Seiring berkembangnya zaman, teknologi brand marketing tools telah berkembang dan penggunaannya menjadi jauh lebih mudah. Jika kamu adalah seorang brand manager, tentunya kamu mengetahui betapa pentingnya pengaruh branding yang kuat terhadap keberlangsungan bisnis.
Kehadiran branding yang kuat dapat meningkatkan awareness masyarakat mengenai bisnis serta produknya. Maka dari itu, penting bagi bisnis untuk mengetahui tools yang dapat membantu bisnis mencapai hal tersebut. Simak rekomendasi tools tersebut di artikel ini!
Daftar Rekomendasi Brand Marketing Tools
Berikut adalah 7 rekomendasi brand marketing tools yang bisa kamu gunakan dengan mudah untuk meningkatkan branding bisnis, di antaranya:
1. Canva
Canva adalah sebuah tools marketing yang fleksibel dan dapat digunakan untuk kebutuhan desain grafis seperti pembuatan logo, konten, presentasi, infografis, dan lain sebagainya. Salah satu keunggulan Canva adalah penyediaan ratusan template dan icon desain yang bisa diakses secara gratis.
Canva menggunakan fitur drag-and-drop sebagai metode desainnya sehingga membuatnya cukup mudah untuk digunakan oleh pemula sekalipun. Canva juga menyediakan ilustrasi, icon, font, shapes, dan lain sebagainya, yang dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan penggunanya.
Terdapat juga fitur kolaborasi, di mana beberapa orang dapat bekerja di satu proyek secara sekaligus dan real-time. Untuk menggunakan template dan aset premiumnya, kamu dapat berlangganan dengan harga Rp95.000 per bulannya.
2. Khroma
Khroma adalah tools berbasis AI gratis yang dapat membantu menciptakan kombinasi warna guna mendukung konsep branding bisnis. Tools ini cocok digunakan jika brand kamu sangat bergantung pada story telling. Kamu bisa menciptakan color palet yang sesuai dengan konsep branding bisnis.
Khroma akan meminta 50 warna favorit penggunanya untuk membuat palet warna khusus dan memahami warna yang kamu sukai. Hal ini membuat Khroma banyak digunakan dalam desain grafis, pembuatan website, dan lain sebagainya. Penggunaan Khroma dapat membantu konsistensi bisnis dan membuat bisnis menjadi lebih mudah diingat oleh audiens.
3. Adobe Express
Adobe Express adalah tools desain grafis berbasis cloud yang dikembangkan oleh Adobe. Adobe Express adalah tools yang cocok untuk membuat grafik, video, PDF, ads, gambar, pamflet, dan lain sebagainya. Tools ini juga cocok digunakan oleh pemula yang tidak begitu berpengalaman dalam dunia desain grafis.
Fitur-fitur Adobe Express seperti drag-and-drop, ready-to-use template, quick action, resizing desain, dan kehadiran AI generated image dan text lewat Adobe Firefly, dapat membantu kegiatan desain kamu menjadi lebih mudah dan efisien.
Selain itu, Adobe Express juga juga mendukung real-time kolaborasi dan telah terintegrasi dengan aplikasi Adobe lainnya seperti Adobe Photoshop dan Adobe Illustrator. Adobe Express juga dapat digunakan secara gratis atau berlangganan versi premium dengan harga Rp 82.217.
4. Statista
Statista adalah sebuah platform data global yang menyediakan akses kepada data statistik, laporan, dan informasi mengenai berbagai topik global lainnya. Statista juga memungkinkan penggunanya untuk mengakses laporan tren audiens, insight demografik, hingga analisis kompetitor bisnis.
Statista juga menyediakan infografik berkualitas tinggi dan projeksi yang bisa dimanfaatkan dalam pitch deck bisnis yang kamu buat. Jangkauan Statista sendiri cukup luas yaitu mencapai 170 industri yang tersebar di 150 negara berbeda.
Statista dapat digunakan secara gratis namun dengan topik dan informasi industri yang terbatas. Kamu dapat berlangganan versi premiumnya dengan harga $149 per-bulannya untuk mendapatkan akses ke seluruh data statistiknya.
5. Hubspot
Hubspot adalah sebuah platform all-in-one yang menyediakan berbagai tools untuk kebutuhan marketing dalam satu sistem software. Hubspot memungkinkan penggunanya untuk mengotomatisasi kegiatan operasionalnya, mengelola hubungan pelanggan, dan membuat konten bisnis dalam satu platform.
Hubspot juga dapat digunakan untuk memantau dan mengelola kampanye yang dilakukan bisnis, mulai dari pengecekan kualitas lead yang didapat hingga jumlah konversi yang didapat. Hubspot juga memiliki fitur analitik untuk mengevaluasi efektivitas kampanye.
Hubspot dapat digunakan secara gratis maupun premium. Harga premium Hubspot pun berbeda-beda sesuai dengan hubs (Marketing, Sales, Service, Content, Operations, & CMS) yang dipilih.
6. Google Analytics
Google Analytics adalah tools marketing yang digunakan untuk mengecek dan menganalisa performa dari situs web yang kamu miliki. Google Analytics akan menyediakan data berupa jumlah kunjungan, durasi kunjungan, sumber traffic, hingga jenis konten yang paling sering dikunjungi audiens.
Data-data di atas dapat digunakan untuk mengetahui jenis konten yang digemari oleh audiens serta popularitas website di mesin pencarian. Tools ini juga memiliki fitur pelacakan konversi, yang di mana dapat kamu gunakan untuk mengukur ROI yang didapatkan oleh bisnis.
Google Analytics juga menyediakan laporan yang dapat digunakan untuk mengukur efektivitas kampanye yang dilakukan sehingga kamu dapat mengubah atau mengoptimasi strategi. Tools ini juga telah terintegrasi dengan platform Google lainnya seperti Ads dan Search Console.
7. Frontify
Frontify adalah tools yang berfokus di bidang manajemen brand guna membuat aset brand terorganisasi dan mudah untuk diakses. Tools ini berfungsi untuk menggabungkan seluruh aset digital, template, hingga kolaborasi tim ke dalam satu platform agar mudah untuk dikelola.
Frontify memiliki fitur seperti drag-and-drop, kustomisasi tools, pembuatan template, hingga integrasi dengan platform lain seperti Figma. Hal ini membuat Frontify cocok digunakan untuk kolaborasi antar tim besar. Untuk berlangganan, kamu harus menghubungi sales Frontify terlebih dahulu untuk mendiskusikan harganya.
Sudah Tahu Tools Mana yang Kamu Butuhkan?
Berdasarkan penjelasan 7 tools brand marketing di atas, apakah kamu sudah tahu tools apa yang bisnis kamu butuhkan? Dalam melakukan brand marketing, menggunakan tools dalam prosesnya sangat penting untuk membantu pembuatan logo atau konten yang menarik serta mengecek performa dari brand marketing yang dilakukan.
Tools yang dijelaskan di atas masing-masing memiliki fungsi dan fitur yang berbeda-beda. Dalam memilih, pilihlah tools yang memang dibutuhkan dan mampu mendukung kegiatan brand marketing bisnis. Demikian artikel ini, semoga bermanfaat!
