Riset pasar adalah aktivitas atau tindakan pencarian, pengumpulan, dan analisis data yang berperan penting dalam kegiatan pemasaran. Sebagai seorang pebisnis, riset pasar adalah kegiatan yang wajib dilakukan guna meningkatkan perkembangan dan keberlangsungan sebuah bisnis.
Data dari NumberAnalytics menyatakan, bahwa perusahaan yang melakukan riset pasar dapat melakukan identifikasi saluran pemasaran yang efektif dan mengurangi pemborosan anggaran hingga sebesar 30%.
Tertarik mengetahui riset pasar dan perannya dalam dunia bisnis? Simak artikel ini sampai akhir ya!
Apa Itu Riset Pasar?
Riset pasar adalah kegiatan atau aktivitas berupa pencarian, pengumpulan, dan analisis data-data yang memiliki peran penting dalam strategi pemasaran guna menghasilkan strategi pemasaran yang efektif dan selaras dengan tujuan utama perusahaan.
Tujuan dari riset pasar adalah menemukan potensi yang bisa dicapai dari sebuah produk yang akan dikeluarkan perusahaan atau sudah ada. Untuk mengetahui potensi tersebut, riset harus dilakukan untuk mengetahui keadaan pasar dan dampak dari situasi kepada produk.
Kegiatan riset pasar dapat dilakukan tiap minggu, bulan, atau tahun sesuai dengan kebutuhan dari perusahaan. Oleh karena tingkat kepentingannya yang cukup tinggi, beberapa perusahaan bahkan memiliki tim riset khusus untuk melakukan riset pasar secara berkala.
Ruang Lingkup dalam Riset Pasar
Jangkauan riset pasar sendiri cukup besar, di mana hal ini mencakup berbagai elemen atau aspek penting dalam strategi pemasaran. Berikut adalah beberapa aspek yang dapat dicari dalam ruang lingkup riset pasar, di antaranya:
1. Konsumen
Riset konsumen mencakup demografi konsumen seperti usia, penghasilan, perilaku, hingga preferensi dan kebutuhan mereka. Konsumen merupakan target utama dalam pemasaran sehingga menjadikan konsumen sebagai salah satu aspek utama yang dicari dalam riset pasar.
2. Produk
Riset produk mencakup hal-hal seperti:
- Kualitas dan kinerja dari produk.
- Tampilan dan dampak psikologi dari produk terhadap konsumen.
- Masalah yang dapat diselesaikan produk.
- Perbandingan design lama dan baru.
Seperti yang diketahui, tujuan dari pembuatan produk adalah untuk menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi oleh konsumen. Maka dari itu, ke-4 poin di atas berperang penting untuk mengukur keefektifan produk.
3. Pasar
Riset pasar dilakukan untuk mengetahui data mengenai hal berikut:
- Potensi pasar terhadap produk yang akan dijual.
- Tren pasar yang sedang berlangsung dan digemari konsumen.
- Segmentasi pasar, di mana pasar akan dibagi berdasarkan kemiripan karakteristiknya.
Ketiga poin di atas digunakan untuk memperkirakan kondisi dan situasi dalam pasar, dan apakah mungkin bagi perusahaan untuk merilis produk ke pasar.
4. Pemasaran
Pemasaran atau promosi adalah tindakan menawarkan produk kepada konsumen dengan menggunakan cara yang menarik perhatian mereka. Riset yang dilakukan dalam strategi pemasaran mencakup hal sebagai berikut:
- Platform pemasaran yang digemari konsumen.
- Tren tipe pemasaran yang sedang populer.
- Efektivitas pemasaran yang dilakukan.
- Metode pemasaran yang digemari konsumen (teks, gambar, video).
5. Kompetitor
Riset yang ditargetkan untuk kompetitor biasanya mengarah pada strategi yang mereka gunakan dan jumlah kompetitor yang melakukan persaingan secara langsung dan tidak langsung. Contoh dari persaingan secara langsung adalah persaingan Pepsi dan Coca Cola sejak 1970 yang menggunakan iklan untuk menyerang satu sama lain.
