Terdapat beberapa istilah dalam SEM yang wajib diketahui sebelum menerapkan penggunaan SEM pada website. Seperti yang diketahui, SEM adalah strategi pemasaran digital berbayar yang digunakan pada website agar website tampil di halaman utama SERP.
Dalam penggunaannya, SEM memiliki beberapa istilah penting yang digunakan untuk menjelaskan situasi dan kondisi tertentu. Jika kamu belum begitu familiar dengan istilah-istilah di dalam SEM, artikel ini akan membantu kamu untuk mengenali istilah tersebut. Simak sampai akhir ya!
Istilah dalam SEM
Berikut adalah beberapa istilah dalam SEM yang wajib kamu ketahui, di antaranya:
1. Paid search ads
Paid search atau pencarian berbayar adalah metode pemasaran digital berbayar yang dilakukan di search engine, nantinya search engine akan menampilkan iklan yang dipasang oleh pengiklan ke halaman utama saat user memasukkan kata kunci tertentu.
Pencarian berbayar bekerja dengan metode per-klik, di mana pengiklan hanya perlu membayar saat ada user yang mengklik iklan yang dipasang tersebut. Website yang menggunakan metode ini akan ditandai dengan “Ad”, “Ads”, atau “Sponsored.”
Tujuan dari paid search sendiri adalah untuk meningkatkan konversi dan trafik website.
2. PPC (pay-per-click)
PPC adalah salah satu model pembayaran yang digunakan dalam pemasaran digital berbayar. PPC mengharuskan advertiser untuk membayar setiap kali iklan yang dipasang di-klik oleh pengguna. Advertiser dapat memasukkan kata kunci dalam iklan yang dipasang agar iklan tersebut muncul saat kata kunci dicari oleh pengguna.
PPC terdiri dari beberapa jenis yaitu search marketing, display advertising, social media advertising, Google shopping, dan remarketing advertising.
3. CPC (cost-per-click)
CPC adalah metrik pengukuran yang menentukan jumlah biaya aktual yang dibayar atas iklan yang menggunakan PPC. Pemilik website biasanya menggunakan pihak ketiga untuk menyesuaikan biaya tersebut dengan pengiklan menggunakan tools seperti Google Adwords.
CPC digunakan oleh pengiklan yang memiliki anggaran harian yang sudah ditetapkan oleh pemilik website. Tujuannya adalah untuk menentukan apakah iklan tersebut efektif atau tidak.
Rumus yang digunakan untuk menghitung CPC adalah, Total Biaya Iklan : Total Klik. Contohnya adalah jika pengiklan membayar 5 juta untuk iklan yang dipasang dan total iklan di-klik mencapai 1.000, maka biaya per klik nya adalah 5.000.
4. CPI (cost-per-impression)
CPI adalah model pembayaran di mana pengiklan harus membayar setiap kali iklannya ditayangkan kepada pengguna. CPI biasanya digunakan untuk membandingkan biaya ROI pemasaran online dan pemasaran offline.
Iklan CPI sendiri tidak perlu di-klik oleh pengguna, iklan tersebut hanya perlu ditayangkan kepada pengguna saja. Setiap tayangan yang dilihat oleh pengguna akan dihitung sebagai 1 impression.
5. CPM (cost-per-mille)
CPM adalah model pengukuran biaya yang harus dibayar oleh pengiklan untuk setiap 1.000 impression yang didapat dari iklan yang dipasang. Pengiklan biasanya akan membuat kesepakatan dengan penerbit mengenai biaya yang dipatok untuk 1.000 impression tersebut.
Contohnya adalah jika pengiklan menetapkan harga Rp50.000 untuk setiap 1.000 impression, maka 1 impression seharga Rp50.
6. CTR (click-through-rate)
CTR adalah pengukuran jumlah pengunjung yang mengklik iklan yang dipasang di sebuah situs. Tujuan dari CTR adalah untuk menganalisis jumlah iklan dilihat dan jumlah orang yang mengakses iklan tersebut.
Contohnya adalah disaat pengiklan memasang iklan mereka di Adwords dan mencapai penayangan sebesar 1.000 kali. Namun jumlah pengguna yang tertarik untuk mengakses iklan tersebut hanya 150 orang, maka jumlah CTR nya adalah 15%.
