Market segmentation adalah strategi mengelompokkan konsumen ke dalam kategori sesuai dengan karakteristik tertentu. Sebagai pebisnis, tentunya kamu kesulitan mengatur data konsumen yang jumlahnya tentu tidak sedikit. Melalui market segmentation, kamu dapat dengan mudah mengatur dan menganalisis konsumen tersebut.
Perlu kamu ketahui bahwa sebanyak 80% perusahaan yang menerapkan market segmentation menyatakan bahwa angka penjualan mereka meningkat. Data ini membuktikan bahwa market segmentation merupakan salah satu strategi yang efektif bagi bisnis.
Tertarik untuk mengetahui market segmentation lebih dalam? Simak artikel ini sampai akhir ya!
Apa Itu Market Segmentation?
Market segmentation adalah proses pembagian pasar ke dalam kategori yang sesuai dengan karakteristik konsumen. Pembagian kategori tersebut berdasarkan preferensi, kebutuhan, atau perilaku belanja konsumen.
Tujuannya adalah mempermudah perusahaan untuk menentukan target pasar yang efektif dan lebih memungkinkan untuk menghasilkan konversi. Selain itu, perusahaan juga dapat lebih mudah untuk mengambil keputusan berdasarkan kategori konsumen tertentu karena tidak bersifat universal.
Hal ini membuat keputusan atau kebijakan perusahaan menjadi lebih efektif karena hanya menargetkan kategori konsumen yang memang membutuhkannya.
Manfaat dari Market Segmentation
Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa didapat oleh perusahaan dari penerapan market segmentation, di antaranya:
1. Personalisasi konsumen
Dengan melakukan market segmentation, perusahaan dapat melakukan personalisasi konsumen sesuai dengan kategori atau tingkatan mereka dalam perusahaan. Cara ini biasa digunakan oleh perusahaan yang menggunakan membership dalam proses transaksinya.
Nantinya setiap kategori konsumen akan mendapatkan pelayanan yang sesuai dengan tingkatannya dalam perusahaan. Konsumen tentunya lebih menyukai pesan yang dipersonalisasikan khusus yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginannya.
2. Hemat biaya
Dengan melakukan market segmentation, kamu dapat berfokus pada kategori konsumen yang lebih menguntungkan atau lebih berkemungkinan untuk melakukan transaksi.
Hal ini akan membantu kamu dalam menghemat sumber daya yang dikeluarkan untuk menarik konsumen dalam melakukan transaksi.
3. Pemasaran yang lebih efektif
Dalam melakukan pemasaran, tentunya perusahaan menginginkan hasil yang positif dan efektif. Dengan melakukan market segmentation, kamu dapat mengetahui kebutuhan pelanggan di setiap kategorinya.
Berdasarkan data tersebut, kamu dapat membuat strategi pemasaran yang menjawab keluhan atau permasalahan mereka. Hal ini menjadikan strategi pemasaran menjadi lebih efektif karena berdasarkan data akurat dari perilaku konsumen.
4. Meningkatkan loyalitas dan kepuasan konsumen
Proses segmentasi membantu produk atau layanan dari perusahaan disesuaikan dengan kebutuhan dari setiap kategori konsumen. Hal ini tentunya membantu konsumen merasa bahwa produk atau layanan tersebut dikhususkan untuk mereka.
Kegiatan ini tentunya meningkatkan kepuasan konsumen dengan produk atau layanan yang diberikan. Konsumen yang merasa puas dengan pelayanan yang diberikan tentunya akan menjadi loyal dengan produk yang disediakan bisnismu.
5. Inovasi produk menjadi lebih mudah
Berdasarkan informasi yang didapat dari segmentasi pasar, kamu akan jadi lebih mudah dalam mengetahui kebutuhan konsumen atau tren pasar yang sedang berlangsung. Data tersebut akan memudahkan kamu dalam menyesuaikan produk atau strategi pemasaran sesuai dengan kebutuhan konsumen dan tren pasar.
Jenis-jenis Market Segmentation
Dalam menerapkan market segmentation, terdapat 5 jenis segmentasi yang dapat kamu lakukan sesuai dengan kebutuhan bisnis, di antaranya:
1. Geografis
Geografis adalah jenis market segmentation membagi konsumen berdasarkan lokasi geografis mereka. Kategorisasinya dilakukan mulai dari lokasi paling besar hingga lokasi paling kecil seperti negara, kota, kabupaten, dan lain sebagainya.
Jenis segmentasi ini biasanya dilakukan untuk mengetahui jenis bisnis yang cocok dengan selera lokal atau cocok dilakukan pada kondisi atau daerah tertentu. Contohnya adalah bisnis jaket tebal akan lebih laku pada negara 4 musim dibandingkan negara 2 musim,
2. Demografis
Demografis adalah jenis market segmentation yang membagi konsumen berdasarkan kondisi demografisnya seperti usia, jenis kelamin, pekerjaan, pendapatan, domisili, pendidikan, dan lain sebagainya. Jenis segmentasi ini merupakan jenis yang cukup umum untuk dilakukan dan biasanya ditemui pada industri ritel, kecantikan, teknologi, fashion, dan lain sebagainya.
