Biaya logistik adalah biaya yang dikeluarkan untuk mendukung kegiatan logistik perusahaan. Dalam bisnis, biaya logistik merupakan elemen yang mendukung supply chain mulai dari barang masuk hingga keluar.
Karena kebutuhan logistik sendiri relatif cukup besar mengatur biaya logistik menjadi cukup sulit dan dapat mengurangi laba perusahaan jika tidak dilakukan dengan tepat. Maka dari itu, untuk mengurus biaya logistik dibutuhkan keahlian dan pemahaman yang mendalam.
Artikel ini akan membantu kamu dalam memahami apa itu biaya logistik, komponennya, serta cara menguranginya. Simak sampai akhir ya!
Apa Itu Biaya Logistik?
Biaya logistik adalah keseluruhan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk mendukung kegiatan rantai pasok, mulai dari pembelian bahan baku, manufaktur, penyimpanan, hingga distribusi barang ke tangan pelanggan.
Memiliki pemahaman yang mendalam mengenai biaya logistik dapat menentukan biaya operasional yang dikeluarkan perusahaan berjumlah banyak atau sedikit. Biaya logistik sendiri juga dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti kondisi infrastruktur negara, kondisi ekonomi, dan lain sebagainya.
Komponen Biaya Logistik
Biaya logistik terdiri dari 5 komponen, di antaranya:
-
Biaya transportasi
Biaya transportasi adalah biaya yang mencakup pembelian barang dan pengiriman. Biaya ini biasanya dihitung dari biaya transportasi yang dikeluarkan untuk mengambil barang dari produsen, pengiriman ke gudang, hingga distribusi ke pelanggan.
Biaya yang termasuk biaya transportasi seperti:
- Biaya bahan bakar
- Biaya bongkar muat
- Biaya perawatan kendaraan
- Biaya parkir
- Biaya model transportasi (darat, laut, udara)
-
Biaya pergudangan
Biaya pergudangan adalah biaya yang dibutuhkan untuk menyewa gudang yang digunakan untuk menyimpan barang milik perusahaan sebelum berhasil dijual. Biaya pergudangan juga berlaku untuk biaya perawatan gudang milik pribadi.
Biaya yang termasuk biaya gudang seperti:
- Biaya peralatan gudang (rak, forklift, dsb)
- Biaya sistem WMS
- Biaya asuransi gudang
- Biaya stok lama
-
Biaya pesanan
Biaya pesanan adalah biaya yang harus dikeluarkan saat adanya pesanan yang diterima oleh perusahaan. Singkatnya biaya yang dibutuhkan untuk mengemas pesanan pelanggan.
Biaya yang termasuk biaya pesanan seperti:
- Biaya pengemasan (bubble wrap, kardus, label, dsb)
- Biaya retur (biaya pemrosesan pengembalian, biaya penyimpanan ulang, dan biaya kompensasi)
- Biaya manajemen akun dan data pelanggan
-
Biaya inventaris
Biaya inventaris merupakan biaya yang dikeluarkan untuk mengurus persediaan stok dalam gudang. Stok yang berlebihan dapat menyebabkan kerugian dan pengeluaran biaya perawatan produk yang cukup tinggi, sedangkan stok yang kurang dapat menghambat operasional bisnis.
Biaya yang termasuk biaya inventaris seperti:
- Biaya pemesanan stok
- Biaya kekurangan stok (jika stok kurang, maka pengiriman ekspres harus dilakukan)
- Biaya perawatan produk (menjaga produk dalam kondisi baik)
- Biaya penyusutan (produk hilang, salah catat, atau rusak)
-
Biaya tenaga kerja
Biaya tenaga kerja adalah biaya terbesar dalam kegiatan rantai pasok karena kebutuhan pekerja yang tinggi untuk mengurus gudang. Biaya yang dikeluarkan dapat berbeda-beda tergantung tingkatan hierarki pekerja.
