiktok yang dapat digunakan untuk advertising adalah FYP, Tiktok Shop, Tiktok Live, dan lainnya. 

4. Twitter 

Twitter atau X adalah salah satu platform social media advertising yang fleksibel. Saat ini twitter memiliki pengguna aktif sekitar 700 juta orang. 

Twitter dikatakan fleksibel karena audiens dapat berinteraksi dengan brand atau satu sama lain lewat kolom komentar iklan. Interaksi yang dilakukan dapat berupa komentar, like, repost, atau quote. 

Twitter sendiri merupakan platform yang memiliki perputaran trend yang cukup cepat, makanya platform ini dapat meningkatkan brand awareness secara lebih cepat. 

Iklan yang muncul di twitter dapat berupa video, foto, atau teks, nantinya iklan ini dapat muncul sebagai halaman sendiri atau di dalam thread. 

5. Youtube

Youtube merupakan social media yang digunakan hampir semua pengguna internet. Karena kontennya yang bersifat video dan tidak memiliki batasan durasi. Youtube juga  digemari oleh semua orang dari kalangan umur manapun.

Dalam menggunakannya, iklan dapat berupa video, foto, gambar, atau berbentuk tulisan saja. Youtube juga memberikan banyak tipe iklan yang bisa digunakan sesuai kebutuhan pengiklan. 

Tipe iklan yang ada di youtube seperti display ads, skippable dan non-skippable in stream ads, overlay ads, pre-roll dan mid-roll ads, dan sebagainya. 

6. Linkedin 

Linkedin cukup berbeda dengan platform lainnya karena penggunanya adalah profesional dan sudah memiliki pekerjaan tetap, sehingga penargetannya sendiri berdasarkan kualifikasi dan riwayat pekerjaan mereka. Karena itu linkedin digunakan untuk penargetan audiens B2B. 

Linkedin memiliki cara kerja yang berbeda dibanding platform lainnya, di mana kamu dapat memilih untuk mengirim iklan ke pengguna yang kamu inginkan secara langsung. Hal yang biasa dikirimkan berupa dorongan untuk membaca konten, lamaran kerja, atau sekadar follow. 

Manfaat Social Media Advertising 

Social media advertising memiliki beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan. Berikut beberapa manfaat dari penggunaan social media advertising, di antaranya: 

1. Harga yang terjangkau 

Biaya operasional dari penggunaan social media advertising sendiri cenderung lebih murah dibandingkan jenis pemasaran lainnya. Contohnya iklan TV sendiri membutuhkan biaya sekitar 10 juta sampai 140 juta lebih. 

Iklan luar ruangan seperti billboard, car branding, dan sebagainya membutuhkan biaya yang tentunya tidaklah sedikit. Sementara dengan menggunakan social media advertising, biaya iklan yang kamu keluarkan bisa disesuaikan dengan anggaran dan kualitas iklan yang dibutuhkan. 

Pembayarannya lebih fleksibel dan tentunya lebih hemat biaya. Hal ini menjadikan social media advertising sebagai media pemasaran yang cocok untuk bisnis yang masih merintis atau baru. 

2. Jangkauan audiens lebih luas 

Seperti yang kita ketahui, pengguna dari sosial media sendiri sangat banyak dan berasal dari segala penjuru dunia. Platform sosial media seperti Instagram saja memiliki kurang lebih 2 miliar pengguna aktif dan terus bertambah setiap bulannya. 

Maka dari itu kemungkinan iklan yang dipasang dilihat oleh audiens yang lebih luas sangatlah tinggi. Tidak peduli audiens berasal dari lokasi atau negara mana, iklan tersebut akan tetap ditampilkan dan dilihat selama mereka menggunakan platform social media tersebut.  

3. Segmentasi pasar

Dalam penggunaan social media advertising, pengiklan dapat menargetkan audiens iklan mereka secara spesifik. Pengiklan hanya perlu memasukkan demografi audiens seperti usia, gender, lokasi, pekerjaan, pendapatan, dan lain sebagainya . 

Dengan begitu, iklan akan menjadi lebih efektif dan dapat dengan mudah dikategorisasikan ke audiens yang ingin dituju. 

4. Meningkatkan awareness 

Sebagai pemilik usaha, tentunya kamu ingin agar usaha menjadi lebih terkenal dan diketahui oleh lebih banyak orang. Dengan memasang iklan di social media, kemungkinan brand awareness menjadi meningkat tidaklah kecil. 

Hal yang perlu dilakukan hanyalah konsisten dalam posting konten, mengoptimasi iklan, dan menggunakan hashtag yang ramah bisnis. Selain itu, beberapa platform social media juga memiliki fitur shopping yang mendukung penggunanya untuk berbelanja dan mengetahui informasi suatu produk dengan lebih detail. 

5. Meningkatkan konversi 

Iklan dari social media marketing sendiri dapat menjangkau audiens yang luas. Semakin banyaknya jumlah audiens iklan, semakin tinggi pula kemungkinan konversi terjadi. 