Contohnya adalah pada industri pakaian, baju berwarna cerah dan berwarna lebih ditargetkan pada konsumen wanita sedangkan baju berwarna gelap atau polos lebih ditargetkan pada konsumen pria.
3. Perilaku
Segmentasi perilaku adalah jenis market segmentation yang membagi konsumen berdasarkan perilakunya. Beberapa faktor umum dalam segmentasi perilaku adalah:
- Alasan pembelian produk
- Manfaat dari produk
- Interaksi konsumen dengan iklan
- Interaksi konsumen dengan produk di internet
- Produk yang sering dibeli konsumen
- Customer journey
- Loyalitas
Berdasarkan data-data di atas, kamu bisa mendapatkan informasi mengenai keefektifan strategi yang dijalankan oleh perusahaan. Contohnya adalah segmentasi perilaku yang dilakukan oleh pemilik warteg yang melihat kebiasaan pembeli yang suka tidak membawa bekal.
4. Psikografis
Segmentasi psikografis adalah jenis market segmentation yang membagi konsumen berdasarkan karakteristik psikologis dan sikap konsumen. Kategori sikap ini mencakup kepribadian, minat, dan gaya hidup konsumen.
Jenis segmentasi ini berfokus pada psikologi pelanggan, sehingga membantu perusahaan untuk menargetkan konsumen yang memiliki psikologis yang selaras dengan produk atau layanan dari perusahaan.
Contohnya adalah produk ramah lingkungan akan cocok ditargetkan kepada konsumen yang niat peduli lingkungannya tinggi.
5. Harga
Jenis segmentasi ini membagi konsumen berdasarkan kemampuannya dalam membeli produk dengan harga tertentu. Tujuannya adalah untuk mengetahui kemampuan daya beli konsumen dan harga normal yang berada di pasaran.
Dengan menggunakan jenis segmentasi ini, kamu dapat mengetahui jumlah harga yang dapat ditetapkan untuk sebuah produk atau layanan berdasarkan kemampuan daya beli konsumen.
Contohnya adalah brand seperti Prada yang menargetkan konsumen dengan penghasilan di atas Rp1 miliar atau lebih.
Cara Melakukan Segmentasi Pasar
Tertarik dalam melakukan segmentasi pasar? Berikut adalah beberapa tahapan yang harus kamu lakukan terlebih dahulu, yaitu:
1. Menentukan target pasar
Hal pertama yang harus diketahui adalah siapa target pasar dari produk atau layanan yang ditawarkan oleh bisnis kamu. Ketahui terlebih dahulu masalah yang bisa diselesaikan oleh produk atau layanan yang kamu tawarkan.
Jika produk tersebut adalah produk peralatan rumah tangga, maka target pasar yang harus kamu tuju adalah ibu rumah tangga dengan kisaran umur 30 tahun ke atas.
2. Riset konsumen
Selanjutnya adalah melakukan riset konsumen, mulai dari demografis hingga kondisi ekonominya. Jika kamu menargetkan konsumen dengan kelas sosial menengah kebawah, maka harga produk harus disesuaikan dengan harga rata-rata produk menengah kebawah.
Tujuannya adalah agar strategi pemasaran yang kamu lakukan efektif dan efisien dalam menjangkau konsumen dan menghasilkan konversi
3. Membuat strategi
Berdasarkan data riset yang telah dilakukan, langkah selanjutnya adalah membuat strategi pemasaran yang efektif. Kamu dapat mengambil referensi dari tren pasar atau pemasaran dari kompetitor yang populer.
Nantinya kamu dapat mengimplementasikan strategi tersebut pada produk atau layanan yang akan ditawarkan.
4. Evaluasi hasil strategi
Langkah terakhir setelah implementasi adalah melakukan evaluasi strategi. Kamu dapat melihat apakah strategi tersebut sudah efektif dan mencapai target audiens yang diinginkan atau belum.
Jika strategi belum cukup efektif, maka kamu dapat melakukan analisis untuk melihat kekurangan sehingga strategi dapat dioptimasi atau melakukan pendekatan yang berbeda.
Sudah Paham Apa Itu Market Segmentation?
Jadi, market segmentation adalah pembagian konsumen dan pasar berdasarkan kategori yang sesuai dengan karakteristik tertentu. Dengan melakukan segmentasi pasar yang tepat, kemungkinan strategi pemasaran berhasil menjadi cukup tinggi.
Kamu dapat menggunakan berbagai jenis segmentasi pasar sesuai dengan kebutuhan dari perusahaan. Hal ini menjadikan segmentasi pasar cukup fleksibel dan dapat dilakukan dalam kondisi atau kebutuhan apapun.
Maka dari itu, tunggu apalagi? Yuk, mulai terapkan market segmentation untuk bisnis kamu! Semoga berhasil ya, sukses selalu!