Rumus yang digunakan untuk menghitung CTR adalah (Jumlah Klik/Jumlah Tayangan) 🗙 100%.
7. Keywords match types
Keywords adalah kata-kata yang dimasukkan oleh pengguna internet saat akan mencari sebuah informasi di search engine. Sedangkan keyword match types adalah cara mengontrol tampilan iklan ke pengunjung berdasarkan kata kunci yang telah ditetapkan oleh pengiklan.
Keywords match types terdiri dari 4 jenis yaitu:
- Broad match: jenis keyword yang digunakan untuk menjangkau audiens secara luas. Jenis keyword ini akan menampilkan iklan yang dipasang saat ada pengguna yang memasukkan variasi dari keyword yang telah ditetapkan baik itu sinonim, kesalahan eja, maupun kata yang memiliki hubungan dengan keyword tersebut.
- Exact match: Jenis keyword yang memberikan pengiklan kontrol atas pengguna yang dapat melihat iklan yang dipasang. Jadinya iklan yang dipasang hanya akan muncul saat pengguna mencari kata kunci yang mirip.
- Phrase match: Jenis keyword ini membuat iklan yang dipasang muncul saat pengguna memasukkan kata kunci yang sesuai atau dengan tambahan kata di bagian depan dan belakang keyword. Jenis keyword ini merupakan gabungan dari broad match dan exact match namun lebih fleksibel.
- Negative match: jenis keyword yang digunakan untuk mengontrol tayangan iklan dengan mengecualikan negative keyword. Contohnya jika kamu menggunakan iklan untuk menjual produk keripik kentang. Maka kamu harus menggunakan negative match untuk menghilangkan kata kunci negatif seperti resep membuat keripik kentang atau bahaya konsumsi keripik kentang.
8. Landing page
Landing page adalah halaman website yang akan dimasuki pengguna saat mengklik CTA dan digunakan untuk menawarkan campaign perusahaan seperti diskon produk, launching produk, dan lain sebagainya.
Tujuan landing page adalah sebagai dorongan setelah pengguna tertarik dan mengklik CTA iklan yang dipasang. Landing page yang menarik nantinya akan membantu mendorong pengguna untuk melakukan transaksi.
9. A/B testing
A/B testing adalah metode perbandingan dua versi dari satu elemen (iklan, website, dan sebagainya) yang sama. Tujuan dari A/B testing adalah melihat versi mana yang paling efektif.
Hal ini juga digunakan dalam pemasangan SEM, di mana iklan yang dipasang di 2 search engine yang berbeda akan dipantau keefektifannya. Dengan begitu, pengiklan dapat lebih berfokus pada iklan yang berhasil saja.
10. SERP (Search Engine Results Page)
SERP adalah halaman berisi kumpulan website yang mengandung kata kunci yang sama saat pengguna mencari informasi menggunakan kata kunci tersebut di search engine. SERP merupakan halaman yang selalu ada di setiap search engine.
SERP memberikan list website berdasarkan website yang memiliki kata kunci paling relevan dan tidak, selain kata kunci ranking website juga berperan penting. Website yang menggunakan SEM akan muncul di halaman atas awal SERP saat pengguna mencari kata kunci tersebut.
11. Bidding
Bidding adalah proses penetapan jumlah biaya yang bersedia dibayar oleh pengiklan untuk setiap klik di iklan yang dipasang di website atau situs lain. Bidding juga dapat dilakukan oleh pengiklan untuk mendapatkan spot iklan premium di website yang populer.
Tujuan dari bidding adalah agar pengiklan dapat mengontrol biaya yang dikeluarkan untuk iklan yang dipasang.
Pahami Istilah-istilah di Atas!
Istilah-istilah di atas adalah istilah yang paling sering digunakan dalam penerapan SEM. Mempelajari istilah di atas dapat membantu kamu memahami maksud dari kegiatan yang dilakukan dalam SEM.
Sebagai pebisnis digital, tentunya ada lebih banyak istilah pemasaran digital yang harus dipahami. Namun, tentunya semua istilah ini akan berperan penting dalam penerapan pemasaran digital nantinya. Demikian artikel ini, semoga bermanfaat!
