ERP adalah istilah yang sering disebut dalam dunia bisnis, teknologi, maupun informasi yang merupakan singkatan dari 3 kata yaitu enterprise, resource, dan planning. ERP merupakan sebuah software yang berguna untuk mengintegrasikan sistem operasional bisnis.
Berdasarkan data dari Cavallo, sebanyak 70% perusahaan besar telah menggunakan ERP untuk menunjang kegiatan bisnis mereka. ERP dinyatakan dapat membantu menyederhanakan sistem atau proses dalam bisnis sekaligus meningkatkan produktivitasnya.
Tertarik untuk mengetahui ERP secara lebih dalam? Simak artikel ini sampai akhir ya!
Apa Itu ERP?
ERP atau Enterprise Resource Planning adalah sebuah sistem software yang dirancang untuk mengintegrasikan dan mengelola berbagai data dari berbagai departemen perusahaan. Departemen tersebut mencakup keuangan, sumber daya manusia, inventaris, produksi, rantai pasokan, penjualan, dan lain sebagainya.
ERP merupakan versi modern dari Material Resource Planning (MRP) yang diciptakan oleh Gartner di tahun 1990. Fungsi utama dari ERP adalah menyederhanakan dan mengintegrasikan proses bisnis yang terdiri dari berbagai divisi untuk mempermudah komunikasi dan meningkatkan produktivitas tim.
Dengan menggabungkan data dari berbagai departemen dalam satu database, tim manajemen bisnis dapat mengakses data dari setiap divisi untuk membuat strategi dan mengambil keputusan dengan lebih mudah dan akurat.
Cara Kerja ERP
ERP adalah software yang bekerja dengan mengumpulkan data dari berbagai divisi dalam sebuah perusahaan dalam satu database sentral. Hal ini memungkinkan informasi dari setiap divisi dapat diakses dengan mudah oleh divisi lain, tim manajemen, atau direktur.
Data dalam ERP bersifat real-time, di mana setiap kali terjadi sebuah kegiatan bisnis dalam divisi apapun, sistem akan langsung mengupdate data agar selalu sesuai. Perubahan ini dapat dilihat dengan jelas pada dashboard dari sistem ERP yang digunakan.
Contohnya disaat tim pemasaran mendapatkan pesanan dari klien, nantinya informasi mengenai pesanan tersebut akan dikirim ke divisi produksi atau warehouse untuk mengecek atau membuat produk, lalu ke divisi keuangan untuk membuat invoice, dan kemudian ke divisi logistik untuk menjadwalkan pengiriman produk ke klien.
Manfaat ERP untuk Bisnis
Dalam penggunaannya, ERP menyediakan beberapa manfaat yang bisa dinikmati oleh perusahaan. Beberapa manfaat tersebut antara lain:
1. Meningkatkan efisiensi kerja
Karena ERP mengintegrasikan semua informasi dari setiap divisi secara otomatis ke dalam database sentral, pengumpulan data secara manual tidak lagi dibutuhkan. Hal ini menjadikan aktivitas rutin bisnis menjadi lebih terstruktur dan membantu perusahaan dalam berfokus pada pembuatan strategi bisnis.
2. Mempermudah komunikasi antar divisi
Dengan menggunakan ERP, setiap divisi perusahaan dapat berkomunikasi dengan lebih cepat karena data dapat diakses oleh semua divisi dan selalu diupdate secara real-time. Jadi, saat sebuah divisi membutuhkan bantuan atau data dari divisi lainnya, hal tersebut dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akurat.
3. Analisis data yang akurat
Dengan sistem yang telah diintegrasikan dan data yang selalu up-to-date, tim manajemen perusahaan dapat membuat keputusan atau kebijakan dengan lebih akurat dan memberikan efek yang lebih besar.
Dengan adanya ERP, kemungkinan kesalahan input data, duplikat data, data penting yang tidak diupload, dan lain sebagainya menjadi lebih kecil daripada input data secara manual.
4. Menjaga keamanan data
Manfaat utama dari ERP adalah kemampuannya dalam menjaga dan melindungi data dari berbagai hal yang tidak diinginkan. Hal ini didukung dengan fitur firewall dan kontrol pembatasan dari ERP yang mampu melindungi dari pelanggaran data.
Dengan adanya fitur perlindungan data, tim manajemen atau HR dapat memasukkan data penting dan membatasi orang yang dapat melihatnya. Selain itu, HR juga dapat mengidentifikasi tindakan dari karyawan atau divisi yang dianggap mencurigakan.
5. Hemat biaya
Dengan sistem yang telah diintegrasikan dan diotomatisasi, perusahaan dapat menghemat biaya operasional dan tenaga kerja. Dikarenakan perusahaan tidak lagi membutuhkan karyawan khusus untuk menginput data secara manual yang di mana rawan terhadap kesalahan.
ERP juga dapat memberikan informasi jika terjadi kerusakan atau masalah dalam perusahaan sehingga dapat diantisipasi dengan lebih baik.
Contoh Aplikasi ERP Untuk Bisnis
Jika kamu tertarik dalam melakukan ERP, terdapat beberapa aplikasi unggulan yang dapat kamu jadikan pilihan. Berikut adalah beberapa rekomendasi aplikasi ERP, di antaranya:
1. NetSuite ERP