6. Harga
Riset harga adalah aspek yang paling sensitif dalam dunia pemasaran. Dikarenakan harga sebuah produk dapat menentukan apakah produk tersebut akan laku terjual atau tidak sama sekali. Hal yang menjadi riset utama dalam aspek harga adalah sebagai berikut:
- Kemampuan daya beli masyarakat.
- Total harga yang kompetitif di pasar.
- Biaya penjualan dapat menutupi biaya produksi.
- Jumlah keuntungan yang didapat dari harga jual.
7. Distribusi
Distribusi adalah jalan yang harus ditempuh oleh produk untuk mencapai konsumen akhirnya. Dalam melakukan riset distribusi terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu:
- Jalur distribusi yang efektif.
- Biaya mitra distribusi.
- Aksesibilitas dari produk menuju konsumen.
- Lokasi potensi pendirian toko atau supply produk.
Metode dalam Melakukan Riset Pasar
Dalam melakukan riset pasar, terdapat beberapa metode yang sering digunakan untuk mengumpulkan data riset secara efektif. Berikut beberapa metode riset pasar yang efektif, di antaranya:
1. Wawancara
Wawancara adalah metode pengumpulan informasi berupa pemberian pertanyaan yang mendalam secara langsung terhadap responden. Pertanyaan yang diberikan kepada responden biasanya mengandung atau berhubungan dengan produk atau kepentingan perusahaan.
2. Survei
Survei adalah metode pengumpulan informasi berupa kuesioner fisik atau digital yang dapat diisi secara langsung oleh responden. Survei dilakukan untuk mengumpulkan data mengenai preferensi dan pendapat dari konsumen. Dalam melakukan survei, kamu dapat melakukannya lewat telepon, email, form digital, atau tatap muka secara langsung.
3. Observasi
Observasi adalah metode pengumpulan informasi berupa kunjungan secara langsung atau online untuk mengetahui kondisi toko atau kinerja dari penjualan produk. Metode ini dilakukan untuk menganalisis perilaku dan pola belanja dari konsumen.
4. FGD (focus group discussion)
FGD adalah metode pengumpulan informasi berupa pertemuan sekelompok orang yang masing-masing merepresentasikan target pasar, dan dipadu dengan moderator untuk mendapatkan insight mendalam mengenai konsumen mulai dari perilaku, minat, dan preferensi.
5. Analisis data
Analisis data adalah metode pengumpulan informasi berupa proses analisis data yang sudah tersedia seperti data penjualan produk, data konsumen, data kampanye pemasaran, dan data platform pemasaran. Analisis ini dilakukan untuk mengetahui keefektifan dari setiap kegiatan yang dilakukan perusahaan hingga saat ini.
6. Uji coba produk
Uji coba produk adalah metode pengumpulan informasi berupa pemberian sampel gratis terhadap konsumen menggunakan produk baru atau yang sudah ada untuk mengetahui preferensi dan minat konsumen dalam membeli produk tersebut.
Manfaat Melakukan Riset Pasar
Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari melakukan riset pasar, di antaranya yaitu:
1. Memahami kompetitor
Dengan melakukan riset pasar, kamu jadi bisa lebih memahami kompetitor mulai dari strategi pemasaran, kualitas produk, hingga alasan kesuksesannya. Data kompetitor yang telah dikumpulkan dapat dijadikan referensi dan diimplementasikan dalam strategi bisnis kamu.
2. Mengurangi risiko kegagalan
Riset pasar dilakukan untuk mengurangi risiko kegagalan dari bisnis yang kamu jalankan. Berdasarkan data yang telah dikumpulkan, kamu dapat mengambil keputusan dengan lebih valid dan tidak berdasar pada asumsi atau keinginan pribadi. Hal ini tentunya membantu menghindari risiko kegagalan dalam bisnis.
3. Memahami tren pasar
Lewat data yang telah dikumpulkan, kamu dapat mengetahui tren pasar yang sedang populer dan dilakukan oleh bisnis lainnya. Tren pasar tersebut nantinya dapat diimplementasikan dalam strategi pemasaran produk agar dapat bersaing dengan bisnis lain.