Terutama jika audiens tersebut sudah ditargetkan secara spesifik. Hal ini akan membantu sistem untuk menargetkan audiens yang benar-benar membutuhkan produk kamu, sehingga memungkinkan terjadinya peningkatan konversi. 

6. Sarana komunikasi 

Selain digunakan sebagai strategi pemasaran, social media advertising juga digunakan sebagai platform komunikasi dengan konsumen. Beberapa iklan yang dipasang di social media biasanya memiliki kolom komentar. Pada kolom komentar ini, konsumen dapat memberikan tanggapan mereka terhadap iklan tersebut. 

Selain memberikan tanggapan, customer juga dapat bertanya mengenai produk yang dipromosikan, dan lain sebagainya. Lewat kolom komentar ini, kamu dapat membangun hubungan dengan pelanggan dan membuat image bisnis kamu menjadi positif. 

7. Sebagai indikator kesuksesan 

Social media advertising memiliki fitur yang dapat digunakan untuk mengukur efektivitas dari iklan yang dipasang. Fitur ini disebut insights, lewat fitur ini pengiklan dapat melihat engagement, conversion, dan data analitik lain dari iklan yang dipasang. 

Dengan data ini, pengiklan dapat membandingkan hasil kesuksesan iklan yang dipasang sebelumnya dan sekarang. Berdasarkan data tersebut, pengiklan dapat melakukan optimasi atau merubah kampanye iklan tersebut. 

Tips Menggunakan Social Media Advertising 

Berikut beberapa tips agar social media advertising kamu berjalan dengan lancar. Berikut penjelasannya:                                                                                                                                 

1. Pilih platform yang akan digunakan 

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memilih platform. Kamu dapat menggunakan semua platform social media secara sekaligus namun pasti akan memakan biaya yang cukup banyak. 

Mulailah dengan menganalisis platform yang paling populer dan cocok untuk iklan produk kamu. Setelah iklan dipasang, lakukan evaluasi platform untuk menentukan mana yang efektif dan tidak. Nantinya iklan dapat dilanjutkan di platform yang efektif saja. 

2. Kenali target audiens

Sebagai pebisnis kamu harus mengetahui untuk siapa produk bisnis ditujukan. Dengan menganalisis preferensi audiens, kamu dapat membuat strategi yang efektif untuk audiens dengan kategori preferensi tertentu. 

Target audiens yang sudah ditetapkan pun dapat mempermudah kamu untuk berfokus pada hal lain tanpa harus selalu berfokus kepada audiens. 

3. Tentukan tujuan iklan 

Tujuan dari iklan yang dibuat tentunya harus jelas, baik itu digunakan untuk meningkatkan awareness atau untuk meningkatkan konversi. 

Perlu diketahui bahwa iklan untuk meningkatkan penjualan pasti akan memiliki konteks yang berbeda dengan iklan untuk meningkatkan awareness. Tujuan iklan yang jelas akan mempermudah kamu dalam melakukan promosi nantinya. 

4. Buat konten yang menarik 

Konten dari iklan sendiri tentunya harus menarik. Dikarenakan iklan yang menarik dan unik tentunya akan lebih digemari oleh audiens. Kamu dapat menambahkan elemen visual yang menarik atau menggunakan logo brand sebagai aset promosi. 

Iklan yang memiliki ciri khas sendiri tentunya akan lebih diingat oleh customer. 

Tertarik Melakukan Social Media Advertising?  

Social media advertising adalah strategi pemasaran digital yang menggunakan iklan berbayar di platform social media. Tujuan dari iklan ini sendiri adalah untuk meningkatkan brand awareness, meningkatkan konversi, meningkatkan traffic, dan sebagainya. 

Platform social media sendiri beragam dan memiliki cara kerja yang berbeda sehingga kamu harus menyesuaikan iklan yang dipasang dengan platform tersebut. Demikian informasi dari artikel ini, semoga membantu ya! 

Perluas Insight dari Webinar Gratis

Simak rekaman webinar informatif seputar website, bisnis, marketing, hingga cyber security dengan pembicara profesional di bidangnya. Akses videonya kapan saja dan di mana saja tanpa biaya.

Featured Video/Webinar

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nulla commodo a erat sit amet imperdiet. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Kategori

Artikel Digital Marketing Lainnya

cover-blog-dewatalks
Mengetahui Apa Itu Digital Marketing, Kelebihan, dan Jenis-jenisnya
Digital marketing adalah strategi yang dilakukan oleh pebisnis untuk memasarkan produknya secara online....
cover-blog-dewatalks
Mengenal Pentingnya Digital Marketing untuk Bisnis
Tidak bisa dipungkiri betapa pentingnya digital marketing di zaman sekarang. Zaman di mana semua hal...
cover-blog-dewatalks
25+ Istilah dalam Digital Marketing yang Perlu Diketahui Marketer
Beberapa istilah dalam digital marketing pastinya sudah tidak asing lagi ditelinga kalian. Dunia digital...