Biaya yang termasuk biaya tenaga kerja seperti:
- Biaya gaji karyawan
- Biaya lembur
- Biaya asuransi dan tunjangan karyawan
- Biaya pesangon
- Biaya pelatihan karyawan
Hal-hal yang Mempengaruhi Biaya Logistik
Berikut adalah hal-hal yang dapat mempengaruhi kenaikan dan penurunan biaya logistik yang dibutuhkan, di antaranya:
- Harga bahan bakar: kenaikan harga bahan bakar dapat meningkatkan biaya transportasi, yang di mana berdampak pada kenaikan biaya ongkir.
- Keterlambatan pengiriman: pengiriman yang terlambat dapat membuat bisnis kehilangan pelanggan dan meningkatkan biaya logistik.
- Infrastruktur yang tidak memadai: kesulitan dalam mencapai suatu lokasi karena kemacetan atau jalur yang sulit untuk ditempuh.
- Kondisi geografis: lokasi yang sulit dicapai tentunya membutuhkan biaya transportasi yang lebih besar.
- Kenaikan biaya sewa: fluktuasi ekonomi atau meningkatkan kebutuhan perusahaan dapat berdampak pada kenaikan biaya sewa gudang.
- Regulasi: regulasi yang sering berubah membuat perusahaan harus mengurus surat izin, yang di mana membutuhkan biaya.
Cara Mengurangi Biaya Logistik
Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi biaya logistik yang harus dikeluarkan, di antaranya:
-
Adopsi teknologi
Cara utama adalah dengan mengadopsi teknologi yang mampu mengurus kegiatan dalam gudang sekaligus memilih kurir atau rute yang lebih efisien. Salah satu teknologi yang bisa kamu gunakan adalah Biteship.
Biteship menyediakan dashboard yang telah terintegrasi dengan sistem sehingga kamu tidak perlu repot pindah-pindah aplikasi. Laporan yang disediakan tiap harinya juga membantu kamu untuk mengetahui in-efisiensi yang dialami bisnis.
-
Melakukan kemitraan
Membangun hubungan dan kerja sama dengan perusahaan jasa pengiriman dapat membantu bisnis mengurangi biaya transportasi dan tenaga kerja. Biaya tersebut nantinya dapat digunakan untuk meningkatkan aspek lain dari perusahaan.
-
Optimasi pengiriman
Gunakan rute pengiriman yang lebih cepat dan efisien sehingga dapat menghemat waktu dan biaya transportasi. Selain itu, produktivitas kurir juga dapat meningkat karena jumlah barang yang dikirim akan meningkat.
-
Minimalkan retur
Saat mengemas produk, pastikan produk sesuai dengan pesanan dan kualitasnya layak untuk dikirim. Jika produk merupakan barang pecah belah, kemas dengan hati-hati dan gunakan penanda “Fragile” di luar kemasan.
Tujuannya adalah agar produk sampai dengan kondisi baik dan pelanggan puas sehingga tidak ada masalah retur barang.
-
Kurangi biaya pengemasan
Beberapa bisnis terkadang mengeluarkan biaya yang cukup banyak hanya untuk kebutuhan pengemasannya. Ada baiknya jika kamu tidak membuang-buang bubble wrap atau mengemas produk hingga berlapis-lapis.
Selain itu, belilah kebutuhan pengemasan dalam jumlah banyak sehingga harganya relatif lebih murah.
Sudah Paham Apa Itu Biaya Logistik?
Biaya logistik adalah biaya yang harus dikeluarkan perusahaan untuk mendukung kegiatan operasional dan supply chainnya. Jika manajemen perusahaan tidak baik, maka biaya logistik yang dikeluarkan bisa memotong laba perusahaan.
Adopsi teknologi merupakan salah satu cara yang cocok untuk digunakan oleh perusahaan untuk mengurangi biaya logistik tersebut. Biteship menyediakan layanan yang dapat membantu kegiatan pergudangan jadi lebih efisien dan rendah biaya. Yuk, kunjungi Biteship sekarang juga!
