Marketing Automation: Ketahui Definisi, Cara Kerja, dan Contohnya

Sebanyak 65% bisnis menyatakan bahwa penggunaan marketing automation efektif dalam meningkatkan performa bisnis mereka. Artikel ini akan menjelaskan mengenai marketing automation secara detail dan rinci untuk membantu kamu memahami dan mengaplikasikannya dalam bisnis.

Tanggal

May 21, 2025

Author

Ivan Kurniawan

Share Blog

Marketing automation adalah istilah untuk sistem otomatis yang digunakan untuk membantu pemasaran digital. Sebagai pebisnis, tentunya kamu ingin pemasaran yang dilakukan menjadi mudah dan otomatis untuk menghemat biaya dan tenaga. 

Di sinilah kamu dapat menggunakan marketing automation dalam bisnis yang kamu jalankan. Sebanyak 79% bisnis telah menggunakan marketing automation dan 65% bisnis telah menyatakan bahwa strategi ini efektif. 

Tertarik menggunakan marketing automation? Mari simak artikel ini terlebih dahulu untuk mengetahui apa itu marketing automation! 

Apa Itu Marketing Automation? 

Marketing automation adalah sebuah sistem software yang digunakan untuk mengotomatisasi aktivitas pemasaran yang bersifat rutin dan repetitif tanpa campur tangan manusia. Tindakan ini dilakukan untuk menghemat waktu dan membantu bisnis untuk melakukan kampanye secara terus-menerus tanpa menggunakan tenaga manusia. 

Pemasaran yang bisa diotomatisasi mencakup pengiriman email, personalisasi konten, melaporkan data hasil kampanye, dan sebagainya. Melalui marketing automation, kamu dapat lebih berfokus pada kegiatan strategi lainnya seperti optimasi produk, membuat konten, dan lain sebagainya. 

Beberapa contoh tools marketing automation yang dapat kamu gunakan adalah HubSpot, Klaviyo, Brevo, ActiveCampaign, dan lain sebagainya. 

Cara Kerja Marketing Automation 

Marketing automation menggunakan software untuk melakukan pemasaran secara otomatis. Sistem software tersebut nantinya akan mengumpulkan data interaksi pelanggan dari segala platform yang digunakan oleh bisnis seperti email, website, social media, dan sebagainya. 

Hal yang perlu kamu lakukan hanyalah menyusun konten atau pesan yang telah dipersonalisasi untuk mempermudah otomatisasi sistem. Nantinya sistem akan mengirim pesan atau konten tersebut ke daftar email yang telah ditentukan. Kamu juga dapat mengatur waktu kapan konten atau pesan tersebut akan dikirim setiap kalinya. Hal ini menjadikan marketing automation dan email marketing digunakan bersamaan dan tidak bisa dipisahkan. 

Selengkapnya: Mengetahui Apa Itu Email Marketing dalam Dunia Bisnis

Contoh Penerapan Marketing Automation 

Terdapat beberapa konten atau tindakan yang biasa diotomatisasikan oleh para pebisnis. Berikut contoh penerapan marketing automation, yaitu: 

1. Welcome email

contoh-welcome-email

Welcome email adalah pesan yang dikirimkan kepada pelanggan yang baru saja berlangganan atau mendaftar ke bisnis anda. Welcome email dapat dikirim ke akun email atau nomor whatsapp pelanggan. 

Tujuan welcome email adalah menciptakan kesan yang welcoming dan baik kepada pelanggan, dengan harapan mereka tertarik akan bisnis kita. Beberapa bisnis juga mengirimkan diskon terbatas dalam welcome email agar pelanggan tertarik melakukan transaksi. 

2. Birthday letters 

contoh-birthday-letters

Birthday letters adalah email atau pesan berisi ucapan ulang tahun terhadap pelanggan sebuah bisnis. Pesan ini dikirim berdasarkan data ulang tahun yang dimasukkan pelanggan saat mendaftarkan akunnya. 

Pesan ini bersifat personal dan bertujuan untuk meningkatkan image perusahaan. Terkadang beberapa bisnis juga memberikan diskon khusus kepada pelanggan yang berulang tahun tersebut. 

3. Product update announcement 

contoh-product-update

Product update announcement adalah pesan atau email yang dikirim kepada pelanggan saat aplikasi yang mereka gunakan mendapatkan fitur baru setelah update. Tujuan dari pesan ini adalah untuk memberitahu bahwa kualitas aplikasi selalu mengalami perubahan. 

Dengan begitu, pelanggan tidak akan kecewa jika aplikasi selalu di update dan memiliki fitur baru yang mendukung pengalaman penggunaan. 