4. Mendukung perencanaan strategi pemasaran
Strategi pemasaran hanya menghasilkan dua kemungkinan yaitu berhasil dan gagal. Jika berhasil, maka tingkat penjualan dan brand awareness produk dapat mengalami peningkatan yang signifikan. Sedangkan jika strategi tersebut gagal, anggaran bisnis dapat keluar sia-sia hingga mencoreng reputasi bisnis.
Maka dari itu, data riset pasar dapat membantu pembuatan strategi pemasaran yang efektif dan memiliki risiko kegagalan yang rendah. Daripada mencoba strategi baru yang tidak jelas keefektifannya, kamu dapat menggunakan strategi lama yang sudah jelas tingkat keberhasilannya.
5. Memahami kebutuhan dan perilaku konsumen
Tujuan dari riset pasar adalah memahami kebutuhan dan perilaku dari target pasar produk. Dengan memahami konsumen, kamu dapat mengetahui jenis produk apa yang harus dibuat dan hal apa yang harus dioptimasi dari produk agar dapat memenuhi kebutuhan konsumen.
Hal ini tentunya akan membuat konsumen lebih tertarik untuk membeli produk kamu karena dapat menjawab semua kebutuhan dan permasalahan mereka.
Contoh Riset Pasar
Berikut adalah beberapa contoh riset pasar yang dapat diikuti sesuai dengan jenis bisnis yang kamu jalankan, yaitu:
1. Riset pasar makanan sehat
Sebuah perusahaan makanan sehat ingin mengetahui pendapat dan kualitas dari produk mereka sebelum masuk kedalam market. Maka dari itu hal yang dapat mereka lakukan adalah:
Metode: Uji coba produk, wawancara, survei.
Tujuan: Tujuannya adalah agar konsumen dapat mencoba produk makanan tersebut secara langsung dan memberikan pendapat dan saran mereka mengenai hal-hal yang harus dioptimasi dari produk tersebut.
2. Riset pasar kampanye pemasaran
Sebuah perusahaan ingin mengetahui dampak dan keefektifan dari kampanye pemasaran yang mereka lakukan. Maka dari itu hal yang dapat mereka lakukan adalah:
Metode: Observasi langsung, wawancara, analisis data penjualan.
Tujuan: Tim pemasaran dapat mengunjungi spot pemasaran secara langsung dan melihat jumlah pengunjung yang tertarik untuk melihat atau berinteraksi dengan iklan tersebut. Nantinya pengunjung yang tertarik dapat diwawancarai untuk mengetahui pendapat mereka mengenai iklan tersebut. Mereka juga dapat mengecek data penjualan untuk mengetahui keefektifan iklan tersebut dibandingkan iklan-iklan sebelumnya.
3. Riset peluncuran produk baru
Sebuah perusahaan ingin meluncurkan produk baru yang mereka buat ke pasar secepatnya. Maka dari itu hal yang dapat mereka lakukan adalah:
Metode: FGD, uji coba produk, wawancara.
Tujuan: Dengan melakukan FGD, semua departemen dalam perusahaan dapat mengambil peran dalam menentukan keputusan waktu yang tepat untuk meluncurkan produk tersebut. Selanjutnya tim pemasaran dapat memberikan uji coba produk dan wawancara untuk mengukur minat dan pendapat konsumen mengenai produk tersebut untuk mengetahui saran dan preferensinya.
Sudah Paham Apa Itu Riset Pasar?
Riset pasar adalah kegiatan pengumpulan dan analisis data yang dilakukan untuk mengetahui dan mengukur keberhasilan bisnis sebelum melakukan kegiatan tertentu. Dengan melakukan riset pasar, kamu dapat menghindari hal-hal atau kegagalan yang tidak diinginkan.
Metode yang dapat digunakan untuk melakukan riset pasar juga beragam, kamu dapat menggunakan pendekatan yang berbeda untuk menarik konsumen dalam memberikan pendapat mereka terhadap bisnis.
Setelah membaca artikel di atas, apakah kamu sudah paham mengapa riset pasar merupakan salah satu elemen penting dalam berbisnis? Demikian informasi mengenai riset pasar ini, semoga sukses selalu!