Netsuite adalah aplikasi ERP yang berfokus pada perencanaan keuangan seperti kegiatan audit. Selain itu netsuite juga cocok digunakan untuk manajemen produksi dan supply chain bisnis, terutama untuk migrasi data operasional bisnis.
Kamu dapat dengan mudah melacak dan menganalisis pengeluaran bisnis, memantau metrik kerja, menghubungkan informasi external, dan lain sebagainya.
2. Odoo

Odoo adalah aplikasi ERP yang berfokus pada pengelolaan sistem operasional perusahaan. Odoo menyediakan fitur seperti manajemen pelanggan, keuangan, hingga pelaporan. Salah satu kelebihannya adalah dashboardnya yang mudah untuk dinavigasi dan digunakan dengan mudah.
3. Brightpearl

Brightpearl adalah aplikasi ERP yang mampu berintegrasi dengan platform toko online internasional seperti Amazon, Ebay, Shopify, dan lainnya. Dengan integrasi ini, kamu dapat mengontrol stok barang yang tersedia maupun tersimpan dalam gudang perusahaan sehingga mempermudah penyesuaian dengan kebutuhan pelanggan.
Brightpearl juga dapat mengelola alur kerja secara back office dan menyediakan data yang selalu diperbaharui secara real-time.
4. Sage Intacct

Sage Intacct adalah aplikasi ERP yang berfokus pada keuangan dan toolsnya telah dilengkapi dengan AICPA untuk CPA. Selain itu, Sage Intacct juga cocok digunakan untuk bisnis pemula, di mana aplikasi ini menyediakan panduan serta video tutorial yang dapat diikuti untuk menggunakannya dengan baik dan benar.
5. Equip ERP

Equip ERP adalah aplikasi ERP yang berfokus pada UI/UX yang ramah dan mudah dipahami oleh penggunanya. Layanan ERP ini diluncurkan pertama kali di tahun 2011 dan menawarkan layanan SaaS bagi UMKM.
Salah satu kelebihan dari ERP ini adalah fitur all-in-one yang memudahkan penggunanya, sehingga tidak perlu menggunakan berbagai sistem dalam melakukan manajemen sistem operasional bisnis. Selain itu Equip ERP juga memiliki harga yang cukup murah sehingga cocok digunakan untuk bisnis UMKM.
Sudah Paham Apa Itu ERP?
ERP adalah software yang digunakan untuk mengintegrasikan sistem operasional bisnis untuk membantu perusahaan dalam menghemat biaya hingga meningkatkan efisiensi kerja. Dengan menggunakan ERP, kegiatan dalam perusahaan menjadi lebih lancar untuk dilakukan karena komunikasi antar divisi dapat berjalan lancar.
Sebagai pebisnis, ERP tentunya dapat membantu sistem operasional bisnis kamu agar menjadi lebih lancar. Maka dari itu, yuk mulai gunakan ERP pada bisnis kamu! Demikian artikel ini, semoga sukses selalu ya!