4. Newsletter 

contoh-newsletter

Newsletter adalah konten atau pesan mengenai informasi terbaru dari sebuah bisnis. Newsletter dapat digunakan baik oleh portal berita digital maupun bisnis lainnya. Biasanya portal berita akan mengirimkan berita terbaru setiap harinya untuk memastikan pelanggan yang berlangganan selalu mengetahui berita terbaru. 

Sedangkan bisnis lain biasanya menggunakan newsletter untuk mengirimkan konten berupa artikel, tips and trick, panduan produk, informasi launching produk baru, dan sebagainya. 

5. Reward system 

Reward system biasa digunakan oleh bisnis yang memiliki membership atau tier pengeluaran pelanggannya. Nantinya sistem akan mengirimkan reward kepada para pelanggan loyal ini sesuai dengan tingkat mereka berada. 

Tujuan dari sistem ini adalah untuk memastikan pelanggan tetap loyal dengan bisnis. 

6. Checkout cart automation 

Jenis otomatisasi ini biasanya berada pada aplikasi atau situs e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, dan sebagainya. Sistem nantinya akan mengirimkan pesan kepada pelanggan yang memasukkan barang kedalam keranjang checkout namun belum melakukan pembelian. 

Jika pelanggan tidak melakukan checkout dalam kurun waktu tertentu setelah pesan dikirimkan, nantinya sistem akan mengirimkan diskon potongan harga atau produk lain yang berhubungan namun memiliki harga yang lebih murah. Tujuannya adalah agar pelanggan tetap melakukan pembelian produk. 

7. Purchase automation 

contoh-purchase-automation

Berbeda dengan jenis automation lainnya, tipe automation ini akan melakukan pembelian dengan dana milik pelanggan secara otomatis atau sekadar mengirimkan pesan saja. 

Otomatisasi ini biasa ditemui di aplikasi paket data atau berbasis subscription, di mana jika pelanggan memiliki dana yang cukup dan paket mereka sudah hampir habis masa pemakaiannya. Nantinya sistem akan membeli paket yang biasa mereka beli menggunakan dana tersebut agar pelanggan dapat tetap menikmati fiturnya. 

8. Social media automation

Jenis otomatisasi ini biasanya digunakan oleh para social media specialist. Sistem nantinya dapat menjadwalkan waktu posting konten, mengumpulkan data kinerja konten, hingga membalas chat atau direct message dari pelanggan secara otomatis. 

Nantinya kamu akan mendapatkan pesan untuk setiap pekerjaan yang telah dilakukan oleh sistem. Dengan begitu, akun sosial media akan tetap dapat melakukan posting di waktu yang tepat dan selalu relevan. 

Sudah Paham Apa Itu Marketing Automation? 

Setelah membaca artikel ini, apakah kamu sudah paham apa itu marketing automation? Otomatisasi ini dilakukan oleh para pebisnis untuk mempermudah dan menghemat tenaga mereka dalam melakukan pemasaran, sehingga dapat berfokus pada hal lain. 

Dalam penerapannya, banyak kegiatan pemasaran yang dapat dilakukan oleh otomatisasi ini seperti mengirimkan pesan selamat datang, ucapan ulang tahun, newsletter, dan sebagainya. 

Marketing automation cocok bagi para pebisnis baru yang masih kekurangan tenaga kerja, maka dari itu ayo mulai terapkan marketing automation pada bisnis kamu. Semoga sukses ya! 

Perluas Insight dari Webinar Gratis

Simak rekaman webinar informatif seputar website, bisnis, marketing, hingga cyber security dengan pembicara profesional di bidangnya. Akses videonya kapan saja dan di mana saja tanpa biaya.

Featured Video/Webinar

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nulla commodo a erat sit amet imperdiet. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Kategori

Artikel Digital Marketing Lainnya

cover-blog-dewatalks
Mengetahui Apa Itu Digital Marketing, Kelebihan, dan Jenis-jenisnya
Digital marketing adalah strategi yang dilakukan oleh pebisnis untuk memasarkan produknya secara online....
cover-blog-dewatalks
Mengenal Pentingnya Digital Marketing untuk Bisnis
Tidak bisa dipungkiri betapa pentingnya digital marketing di zaman sekarang. Zaman di mana semua hal...
cover-blog-dewatalks
25+ Istilah dalam Digital Marketing yang Perlu Diketahui Marketer
Beberapa istilah dalam digital marketing pastinya sudah tidak asing lagi ditelinga kalian. Dunia digital...